M. Jamil Chansas

Dosen Qawaidul Fiqh di Ma'had Aly Nurul Qarnain Jember dan Aggota Aswaja Center Jember

Mengenal Aliran Mujassimah (1) : Siapakah Yang Dimaksud Mujassimah ?

aswaja

Istilah Mujassimah sebenarnya sudah lama. Bahkan ulama genarasi tiga abad yang pertama telah membahas tentang Mujassimah. Misal pernyataan Imam Syafi’i yang sangat masyhur, sebagaimana diriwayatkan oleh imam As Suyutui dalam kitab al Asybah wan Nadzoir: لَا يُكَفَّرُ أَحَدٌ مِنْ أَهْلِ الْقِبْلَةِ وَاسْتَثْنَى مِنْ ذَلِكَ  اَلْمُجَسِّمَ Artinya: “Tidak seorangpun dari ahlul kiblah yang dihukumi kafir, imam Syafi’i mengecualikan kepada Mujassimah” Imam …

Read More »

Lagu Ya Thaybah Syirik, Benarkah ?

lagu ya thaybah

Beberapa hari yang lalu, warganet dibuat gemas dengan ujaran artis Five Vi tentang lagu Ya Thaybah mengandung kesyirikan. Mengapa tidak, lagu yang dipopulerkan oleh artis cilik bernama Sulis ini pernah menjadi lagu favorit umat Islam Indonesia. Selain bernuansa islami, lagu Ya Thaybah ini juga enak didengar baik kalangan anak-anak, remaja atau pun orang tua. Ketika lagu ini dibilang mengandung unsur …

Read More »

Benarkah Abu Hasan Al Asy’ari Meyakini Allah Swt Berada di Arsy ?

aswaja

Sudah berabad-abad lamanya, umat Islam yang sampai pada kita saat ini mayoritas bermadzhab Asya’iroh, yaitu mengikuti aqidah imam Abu Hasan al Asy’ari yang dikenal dengan madzhab Ahlussunnah wal Jama’ah. Itu diakui oleh umat Islam dunia. Ini membuat iri terhadap firqah-firqah dalam Islam yang berusaha keras menjadi madzhab mayoritas namun tetap saja tidak tercapai. Antara lain yaitu Wahabi, mulai dari membayar …

Read More »

Mengapa Ahlussunnah Wal Jama’ah Hanya Mengikuti 4 Madzhab Saja ? Ini Penjelasannya !

4 madzhab

Dalam Risalah fi Taakkudi bi Madzahibil Arba’ah, KH. Hasyim Asy’ari berkata: وَلَيْسَ مَذْهَبٌ فِي هَذِهِ الْأَزْمِنَةِ الْمُتَأَخِّرَةِ بِهَذِهِ الصِّفَةِ إِلَّا الْمَذَاهِبُ الْأَرْبَعَةُ، اللهم إِلَّا مَذْهَبَ الْإِمَامِيَّةِ وَالزَّيْدِيَّةِ وَهُمْ أَهْلُ الْبِدْعَةِ لَا يَجُوْزُ الْاِعْتِمَادُ عَلَى أَقَاوِيْلِهِمْ Artinya: “Tidak ada satu madzhab pada zaman terakhir ini dengan sifat-sifat ini kecuali madzhab yang empat. Kecuali madzhab Syiah Imamiyah dan Syiah Zaidiyah, mereka itu …

Read More »

Hukum Bermadzhab bagi Umat Islam Saat Ini

aswaja

Jargon “Kembali kepada al Qur’an dan al Hadits”  sebagaimana yang sering digembar gemborkan Salafi Wahabi hanya mampu membodohi orang-orang awam saja. Orang cerdas akan sadar bahwa jargon itu tidak mungkin bisa dilakukan oleh kebanyakan umat Islam. Sebab, sekalipun al Qur’an dan al Hadits berbahasa Arab, karakter kedua dalil ini tdak sama dengan bahasa Arab yang ada sekarang. Ini dapat dibuktikan …

Read More »

Dalil tentang Orang Mati Mendapatkan Manfaat dari Orang Hidup

mengaji kuburan

Adalah Wahabi yang bersikeras dengan ajaran kakunya memaksa umat Islam hidup dalam bingkai serba terbatas. Padahal Allah swt maha luas yang memberikan keluasan terhadap umat manusia dalam melakukan kebaikan. Mereka mendoktrin orang-orang awam agar meninggalkan do’a, bershadaqah, membaca al Qur’an di mana pahalanya diberikan kepada mayit. Alasannya, orang yang mati tidak mendapatkan kebaikan apapun dari orang yang hidup. Doktrin tersebut …

Read More »

Benarkah Akidah Imam Syafi’i sama dengan Wahabi ?

akidah Imam Syafii

Seperti yang sudah diketahui secara umum, Salafi Wahabi terkenal dengan kemunafikannya. Bukan hanya memalsukan kitab-kitab ulama’ Ahlussunnah wal Jama’ah, tetapi juga memplintir pemahaman fatwa ulama’ untuk mendukung aqidahnya. Di antara korban yang sudah diplintir fatwanya adalah imam Syafi’i. Salafi Wahabi mengklaim, imam Syafi’i tidak beraqidah sama imam Abu Hasan al Asy’ari, sebagaimana pengikutnya. Imam Syafi’i lebih dekat dengan aqidah Salafi …

Read More »

Sunnah Dituduh Bid’ah (5) : Dzikir Saat Mengantar Jenazah

dzikir saat mengantar jenazah

Komisi fatwa Saudi Arabia memutuskan berdzikir la ilaha illallah saat mengantar jenazah yang hendak dimakamkan, termasuk perbuatan bid’ah muharramah (bid’ah yang haram dilakukan). Begitu juga bin Bazz, dalam fatwanya menyaringkan dzikir saat mengantar jenazah ke pemakaman tidak ada dalilnya sama sekali, artinya ini perbuatan bid’ah. (Lihat web resmi Bin Baz). Secara tidak langsung, fatwa tersebut telah menusuk tradisi umat Islam …

Read More »

Sunnah Dituduh Bid’ah (4) : Hukum Bersalaman Setelah Shalat

bersalaman setelah shalat

Salah satu anjuran dalam Islam adalah bersalaman ketika saling bertemu antara satu sama lain. Dalam riwayat Bara’ ra, Rasulullah saw bersabda: مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلاَّ غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا Artinya: “Tidak ada dua orang muslim yang bertemu lalu bersalaman, kecuali bagi mereka berdua diampuni dosa-dosanya sebelum mereka berpisah” (HR. Abu Dawud) Oleh Salafi Wahabi, kesunnahan bersalaman ini …

Read More »

Sunnah Dituduh Bid’ah (3) : Hukum Talqin Mayit Setelah Pemakaman

sedekah kepada mayit

Talqin adalah mendekte atau menuntun seseorang untuk mengucapkan sesuatu. Ulama’ membagi talqin kepada dua macam; Pertama, talqin ketika ruh akan dicabut dari jasad, kedua talqin ketika mayit selesai dimakamkan. Pada macam yang pertama, tidak ada seorang pun dari umat Islam yang mempersoalkan hukumnya. Semua sepakat talqin ketika ruh mulai diangkat dari tubuh, hukumnya sunnah, karena ada hadits Nabi saw: لَقِّنُوا …

Read More »

Sunnah Dituduh Bid’ah (2) : Hukum Dzikir Berjamaah

dzikir berjamaah

Sudah maklum dalam masyarakat muslim Indonesia, setelah shalat maktubah diiringi dengan dzikir-dzikir thayyibah bersama-sama; makmum bersama dengan imam shalat. Ini tidak lain karena umat Islam Indonesia menilai berdzikir dengan kalimat thayyibah adalah perbuatan yang baik dan dianjurkan oleh Islam. Apalagi dilakukan bersama-sama, tentu akan menambah nilai pahala, sebagaimana disampaikan oleh Nabi saw: مَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللهِ …

Read More »

Sunnah Dituduh Bid’ah (1) : Menabur Bunga Di Makam, Ini Dalilnya !

menabur bunga di makam

Di antara tradisi umat Islam khususnya Indonesia yaitu memelihara makam orang-orang shalih. Memelihara di sini karena semata-mata melihat kepada sosok jasad yang ada di dalam makam itu, bukan karena bangunan megah atau meyakini makam memberi manfaat dan mudharat. Sebagaimana di sampaikan oleh para ulama’, mayit orang muslim juga harus dihormati sebagaimana masih hidupnya. Di antara bentuk memelihara makam yaitu dengan …

Read More »

Hati-Hati Menggunakan Aplikasi Islami ! Berikut Beberapa Aplikasi Milik Salafi Wahabi

aplikasi islami

Menuntut ilmu agama dalam masalah aqidah dan ibadah hukumnya wajib bagi setiap individu. Sebab pada aqidah merupakan pondasi utama dalam beragama, sehingga amaliyah yang lain sangat bergantung sekali terhadap aqidah ini. Sementara ibadah merupakan tuntutan dari yang Maha Agung kepada hambanya yang memuat aturan-aturan tertentu yang harus dilaksanakan[1]. Seiring perkembangan zaman yang serba canggih, mencari ilmu agama tidak lah sama …

Read More »

Menyaringkan Bacaan Dzikir Setelah Shalat, Ini Dalilnya !

menyaringkan bacaan dzikir

Tidak diragukan lagi bahwa berdzikir kepada Allah swt merupakan amaliyah thoyyibah (amalan yang baik), yang hukumnya sunnah. Kesunnahan ini tidak terikat dengan waktu dan tempat. Karena jelas dalil tentang berdzikir tidak dibatasi dengan waktu dan tempat. Seperti firman Allah swt: لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا Artinya: “Sesungguhnya telah …

Read More »

Bertemu Rasulullah? Bisa Saja! Ini Dalilnya

bertemu rasulullah

Banyak orang mengaku bermimpi bertemu Rasulullah saw. bahkan sampai berkali-kali. Diantaranya Imam al Ghazaly yang mengaku sering mengkonsultasikan hadits-hadits yang ditulisa dalam kitabnya langsung kepada Rasulullah saw. Hanya saja apakah pengakuan tersebut dapat dibenarkan menurut ilmu pengetahuan ? Bermimpi orang shalih menjadi kebanggaan tersendiri bagi orang-orang yang beriman. Lebih-lebih bermimpi bertemu Rasulullah saw. Merupakan impian setiap muslim dapat bertemu dengan …

Read More »

Melihat Allah di Syurga, Mungkinkah ?

allah

Meyakini perkara ghaib hukumnya wajib, seperti tentang jin, malaikat, kehidupan di alam barzah, hari kebangkitan, syurga dan neraka. Sebagaimana firman Allah swt: ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ * الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ Artinya: “Kitab tersebut (al Qur’an) tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa, yaitu orang-orang yang beriman terhadap hal ghaib, dan …

Read More »

Haramkah Memotong Jenggot ?

memotong jenggot

Di antara ciri fisik pengikut Muhammad bin Abdul Wahab, Salafi Wahabi, yaitu berjenggot lebat dan panjang. Sekalipun tidak pasti orang berjenggot adalah Salafi Wahabi, tetapi Salafi Wahabi dapat dipastikan berjenggot. Karena menurut mereka, memanjangkan jenggot hukumnya wajib, bahkan jika dipotong maka berakibat hukum haram. Shalih Fauzan secara transparan menyatakan keharaman memotong jenggot. Dalam kitabnya, ia berkata: قَصُّ الشَارِبِ مَشْرُوْعٌ، وَلَا …

Read More »

Tampilan dan Pakaian Sunnah ( 3 ) Begini Cara Wanita Berpakaian Yang Benar Menurut Islam

fikih perempuan

Pada dasarnya cara wanita berpakaian tidak berbeda dengan laki-laki. Artinya tidak ada aturan khusus dan cara yang begitu signifikan dalam tentang cara berpakian yang sunnah dan Islam. Kecuali karena ada faktor-faktor yang dapat merugikan kepada orang lain. Berangkat dari hal ini, maka Islam mengatur cara berpakaian untuk wanita untuk menghindari terjadinya mafsadah yang ditimbulkan dari cara berpakaiannya. Adapun aturan cara …

Read More »

Tampilan dan Pakaian Sunnah (2) : Benarkah Bercelana Cingkrang Termasuk Berpakaian Sunnah ?

celana cingkrang

Dengan dalil sesuai pemahamannya sendiri, Salafi Wahabi dengan seenaknya mengklaim orang yang menjulurkan celana atau sarung hingga sampai mata kaki sebagai perbuatan haram. Sebaliknya, menggunakan celana cingkrang adalah cara berpakaian yang benar menurur Islam. Benarkah demikian hukum bercelana menurut Islam ? Pertanyaan sederhananya, pernahkah Nabi Muhammad saw bercelana cingkrang… ??? Dalil yang biasa digunakan untuk mengharamkan orang-orang yang bercelana hingga …

Read More »

Tampilan dan Pakaian Sunnah (1) : Cara Berpakaian Ala Rasulullah Saw

pakaian rasulullah

Sudah tidak diragukan bahwa Rasulullah saw merupakan pembawa syariat Islam ke muka bumi ini. Dia adalah syari’ (sosok yang membuat syariat) setelah Allah swt. Di samping itu juga, ia sebagai tauladan kehidupan oleh Islam. Maka tak ayal lagi, setiap apa yang keluar dari Rasulullah saw menjadi pertimbangan dalam Islam. Baik itu berupa qaul (perkataan), fiil (perbuatan) atau taqriri (diamnya). Berkaitan …

Read More »

Hukum Beristighasah ( 3 ) : Beristighasah kepada Orang Mati, Ini Dalilnya !

doa nabi

“Perbuatan yang paling bodoh yaitu meminta pertolongan kepada orang yang sudah mati” , begitu redaksi yang disampaikan Salafi Wahabi untuk umat Islam yang terbiasa dengan beristighasah atau meminta pertolongan kepada para Nabi, awliya’ dan orang-orang shalih lainnya yang sudah meninggal dunia. Beristighasah kepada orang mati menurut mereka merupakan perbuatan yang sangat konyol. Mengapa tidak ? Orang mati tidak mampu mengurusi …

Read More »

Hukum Beristighasah ( 2 ) : Beristigahasah kepada Selain Allah, Bagaimana Hukumnya ?

doa nabi

Banyak redaksi-redaksi do’a yang isinya secara lafdzi meminta pertolongan kepada selain Allah swt. di antara redaksi tersebut yaitu seperti yang lumrah dibaca oleh warga Nahdhiyin manakala tertimpa musibah atau kesulitan: اللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ قَدْ ضَاقَتْ حِيْلَتِيْ أَدْرِكْنِيْ يَا رَسُوْلَ اللهِ Artinya: “Ya Allah, semoga memberikan shalawat kepada gusti kami, namanya Muhammad. Sungguh-sungguh telah sempit usahaku, maka pertemukanlah wahai …

Read More »

Hukum Beristighasah (1) : Inilah Hukum dan Dalilnya !

doa nabi

Di antara ciri khas Ahlussunnah wal Jama’ah yaitu senang berisitighasah. Istighasah sendiri artinya ialah meminta pertolongan ketika dalam keadaan susah, baik kepada Allah swt, para Nabi, awliya’ atau orang-orang shaleh lainnya. Istighasah hakikatnya adalah do’a. Hanya saja, do’a digunakan untuk permintaan secara umum, baik dalam keadaan susah atau tidak. Sementara istighasah lebih khusus kepada kondisi susah saja. Istighasah adalah perbuatan …

Read More »

Hukum Bertawasul ( 4 ) : Menggunakan Azimat Termasuk Bertawasul yang Hukumnya Boleh

azimat

Dalam salah satu hadits disebutkan bahwa Nabi Muhammad saw bersabda: إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ Artinya: “Sesungguhnya mantra, azimat dan jampi-jampi termasuk perbuatan syirik” (HR. Abu Dawud dan lainnya) Hadits ini yang dijadikan dasar oleh Salafi Wahabi tentang menggunakan mantra-mantra dan azimat hukumnya syirik. Fakta redaksi hadits memang demikian. Namun para ulama mengkaitkan kesyirikan menggunakan azimat ini jika dilakukan sebagaimana …

Read More »

Hukum Bertawasul ( 3 ) : Bertawasul Melalui Benda-benda Milik Orang Shaleh

pedang rasulullah

Ma qarubas syai’a, u’tiya hukmuhu (sesuatu yang dekat dengan lainnya, maka akan sama hukumnya). Begitu bunyi kaidah Fikih untuk menggambarkan sesuatu yang berdekatan akan memiliki efek satu sama lain. Sama juga dengan apa yang dimiliki oleh para Nabi, awliya’, ulama’ dan orang-orang shaleh lainnya akan menjadi mulya karena ikut kepada pemiliknya. Bukan semata-mata benda tersebut. Pedang Dzul Fiqar menjadi sangat …

Read More »