datang ke dukun
datang ke dukun

Apa Hukum Datang ke Dukun? Berikut Penjelasannya menurut Islam

Akhir-akhir ini media sosial di hebohkan dengan terbongkarnya trik perdukunan berkedok agama yang di lakukan oleh Gus Samsudin. Masyarakat mempercayai bahwa Gus Samsudin dapat mengobati pasien dari hal-hal yang berbau gaib dan penyakit santet sehingga banyak masyarakat yang datang untuk meminta di obati. Lalu apa hukumnya datang kepada dukun untuk meminta diobati?. Maka dari itu Pada artikel ini penulis ingin membahas mengenai apa hukum datang kepada dukun menurut Agama Islam?

Pengertian Perdukunan

Dukun atau kahin menurut bahasa adalah orang yang mengobati, menolong orang sakit, memberi jampi-jampi (mantra, guna-guna). Sedangkan menurut istilah dukun dalam istilah modern (paranormal), dukun menurut istilah awam (tabib), menurut istilah sufi (orang-orang pintar) istilah jawa (ahli metafisika) istilah ilmiah (orang yang mengaku mengetahui hal-hal ghaib dan mengabarkan barang yang hilang dan pencurinya atau menunjukkan orang yang bingung atau tempat keluarnya) dan kahin (sebutan bagi orang yang mengaku mengetahui ilmu ghaib yang mengambarkan tentang kejadian akan datang atau yang tersirat dihati), sedangkan dalam istilah Syari’at dikenal dengan thaghut (setiap orang diagungkan selain Allah SWT dengan disembah, ditaati, dipatuhi baik berupa benda mati, manusia yang dianggap suci) atau jibt (sebutan untuk sihir dan tukang sihir).

Dukun atau orang pintar adalah sebuah istilah yang secara umum dipahami dalam pengertian orang yang memiliki kelebihan dalam hal kemampuan supranatural yang menyebabkannya dapat memahami hal tidak kasat mata serta mampu berkomunikasi dengan arwah dan alam ghaib, yang pergunakan untuk membantu menyelesaikan masalah di masyarakat, seperti penyakit, gangguan sihir, kehilangan barang, kesialan, jodoh dan lain-lain.35 Dukun berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia yang selanjutnya disingkat dengan KBBI adalah orang yang mengobati, menolong orang sakit, memberi jampi-jampi (mantra, guna-guna dan sebagainya). Sedangkan perdukunan adalah hal berdukun contohnya; mereka sudah tidak malu lagi berbicara perdukunan, horoskop, dan perhitungan hari-hari baik dan sejenisnya.

Baca Juga:  Alasan Kenapa Wanita Haid Wajib Qadha' Puasa Sementara Shalat Tidak Wajib Qadha'

Istilah dukun biasanya digunakan di daerah pedesaan, sedangkan ‚orang pintar‛ atau ‚paranormal‛ untuk menyatakan hal yang sama, digunakan lebih umum di antara populasi perkotaan. Dalam KBBI Paranormal adalah tidak dapat dijelaskan secara ilmiah, orang yang mempunyai kemampuan dalam memahami mengetahui serta mempercayai akan hal-hal yang tidak dapat dijelaskan secara ilmiah. Dukun mempunyai peran dalam masyarakat karena dana yang dikeluarkan lebih murah dan lebih mudah. Di samping perannya itu, keberadaan dukun seringkali menjadi kontroversi. Imam Nawawi mengatakan bahwa perdukunan sama halnya dengan sihir, begitu pula mempelajari dan mendatangi para dukun. Rasulullah Saw mengkategorikan sihir sebagai salah satu dari tujuh macam perbuatan keji yang diharamkan.

Sedangkan perdukunan itu sendiri adalah mengakui mengetahui perkara ghaib lewat permohonan dan bantuan pada jin. Syaikh Abdurrahman bin Hasan berkata dalam Fath al-Majid, ‚kebanyakan yang terjadi dalam hal ini ialah apa yang diberitakan oleh jin kepada para kekasihnya dari bangsa manusia tentang perkara-perkara ghaib, yaitu berita-berita yang bakal terjadi di muka bumi lalu orang yang tidak paham menganggapnya sebagai ketentuan yang akan terjadi padanya. Banyak manusia tertipu dalam hal itu. Mereka mengira orang yang memberitakan hal itu dari jin sebagai wali Allah, padahal mereka adalah wali setan. Al-Hafizh Ibnu Hajar Rahimahullahu ta’ala mengatakan, “al-kahanah (perdukunan) ialah pekerjaan mengaku tahu tentang ilmu ghaib seperti mengabarkan tentang apa yang akan terjadi di muka bumi dengan bersandar kepada sebab tertentu yang berasal dari informasi jin yang mencuri kabar langit dari perkataan malaikat kemudian hasilnya disampaikan ke telinga dukun”

Sumber Hukum Dilarangnya Perdukunan

Terlalu banyak fakta yang membuktikan bahwa para pelaku perdukunan telah mengklaim dirinya mengetahuihal-hal ghaib. Salah satu contoh nyatanya, lihatlah apa yang bermunculan di media massa, elektronik maupun cetak, setiap datang penghujung tahun. Para dukun dan spriritualis berlomba meramal kejadian tahun depan. Bahkan ada pula yang berani meramal kapan datangnya hari kiamat. Padahal dalam al-Qur’an dijelaskan bahwa pengetahuan tentang hal ghaib hanyalah dimiliki Allah SWT:

Baca Juga:  Perempuan Jadi Tukang Jagal Kurban?

Dalam landasan al-Qur’an dijelaskan dalam Q.S An-Naml, ayat 65:

قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ ۚ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ

Katakanlah: “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”, dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.

Dan dalam landasan Hadis, disebutkan beberapa riwayat diantaranya: Pertama, Hadis Riwayat Ahmad: Siapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lalu ia membenarkan apa yang dikatakannya, maka sungguh ia telah kufur kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad.‛ Dalam hadis ini menyatakan bahwa setiap orang yang mendatangi dukun dan mempercayai apa yang dikatakan oleh si dukun maka dia telah berbuat syirik. Kedua, hadis yang diriwayatkan Muslim: Siapa yang mendatangi tukang ramal (dukun) dan bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima shalatnya selama empat puluh malam. Dalam hadis ini menyatakan bahwa setiap orang yang bertanya kepada seorang dukun tentang suatu hal, maka shalatnya tidak di terima selama empat puluh malam, dari sini dapat dilihat bahwa Rasulullah melarang keras mendatangi dukun maupun tukang ramal. Ketiga, Hadis Riwayat al- Bukhari dan Muslim: Bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam melarang jual beli anjing, mahar pelacur dan upah dukun. Dalam hadis di atas maka haram hukumnya mengambil harta dari tiga pekerjaan yaitu jual beli anjing, uang hasil pelacuran dan upah dari berdukun.

 

Bagikan Artikel ini:

About Ahmad Syah Alfarabi

Avatar of Ahmad Syah Alfarabi

Check Also

makna hamba saleh

Siapakah Hamba Saleh dalam Al-Qur’an? Berikut Jawabannya!

Hamba saleh dalam pandangan mayoritas masyarakat Indonesia ialah orang baik yang rajin beribadah dalam kesehariannya, …

azzumardi azra

Gagasan Pemikiran Azyumardi Azra dalam Pendidikan Pesantren

Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit Serdang, Selangor, Malaysia pada …