Ancaman Mentalitas Yakjuj dan Makjuj bagi Kerusakan Bumi

0
826
yakjuj dan makjuj

Suatu ketika akan ada satu masa di mana umat manusia beserta bumi akan hancur. Salah satu yang akan menghancurkan bumi beserta isinya yakni bangsa Yakjuj dan Makjuj atau bangsa Ibrani menyebutnya dengan Gog and Magog. Nantinya mereka akan mampu meruntuhkan benteng yang telah mengisolasi mereka dari kehidupan luar, benteng tersebut di bangun oleh raja Dzulqarnain.

Keyakinan akan adanya kaum Yakjuj dan Makjuj bukan hanya terlahir dari presepsi tanpa dasar, namun keyakinan tersebut muncul karena sudah tertulis jelas dalam al-Quran maupun hadist yang sahih. Selain itu cerita dari kaum ini juga terdapat dalam ajaran Yahudi maupun kitab Kejadian yang dimiliki umat Kristen.

Dalam al-Qur’an disebutkan : “Hingga apabila dibukakan (tembok) Yakjuj dan Makjuj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang- orang yang kafir. (Mereka berkata): ‘Aduhai, celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang- orang yang zhalim.” (al-Anbiya’: 96-97).

Lalu siapa sebenarnya Kaum Yakjuj dan Makjuj yang misterius ini?

Ibnu Katsir menerangkan bahwa mereka adalah keturunan Nabi Adam dari keturunan Nabi Nuh. Walaupun mereka dari jenis manusia, namun mereka memiliki sifat yang jauh dari manusia pada umumnya.

Diceritakan bangsa Yakjuj dan Makjuj suka membuat onar di tempat yang mereka singgahi. Mereka senang membunuh, memperkosa, memakan daging manusia lain dan masih banyak kengerian yang dilakukan oleh mereka.

Nama Yakjuj dan Makjuj sendiri disebut sebanyak dua kali dalam al-Quran, yaitu di dalam Surat al-Kahfi ayat 94 yang menerangkan bahwa Yakjuj dan Makjuj merupakan orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi dan dalam surat al-Anbiya ayat 96 yang menyebutkan bahwa Yakjuj dan Makjuj akan turun dengan cepat dari tempat yang tinggi ketika tembok penghalang mereka terbuka sebagai tanda telah dekatnya kedatangan janji Allah.

Dijelaskan bahwa nantinya Yakjuj dan Makjuj akan turun ketika Dajjal berhasil dibantai oleh Nabi Isa. Merekapun akhirnya berhasil menemukan Nabi Isa dan mereka berhasil membuat kerusakan kepada umat manusia.

Hingga akhirnya Nabi Isapun meminta bantuan kepada Allah dengan menurunkan ulat-ulat yang menggerogoti leher-leher bangsa laknat tersebut. Hadist diriwayatkan oleh Muslim, “Bangsa bar-bar ini pun mati seketika dan mayat-mayat mereka bergelimpangan serta berbau busuk. Tubuh-tubuh mereka memenuhi daratan hingga Nabi Isa dan sahabat-sahabatnya tak menemukan tanah untuk dipijak.”.

Berbagai tafsir telah mengulas tentang keberadaan bangsa ini. Mereka hampir sepakat dengan sifat golongan ini yang destruktif, sadis dan senang membuat keonaran dan ancaman bagi masyarakat. Namun, perbedaan pendapat terkait keturunan siapa dan dari mana asalnya.

Hal yang bisa dijadikan pelajaran penting dari ibrah ini adalah adanya sekelompok atau sifat dari sekelompok orang yang selalu menjadi ancaman ketentraman manusia. Misalnya, Buya Hamka memberikan tafsir bangsa Yakjuj dan Makjuj sebagai segala gerak yang merusak bumi. Karena itulah, masyarakat, bangsa dan negara harus membuat banteng kokoh agar mental, semangat dan gerakan kelompok ini tidak merusak suatu bangsa.

Mentalitas Yakjuj dan Makjuj adalah sikap untuk berperang, membunuh, membantai dengan keji manusia tanpa peri kemanusiaan. Watak ini bisa menghinggapi siapapun yang bisa membuat tata kelola masyarakat, negara dan bumi bisa diambang kehancuran. Inilah peringatan penting agar membuat banteng diri dari semangat dan watak Yakjuj dan Makjuj.