M. Jamil Chansas

M. Jamil Chansas
Dosen Qawaidul Fiqh di Ma'had Aly Nurul Qarnain Jember dan Aggota Aswaja Center Jember

Hukum Bertawasul (1) : Hakikat Tawasul dan Hukumnya

doa

Makna Tawassul Salah satu amaliyah umat Islam sejak masa sahabat hingga sekarang adalah bertawasul. Bertawasul artinya memohon kepada Allah swt melalui perantara. Ulama memberikan pengertian tawasul: اَلتَّوَجُّهُ إِلَى اللهِ فِي الدُّعَاءِ بِجَاهِ نَبِيٍّ اَوْ عَبْدٍ صَالِحٍ Artinya: “Menghadap kepada Allah dalam rangka berdo’a melalui keagungan para Nabi dan hamba-hamba yang shalih” Dari pengertian ini dapat dipahami bahwa bertawassul esensinya meminta/berdo’a …

Read More »

Salafi-Wahabi Dan Terorisme ( 4 ) : Relasi Doktrin Wahabi dan Ideologi Terorisme

Waspada Sekte Wahabi

Sebelumnya telah dikemukakan bagaimana Wahabi begitu beringas kepada kelompok-kelompok di luar Wahabi. Bukan hanya nyawa yang menjadi sasaran, tetapi harta benda dan situs-situs berhaga milik Islam juga dilenyapkan. Kejahatan yang ditimbulkan dari ajaran ini sebenarnya sudah diprediksi oleh ayah pendiri Wahabi, yaitu Syaikh Abdul Wahab al Hanbali. Pernyataan Syaikh Abdul Wahab dikutip banyak sejarawan, di antaranya Muhammad bin Abdullah bin …

Read More »

Salafi-Wahabi Dan Terorisme ( 3 ) : Dari Pembantaian, Perusakan Situs Islam Hingga Teror terhadap Jamaah Haji

Waspada Sekte Wahabi

Hampir dalam sejarah perjalanan Wahabi dipenuhi dengan cerita berdarah terorisme. Pernyataan perang melawan orang yang tidak sepaham dengan mereka, secara resmi diproklamasikan oleh raja Saud pada tahun 1159 H. siapapun yang berbeda ideologi dengan mereka, maka harus diperangi. Setiap orang yang enggan berbaiat dengan mengikuti ideologi mereka, siap-siap mereka menempuh kematian dengan cara yang bengis. Pada artikel sebelumnya sudah disampaikan …

Read More »

Salafi-Wahabi Dan Terorisme ( 2 ) : Sejarah Teror Salafi Wahabi Terhadap Umat Islam

Waspada Sekte Wahabi

Sejak paruh abad ke 18, dengan munculnya aliran Wahabi, Islam mulai digoncang kekhawatiran akan teror atas nama agama. Tempat-tempat yang sebelumnya dikramatkan karena merupakan peninggalan orang-orang sholih, hancur lebur oleh aksi teror ini. Bahkan tidak sedikit umat Islam dan para ulama di berbagai daerah yang tidak sejalan dengan ideologi mereka mendapatkan siksaan, ancaman dan pembantaian yang tidak manusiawi dari kelompok …

Read More »

Salafi-Wahabi Dan Terorisme ( 1 ) : Salah Paham Wahabi Terhadap Nash adalah Akar dari Terorisme

Waspada Sekte Wahabi

KH Sa’id Agil Siradj sebagaimana dilansir oleh berbagai media, mengatakan pintu masuk terorisme berasal dari ideologi Salafi Wahabi. Mengapa demikian ? dapat kita lihat bagaimana rentetan teror belakangan ini dilakukan oleh orang-orang yang berakidah sama, yaitu Salafi Wahabi. Teror dengan motif agama bukan hanya yang terjadi di Indonesia saja, tetapi juga terjadi di negara lain. Lagi-lagi pelakunya sama, yaitu kelompok …

Read More »

Bom Bunuh Diri atas Nama Jihad Melawan Kafir, Bagaimana Menurut Fiqh ?

Bom Bunuh Diri Bukan Jihad

Bom Bali yang terjadi pada Tahun 2002 masih menyisakan trauma terhadap warga Indonesia, khususnya penduduk Bali. Akibat kebiadaban orang-orang yang tidak bertanggung jawab, sampai sekarang Bali masih belum mampu sepenuhnya mengembalikan penghasilan dari aset daerah seperti sebelumnya. Itu adalah gerakan terorisme bermotif agama yang pertama kali di Indonesia. Apa alasan bom Bali kala itu? Salah satu pelaku dengan bangga mengatakan …

Read More »

Benarkah Membaca Yasin Tiga Kali di Malam Nisfu Sya’ban Hukumnya Bid’ah dan Haram?

puasa di bulan sya'ban

Seperti biasa, setiap malam Nisfu Sya’ban, umat Islam selalu sibuk dengan memperbanyak ibadah dan amaliyah-amaliyah sunnah. Hal ini karena mengikuti anjuran Nabi Muhammad saw. إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُومُوا لَيْلَهَا وَصُومُوا نَهَارَهَا Artinya: “Apabila malam Nisfu Sya’ban tiba, maka hidupkanlah di malam harinya dan berpuasalah di siang harinya” (HR. Ibn Majah). Begitu juga warga Nahdhiyin di Indonesia, mereka …

Read More »

Membaca Yasin Di Malam Jum’at (2) : Benarkah Membaca Surat Yasin Malam Jum’at Bertentangan dengan Anjuran Nabi Saw ?

surat yasin

Pada artikel sebelumnya, telah disinggung bahwa diantara alasan Salafi Wahabi menghukumi haram terhadap tradisi membaca surat Yasin setiap malam Jum’at karena bertentangan dengan anjuran Nabi saw untuk membaca surat al Kahfi. Sebagaimana dalam hadits: مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ Artinya: “Barang siapa yang membaca surat al Kahfi di hari Jum’at, maka …

Read More »

Membaca Yasin di Malam Jum’at (1) : Dalil Amaliyah Membaca Yasin Di Malam Jum’at

surat yasin

Sejak awal berdirinya madzhab Salafi Wahabi, sejak itu umat Islam dibuat resah dengan amaliyahnya yang bertubi-tubi mendapatkan tuduhan dan penghakiman bid’ah bahkan sesat. Hampir semua amaliyah yang sudah menjamur di masyarakat, khususnya di Indonesia, tidak ada yang benar di mata Salafi Wahabi. Bid’ah bahkan ada yang sampai diklaim sebagai amaliyah syirik. Di antara amaliyah umat Islam Indonesia yang diklaim sebagai …

Read More »

Memasuki Bulan Sya’ban 2021, Inilah 4 Keistimewaan Bulan Sya’ban

keistimewaan sya'ban menurut rasulullah

Tepat tanggal 15 Maret 2021, dalam kalender hijriyah memasuki bulan Sya’ban. Bulan Sya’ban adalah bulan ke 8 dari Kalender Hijriyah. Dinamakan Sya’ban karena penduduk Arab saat itu bercerai berai untuk mencari air, ada yang bilang untuk mencari kebaikan. Seperti bulan-bulan lainnya, bulan Sya’ban memiliki beberapa keistimewaan tersendiri dari bulan-bulan lainnya. Antara lain: 1. Bulan Sya’ban merupakan bulannya Rasulullah saw. makhluk …

Read More »

Kritik Trilogi Tauhid Wahabi (5) : Hukum Membagi Tauhid Menjadi Tiga

Tauhid

Ulama dari masa ke masa, dalam merumuskan materi-materi apa saja yang pantas masuk ke dalam kategori Tauhid tidak sama dengan merumuskan hukum Fiqh. Sebab Tauhid masalah keimanan, jika tergelincir sedikit, maka berakibat fatal secara total. Bukan lagi berbicara haram, tetapi jatuh ke dalam jurang kekafiran. Sebab itulah ulama sangat berhati-hati dalam menentukan materi-materi Tauhid, serta sangat ketat terhadap dalil yang …

Read More »

Kritik Trilogi Tauhid Wahabi (4) : Tujuan Utama di Balik Tauhid Asma’ Wa Shifat

Tauhid

Sebenarnya Salafi Wahabi terjebak kepada istilah konsep dirinya tentang Tauhid. Memang benar, bahwa Allah swt memiliki sifat-sifat yang harus diimani karena hal tersebut sudah termaktub dalam firman-firman_Nya yaitu al Qur’an. Di samping itu hadits juga mengabarkan tentang sifat-sifat Allah swt. Tidak ada seorang pun yang mengingkari keberadaan sifat-sifat ini. Hanya saja Salafi Wahabi keliru menempatkan beriman kepada Asma’ Wassifat bagian …

Read More »

Kritik Trilogi Tauhid Wahabi (3) : Tujuan Tauhid Rububiyah

Tauhid

Pada dasarnya, umat beragama baik muslim atau kafir sepakat bahwa jika dzat sudah diyakini sebagai penguasa alam semesta, mampu memberikan manfaat dan mudharat, mengatur perjalanan hidup manusia, maka secara otomatis ia akan berkeyakinan dzat itu yang pantas disembah. Artinya tidak ada perbedaan antara Tauhid Rububiyah dengan Tauhid Uluhiyah. Sebab itu, Allah swt dalam masalah ketuhanan, hanya mencukupkan salah satu dari …

Read More »

Kritik Trilogi Tauhid Wahabi (2) : Membongkar Kebohongan Tauhid Rububiyah Wahabi

Tauhid

Sebagaimana yang telah disampaikan sebelumnya bahwa Tauhid Rububiyah merupakan pengakuan terhadap Allah swt sebagai maha pencipta segala hal, termasuk dalam menciptakan mudharat dan manfaat bagi makhluk. Menurut Salafi Wahabi, Tauhid Rububiyah ini diakui oleh seluruh umat beragama. Sebab itu, yang membedakan antara agama Islam dengan agama yang lain terletak pada Tauhid Uluhiyahnya. Namun apakah benar orang musyrik bertauhid Rububiyah, meyakini …

Read More »

Kritik Trilogi Tauhid Wahabi (1) : Mengenal Tauhid Ala Salafi Wahabi

Tauhid

Salafi Wahabi dikenal membagi Tauhid menjadi tiga kategori. Ketiganya itu yaitu: 1.    Tauhid Rububiyah 2.    Tauhid Uluhiyah 3.    Tauhid Asma’ was Sifat Tauhid Rububiyah adalah berkeyakinan bahwa Allah swt sebagai Tuhan yang menciptakan, mengatur seluruh alam jagat raya ini, yang memberikan rizki kepada hamba-hambanya, mewujudkan, menghancurkan segala sesuatu dan yang memberi manfaat serta mudharat. Dalam fase ini, seluruh ummat manusia, …

Read More »

4 Amaliyah yang Sunnah Dilakukan di Bulan Rajab

puasa bulan rajab

Setiap bulan dalam Kalender Hijriyah diberi keistimewaan sendiri oleh Allah swt, agar umat manusia semakin tinggi dalam penghambaannya kepada Allah swt sehingga semakin senang melakukan ibadah-ibadah. Begitu juga bulan Rajab. Allah swt memberikan keistimewaan tersendiri di bulan ini bagi hamba-hambanya yang giat beribadah kepadanya. Sebab itu, sejak beberapa abad silam, ulama meneliti amaliyah-amaliyah yang dapat menyebabkan seseorang menjadi semakin istimewa …

Read More »

Memahami Hakikat Kafir (2) : Tak Ada Satu Dosa Pun yang Mengakibatkan Kufur

apa itu kafir

Fiqh sebagaimana, merupakan kumpulan-kumpulan hukum syar’i yang menyoroti terhadap setiap tindakan orang mukallaf dengan pendekatan ijtihadi. Makna ijtihadi di sini artinya memperoleh produk hukum ditetapkan berdasarkan jerih pemikiran individu dengan pendekatan dalil-dalil sebagai akibat ketidak jelasan makna dari nash-nash syar’i. Jelas, hasil yang diperoleh berdasarkan hasil ijtihadi akan berpotensi terjadinya perbedaan pendapat di kalangan ulama sendiri. Sebab itu Fiqh identik …

Read More »

Apakah Allah Memiliki Sifat Diam? (2): Akidah Aswaja Menafikan Sifat Sukut Pada Allah

Sifat Allah

Ahlussunnah wal Jama’ah (aswaja) yang mengikuti pendapat ahlul hadits, ahluttafsir dan ulama Fiqh sepakat bahwa Allah swt wajib memiliki sifat kalam, sebab itu aswaja menafikan sifat abkam (bisu), karena sifat abkam bertentangan dengan tabiat ketuhanan serta tidak sesuai dengan nash-bash al Qur’an  dan al Hadits. Aswaja juga sepakat bahwa kalam Allah swt adalah azalay (tanpa permulaan), serta kalam Allah swt …

Read More »

Jangan Salah Paham dengan Istilah Islam Nusantara

keimanan orang Indonesia

Islam Nusantara memuat dua kata yang menjadi istilah; “Islam” dan “Nusantara”. Islam adalah agama yang memuat beberapa ajaran penting yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw untuk mengatur kehidupan manusia baik kaitannya dengan sang pencipta atau kepada sesama makhluk. Sementara Nusantara merupakan kumpulan pulau-pulau yang membentuk satu negara Indonesia. Dengan demikian dapat dipahami Islam Nusantara adalah ajaran-ajaran Islam yang berada di …

Read More »

Memahami Hakikat Kafir (1) : Definisi dan Sebab Kekafiran Menurut Ahlussunnah Wal Jama’ah

apa itu kafir

Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw pernah bersabda : إِذَا كَفَّرَ الرَّجُلُ أَخَاهُ فَقَدْ بَاءَ بِهَا أَحَدُهُمَا Artinya: “Apabila seseorang mengatakan kafir kepada saudaranya, maka sungguh-sungguh kekafiran itu kembali kepada salah satunya” (HR. Muslim) Hadits tersebut menunjukkan, bahwa Rasulullah saw sejak awal mewanti-wanti umatnya agar tidak gampang mengatakan kafir kepada seseorang. Sebab ungkapan kafir tersebut dapat berdampak buruk terhadap dirinya. Bahkan …

Read More »

Apakah Allah Memiliki Sifat Diam? (1) : Salafi Wahabi Meyakini Allah Bersifat Sukut

Sifat Allah

Sudah ijma’ ummat Islam bahwa Allah swt memiliki sifat kalam karena sudah tercantum dalam beberapa firmannya, misal ayat 164 surat An Nisa’ yang berbunyi: وَكَلَّمَ اللَّهُ مُوسَى تَكْلِيمًا Artinya: “Allah benar-benar berbicara kepada Musa” (QS. An Nisa’: 164) Yang kemudian terjadi perdebatan; Apakah firman Allah berupa suara dan huruf atau tidak ? Mayoritas ummat Islam sepakat Allah berfirman tanpa suara …

Read More »

Pemahaman Tentang Tangan Allah Swt (3) : Lemahnya Aqidah Salafi Wahabi Tentang Yad Allah

Allah

Sebagaimana sudah maklum, nash-nash mutasyabihat oleh Salafi Wahabi tidak boleh ditakwil dengan makna lain[1]. Bahkan jika memaksa dengan mentakwilnya, maka dianggap mengingkari terhadap ayat atau hadits tersebut. Abdul Aziz bin Bazz mengatakan: “Tidak boleh mentakwil sifat-sifat Allah dan memalingkannya dari makna dzahir yang layak bagi Allah, serta tidak boleh mentafwidnya, bahkan orang-orang yang melakukan demikian merupakan aqidahnya ahlul bid’ah”[2] Begitu …

Read More »

Pemahaman Tentang Tangan Allah Swt (2) : Pandangan Aqidah Ahlussunnah Wal Jama’ah

Allah

Ahlussunnah wal Jama’ah tetap konsisten dengan aqidahnya bahwa Allah swt bersih dari sifat jismiyah yang merupakan sifat makhluk. Sebab itu manakala ada ayat al Qur’an atau hadits yang datang dengan lafadz yang mengandung makna jismiyah Ahlussunnah wal Jama’ah tetap menggunakan dua pendekatan yang diajarkan oleh ahlul hadits dan ahluttafsir dari kalangan sahabat, tabi’in dan tabi’ittabi’in. Begitu juga tentang sifat dzatiyah …

Read More »

Pemahaman Tentang Tangan Allah Swt (1) : Bukti Salafi Wahabi Meyakini Allah Swt Memiliki Tangan

Allah

Di dalam al Qur’an, Allah swt banyak menyebutkan tentang sifat dzatiyah (sifat yang menunjukkan dzat) yang memicu terjadinya perdebatan panjang. Sekalipun sejatinya, umat Islam sejak masa generasi salaf menolak sifat dzatiyah pada Allah swt. Di antara sifat dzatiyah yang banyak disebutkan oleh Allah swt dalam al Qur’an yaitu tentang yadnya. Diantaranya: يَدُ اللَّهِ فَوْقَ أَيْدِيهِمْ Artinya: “Yad Allah di atas …

Read More »

Ahlussunnah Wal Jamaah Mensifati Allah Swt dengan Sifat Makhluk, Benarkah ?

Allahu Akbar

Ahlussunnah wal Jama’ah menetapkan 20 sifat yang wajib bagi Allah. Di samping itu Ahlussunnah wal Jama’ah juga menafikan sifat-sifat jisim pada Allah swt. Bahkan Ahlussunnah wal Jama’ah mengkritik keras terhadap orang-orang yang mensifati Allah swt dengan sifat jisim, seperti sifat duduk, berdiam, berarah, turun dan sifat-sifat jisim lainnya. Karena mensifati Allah swt dengan sifat-sifat jisim, berarti menolak firman Allah swt: …

Read More »