Maulid Nabi di Karimun Jawa Arak 1200 Telor Hias

Jepara – Beda daerah beda tradisi. Begitulah yang terjadi pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Seperti di Pulau Karimun Jawa, yang berada di tengah Laut Jawa, dan masih masuk wilayah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Peringatan Maulid Nabi di Karimun Jawa ini diwarnai dengan arak-arakan 1200 telor ke sejumlah desa di penjuru pulau tersebut.

Ribuan telur warna-warni itu dipasangi tangkai dan dirangkai menyerupai gunungan. Mereka yang mengarak mulai dari pelajar mulai SD sampai menengah ke atas, dan juga Ikatan Remaja Masjid serta IPNU/IPPNU.

Usai diarak, rombongan arak-arakan pembawa telur-telur itu berkumpul di halaman masjid untuk mengikuti doa bersama.

Ketua Peringatan Maulid Nabi, Suhardi menuturkan bahwa mengarak telur dalam peringatan Maulud Nabi di Karimunjawa baru kali pertama dilakukan. Sebelumnya, hanya dimeriahkan dengan pengajian umum.

Baca juga : Weh-Wehan Tradisi Leluhur Warga Kendal Peringati Maulid Nabi

"Iya, ini baru pertama kali. Ide mengarak telur ini muncul dari remaja dan pemuda di sini. Kebetulan disambut baik oleh masyarakat," ujarnya dikutip dari detik.com, Selasa (20/11/2018)

Tidak ada simbol tertentu dari telur yang diarak. Hanya saja, pihaknya berharap dengan acara tersebut masyarakat Islam dapat mengikuti ajaran Nabi.

"Selesai diarak, telur itu dimakan bersama. Tidak ada simbol tertentu, hanya saja kita ingin menyemarakkan Maulid Nabi dan ajarannya bisa diikuti," paparnya.

Takmir Masjid Karimunjawa, Muhammad Afif menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi sebagai ungkapan syukur bahwa perjuangan Nabi Muhammad membawa ajaran yang benar dan baik dalam kehidupan.

"Terpenting dalam peringatan maulud adalah bagaimana mengimplementasikan ajaran Nabi Muhammad. Berkait bentuknya bisa tradisi yang tidak bertentangan dengan Islam," tandasnya.

Comment

LEAVE A COMMENT