Begini Uniknya Pernak-Pernik Peringatan Maulid Nabi di Indonesia dan Mancanegara

Jakarta – Setiap peringatan Maulid Nabi Muhammadi SAW masyarakat muslim selalu berbondong-bondong memperingatinya. Di Indonesia, peringatan Maulid Nabi dilakukan sesuai kearifan lokal daerah masing-masing. 

Dikutip dari tribunpekanbaru.com dari Dirjen Binmas Kementerian Agama RI, Sabtu (18/11/2018), berikut beragam corak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Indonesia. 

1. Yogyakarta dan Surakarta 

Sejak lama mengisi bulan maulud dengan menyelenggarakan Sekaten. Sekaten diambil dari kata syahadatain atau dua kalimat syahadat. Puncak dari perayaan sekaten adalah upacara Grebeg yang merupakan ritual budaya untuk memperingati hari Kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW

Gelaran sekaten biasanya dilangsungkan hingga 40 hari, belakangan hanya dilaksanakan 20 hari.

2. Kudus, Jawa Tengah 

Di Kudus, Jawa Tengah misalnya ada kirab ampyang Maulid. Semangatnya sama yakni sebagai bentuk syiar serta untuk memperingati kelahiran nabi Muhammad SAW. Diperingati setiap 12 Rabiul Awal. Sementara di Jepara, perayaan Maulid diadakan di masjid dan mushalla, mereka bergiliran menyelenggarakan dengan menghadirkan jamaah dari mulai anak-anak hingga lanjut usia. Konsepnya sederhana, yakni membaca kitab al-Barzanji yang berisi syair pujian yang ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW, dilanjut tausiyah dari Ulama dan diakhiri doa bersama.

Baca juga : Resmikan Masjid Kampus, Jokowi Minta Muhammadiyah Respon Revolusi Industri 4.0

3. Lombok, Nusa Tenggara Barat

Di Lombok, Nusa Tenggara Barat, perayaan Maulid nabi digelar dengan mengadakan ritual-ritual khusus seperti pembacaan shalawat nabi, pembacaan syair al-Barzanji dan sebagainya. Bahkan dalam budaya Lombok, bulan rabiul Awal biasa dimanfaatkan untuk menggelar lomba yang dipusatkan di Masjid, seperti lomba adzan, tilawatil Qur’an, dan lain-lain. Di Provinsi yang populer dengan sebutan kota seribu masjid ini, perayaan Maulid juga biasa diadakan arak-arakan mengelilingi kampung, menarik ya. 

4. Bali

Siapa tak kenal Bali, terkenal dengan sebutan pulau dewata, muslim adalah mayoritas kedua di provinsi yang keindahannya terkenal seantero dunia ini. Unik, itulah muslim Bali, dengan mengarak Bale Saji yang berisi hiasan bunga yang terbuat dari kertas dan telur. Tradisi yang dilaksanakan setiap tahun ini sebagai gambaran tingkat kemakmuran umat Islam. Di Bali ada beberapa kampung muslim, masing masing memiliki cara tersendiri, semua keunikan itu semata-mata untuk memperkokoh tali persaudaraan umat Islam. 

5. Madura

Sementara itu, masyarakat Madura, Jawa Timur lebih memilih mengisi bulan maulud untuk bershalawat secara berjamaah. Konon, selama sebulan penuh hampir tiap hari ada peringatan maulud nabi. Hal itu tidak mengherankan karena tiap-tiap rumah menyelenggarakan sebagai bntuk cintanya kepada Nabi terakhir itu.

6. Banyuwangi

Muslim Banyuwangi memiliki tradisi khas dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad. Di daerah yang dijuluki The Sunrise of Java ini melakukan ritual arak-arakan ‘Kembang Endog” yaitu hiasan  yang berisi telor rebus dengan dihias berbagai macam hiasan. ‘Kembang Endog’ itu yang nantikan akan diarak keliling desa sebelum diletakkan di halaman masjid. Di dalam masjid, umat muslim melakukan pembacaan shalawat nabi dan pembacaan syair al-Barzanji dengan cara bersahut-sahutan. Setelah pembacaan shalawat nabi dan pembacaan syair al-Barzanji, kemudian dilanjutkan tradisi pembagian ancak dan ‘Kembang Endog’.

Comment

LEAVE A COMMENT