isra' mi'raj
peringatan isra miraj

2 Hal yang Harus Dihindari dalam Memperingati Is’ra Mi’raj

Peringatan Isra’ Mi’raj telah menjadi peringatan rutin tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara muslim lainnya, terutama di Yarussalem. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertegas sejak awal dalam melaksanakan peringatan ini.

Setidak ada dua hal yang tidak perlu dikembangkan dalam memperingati Isra’ dan Mikraj Nabi. Pertama, persoalan hukum bid’ah memperingatinya. Beberapa orang mengatakan bahwa memperingati Isra’ Mi’raj merupakan perkara yang bid’ah. Padahal sejatinya peringatan ini diisi dengan pembacaan dzikir, tahlil, sejarah Nabi Muhammad serta ceramah.

Jika perbuatan yang baik seperti ini dipandang bid’ah maka akan banyak pintu kebaikan yang akan dianggap bid’ah hanya karena tidak pernah dilakukan oleh Nabi. Padahal Nabi jelas pernah mengatakan : : “Barang siapa merintis (memulai) dalam agama Islam sunnah (perbuatan) yang baik maka baginya pahala dari perbuatan tersebut juga pahala dari orang yang melakukannya (mengikutinya) setelahnya tanpa berkurang sedikitpun pahala mereka, dan barang siapa merintis dalam Islam sunnah yang buruk maka baginya dosa dari perbuatan tersebut juga dosa dari orang yang melakukannya (mengikutinya) setelahnya tanpa berkurang dosa-dosa mereka sedikitpun” (H.R. muslim)

Wajarlah, ketika Sahabat Umar ibn al Khaththab mengumpulkan para sahabat dalam shalat tarawih dengan bermakmum kepada satu imam Beliau mengatakan:  “Sebaik-baik bid’ah adalah ini” (H.R. al Bukhari). Karena itulah, Imam Syafi’i menyimpulkan : “Perkara yang baru terbagi menjadi dua bagian. Pertama sesuatu yang menyalahi al Qur’an, Sunnah, Ijma’ atau Atsar (apa yang dilakukan atau dikatakan sahabat tanpa ada di antara mereka yang mengingkari), inilah bid’ah yang sesat. Kedua perkara yang baru yang baik dan tidak menyalahi al Qur’an, Sunnah, maupun Ijma’, inilah sesuatu yang baru yang tidak tercela “. (Diriwayatkan oleh al Bayhaqi dengan sanad yang sahih dalam kitabnya Manaqib asy-Syafi’i.)

Dengan demikian, memperingati isra’ mi’raj merupakan bid’ah hasanah perbuatan baik yang dianjurkan untuk dikerjakan sebagai rintisan baru dalam memperteguh keimanan seorang muslim. Apalagi dengan diisi dengan dizkir dan ta’lim.

Baca Juga:  Manfaat Tidur Qailulah Anjuran Rasul dalam Aspek Kesehatan

Kesalahan kedua yang harus dihindari adalah Menjadikan Dalil Bahwa Allah berada di atas   ‘Arsy. Inilah kesalahan selanjutnya menyakini bahwa Allah ada di atas ‘Arsy dengan dalil Rasulullah melakukan mi’raj ke atas langit ke-7. ‘Arsy, yaitu makhluk Allah yang paling besar bentuknya (H.R. Ibn Hibban) dan makhluk kedua yang diciptakan Allah setelah air (Q.S.Hud : 7).

Imam al Bayhaqi mengatakan : “Para ahli tafsir menyatakan bahwa ‘arsy adalah benda berbentuk sarir (ranjang) yang diciptakan oleh Allah. Allah memerintahkan para malaikat untuk menjunjungnya dan menjadikannya sebagai tempat ibadah mereka dengan mengelilinginya dan mengagungkannya sebagaimana Ia menciptakan ka’bah di bumi ini dan memerintahkan manusia untuk mengelilinginya ketika thawaf dan menghadap ke arahnya di saat shalat” (lihat al Asma’ wa ash-shifat, hlm. 497). ‘

Arsy bukanlah tempat bagi Allah, karena Allah tidak membutuhkan tempat. Sayyidina ‘Ali berkata “Sesungguhnya Allah menciptakan ‘arsy untuk menunjukkan kekuasaan-Nya, dan tidak menjadikannya tempat bagi Dzat-Nya”. (Riwayat Abu Manshur al Baghdadi dalam al farq bayna al firaq, hlm : 333).

Dari sini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa tujuan dari Isra’ dan Mi’raj bukanlah bahwa Allah ada di arah atas akan tetapi tujuan dari Isra’ Mi’raj yaitu memuliakan Rasulullah dan memperlihatkan kepadanya beberapa keajaiban ciptaan Allah sesuai dengan firman Allah dalam surat al Isra’ ayat 1 “Agar kami memperlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda kebesaran kami”.

Semoga kita semua dapat terhindar dari kesalahan-kesalahan terkait peristiwa Isra’ Mi’raj.

Wallahu ‘alam

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

muslim houston amerika serikat rayakan idul fitri dengan menggelar festival

Komunitas Muslim Houston bagikan Makan Gratis Tunawisma

JAKARTA – Islam adalah agama rahmatan lil’alamin, rahmat yang bukan saja untuk umat Islam namun …

fa ec a fd ef

Gus Yahya Tegaskan NU Tak Boleh Dieksploitasi oleh Siapapun

Jakarta – Suara kaum nahdliyin sebutan bagi jamaah Nahdlatul Ulama (NU) selalu menjadi ajang perebutan …