Aktivis 98 Atmajaya Dukung Penuh Ansor Jaga Komitmen Kebangsaan

Jakarta – Gerakan Pemuda (GP) Ansor adalah organisasi pemuda dibawah Nahdlatul Ulama yang sangat konsisten dalam menjaga komitmen kebangsaan yaitu Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Sejauh ini sepak terjang GP Ansor telah mendapat dukungan dari berbagai pihak sebagai upaya nyata dalam menjaga perdamaian dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Salah satu dukungan itu datang dari aktivis mahasiswa 98 Universitas Atmajaya Jakarta yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Alumni Mahasiswa Semanggi (KAMSI). Dukungan itu diungkapkan saat sejumlah aktivis KAMSI berkunjung ke Kantor Pimpinan Pusat GP Ansor di Jalan Kramat Raya No 65A Jakarta Pusat, Kamis (8/11/2018). 

Mereka memberikan dukungan langsung atas langkah nyata anak-anak muda warga NU tersebut. Rendy, perwakilan KAMSI menilai, Ansor terbukti tak telah menjaga keutuhan NKRI meski mendapat cercaan atau ancaman dari berbagai pihak. 

Baca juga : Agama Dapat Menjadi Penyelesai Peradaban Dunia

“Ansor konsisten sejak dulu hingga sekarang dalam menjaga komitmen berbangsa dan bernegara. Atas nama anak bangsa, KAMSI mengucapkan terima kasih kepada Ansor,” ujar Rendy, Kamis (8/11/2018), dikutip dari merdeka.com.

KAMSI menilai, maraknya gerakan merongrong keutuhan persatuan bangsa akhir-akhir harus dibendung bersama oleh semua elemen bangsa. Sebab, Indonesia bisa kokoh berdiri hingga kini karena adanya konsensus kebangsaan yang kuat. Dalam pertemuan tersebut, KAMSI juga menegaskan komitmennya untuk bersama-sama Ansor ikut serta menjaga ikatan persatuan bangsa ini agar tetap kuat.

Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi dukungan dari KAMSI. Dukungan ini, diyakini akan menambah semangat pengurus dan kader-kader Ansor di berbagai penjuru Indonesia untuk terus merawat persatuan bangsa. Kebersamaan dan kesadaran untuk menjaga konsensus kebangsaan ini penting karena akhir-akhir ini ada upaya segelintir kelompok yang akan mengubah atau mengoyak NKRI.

“Jika ini dibiarkan sangat berbahaya. Mari semua masyarakat yang toleran dan cinta persatuan untuk berani bersuara demi kerukunan serta persatuan Indonesia,” ajak Gus Tutut, panggilan karib Yaqut Cholil Qoumas.

Comment

LEAVE A COMMENT