M. Jamil Chansas

Dosen Qawaidul Fiqh di Ma'had Aly Nurul Qarnain Jember dan Aggota Aswaja Center Jember

Belajar Menghargai Orang Lain dari Kisah Wanita Ghamidi yang Berzina

wanita ghamidi

Satu hari, ada seorang wanita hamil dari suku Ghamidiyah mendatangi Rasulullah saw. ia meminta dirajam karena berzina padahal ia sudah memiliki suami. Ia pun juga mengakui bahwa anak yang sedang dikandungnya merupakan hasil zina. Namun Rasulullah saw tidak mau merajamnya, lantaran ia masih hamil. Wanita tersebut disuruh kembali lagi nanti kalau sudah melahirkan. Beberapa kurang lebih delapan bulan berikutnya, wanita …

Read More »

Syirik menurut Aswaja dan Wahabi (3) : Gara-Gara Salah Konsep, Wahabi Kafirkan Seluruh Umat Islam

syirik

Pada Artikel sebelumnya telah disampaikan bahwa konsep syirik ala Wahabi lebih menekankan pada pengingkaran Tauhid Rububiyah tanpa mempertimbangkan niat dan tujuan pelaku. Akibat dari konsep yang demikian, maka Wahabi dengan tegas mengkafirkan umat Islam seluruh dunia, bahkan para sahabat sekalipun. Mengapa demikian ? Sudah maklum bilqat’i  (diketahui secara pasti kebenarannya) bahwa umat Islam sejak masa Nabi saw, para sahabatnya banyak …

Read More »

Syirik Menurut Aswaja Dan Wahabi (2) : Syirik Dan Penyebabnya Dalam Perspektif Wahabi

syirik

Secara umum, pemahaman syirik dalam perspektif Wahabi dengan Ahlussunnah wal Jama’ah sama. Begitu juga konsekwensi dari syirik, seperti tidak ada ampunan dari Allah swt bagi pelakunya. Dalam kasus-kasus tertentu, ada juga kesamaan semisal orang yang meyakini ada Tuhan selain Allah swt, atau meyakini ada dzat yang dapat memberikan kebaikan atau keburukan selain_Nya adalah perbuatan syirik. Lalu apa perbedaannya yang mendasar …

Read More »

Syirik Menurut Aswaja dan Wahabi (1) : Syirik dan Penyebabnya dalam Perspektif Aswaja

syirik

Syirik, murtad dan kafir tiga istilah yang terkadang digunakan dalam pemahaman yang sama. Yaitu mengingkari atas keesaan Allah swt. Namun, kata syirik lebih banyak digunakan dalam hal menyekutukan Allah swt. Hal ini sesuai dengan makna syirik secara kajian bahasa yaitu “bersekutu”. Umat Islam sepakat bahwa syirik merupakan dosa yang paling besar. Bahkan tidak ada dosa apapun yang tidak diampuni oleh …

Read More »

Mengenal Tokoh Wahabi (6) : Nashiruddin Albani

Nashiruddin Albani

Nashiruddin Albani, nama yang tidak asing dalam hadits, khususnya bagi kalangan Wahabi. Dia adalah sosok tokoh yang terkenal dalam bidang hadits. Menjadi rujukan dalam tashih hadits. Bahkan hampir semua kitab hadits cetakan Wahabi, ada catatan kaki dishahihkan atau didhoifkan Albani. Nama lengkapnya Muhammad bin Al Haj Nuh bin Nijati bin Adam Al Isyqudri Al Albani Al Arnauṭi, lahir di kota Ashqadar …

Read More »

Mengenal Tokoh Wahabi (5): Muhammad Bin Shalih Utsaimin

Muhammad Bin Shalih Utsaimin

Muhammad bin Shalih Utsaimin, banyak orang menyebutnya dengan Shalih Utsaimin atau Utsaimin saja. Lahir pada tanggal 27 Ramadlan 1347 H. di kota Unaizah. Ia termasuk tokoh besar dalam aliran Wahabi. Seringkali fatwa-fatwanya dijadikan referensi oleh umat Islam yang beraliran sama dengannya. Shalih Utsaimin dikenal sebagai ahli dalam Fiqh juga sains. Ia banyak belajar ilmu agama kepada Abdurrahman As Sa’di seperti …

Read More »

Mengenal Tokoh Wahabi (4): Abdul Aziz Bin Bazz

Abdul aziz bin bazz

Tokoh Wahabi yang juga banyak memberikan pengaruh adalah Abdul Aziz  bin Bazz. Salah satu tokoh yang juga aktif dalam mengkafir-kafirkan umat Islam yang tidak sepaham dengannya. Fakta mengkafir-kafirkan umat Islam ini dapat ditelaah sendiri dalam beberapa kitabnya, seperti Al Aqidah Al Shahihah Wama Yudhahuha. Abdul Aziz bin Bazz dengan nama lengkapnya adalah Abdul Aziz bin Abdullah bin Bazz lahir pada …

Read More »

Mengenal Tokoh Wahabi (3): Ibnu Qayyim Al Jauziyah

ibnu qayyim

Ulama’ Wahabi yang juga biasa dijadikan referensi oleh kelompok Wahabi adalah Ibn Qayyim Al Jauziyah. Fatwa-fatwanya sering dijadikan landasan penguat terhadap suatu argumentasi tertentu khususnya di bidang Fiqh. Karena ia memang lebih dikenal dalam Fiqh dan Ushul Fiqh dibanding persoalan aqidah. Ibn Qayyim nama lengkapnya adalah Muhammad bin Abu Bakar bin Ayyub bin Sa’ad bin Harits Al Zar’i Al Dimasqy. …

Read More »

Mengenal Tokoh Wahabi (2): Ibnu Taimiyah Al Harrani

ibnu taimiyah

Di dalam aliran Wahabi, Ibn Taimiyah merupakan sosok ulama’ yang sangat disanjung-sanjung. Mereka menganggap dia adalah mujaddid (pembaharu) dalam Islam, karena pemikiran dan gerakannya mendobrak tradisi-tradisi Islam yang dinilai menyimpang jauh dari ajaran Islam, bahkan sampai kepada tingkat kufur. Dari pemikiran Ibn Taimiyah lah, Muhammad bin Abdil Wahhab, pendiri Wahabi, melucuti semua tradisi-tradisi Islam yang berlaku pada saat itu, dan …

Read More »

Mengenal Tokoh Wahabi (1): Muhammad Bin Abdul Wahab

Muhammad bin Abdul Wahab

Wahabi, adalah kelompok yang disepakati berkarakter radikal. Hal ini dapat dibuktikan dengan berbagai fatwa-fatwa tokoh mereka yang tercatat dalam manusikrip kitab-kitab mereka sendiri serta sejarah pergerakan sejak munculnya pada abad ke 18 hingga sekarang yang tidak bisa dipungkiri. Sebab itu, sejak munculnya aliran ini, para pemuka agama dari generasi ke generasi menolak serta menentangnya secara terang-terangan. Karena ajaran yang disebarkan …

Read More »

Wahabi bukan Pengikut Ulama Salaf, Ini Buktinya ?

wahabi

Nabi saw bersabda: خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي ثمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ يَجِيءُ أَقْوَامٌ تَسْبِقُ شَهَادَةُ أَحَدِهِمْ يَمِينَهُ وَيَمِينُهُ شَهَادَتَهُ “Sebaik-baik manusia adalah orang-orang yang hidup pada zamanku (generasiku) kemudian orang-orang setelah mereka kemudian orang-orang setelah mereka. Kemudian akan datang sebuah kaum yang persaksian seorang dari mereka mendahului sumpahnya dan sumpahnya mendahului persaksiannya” (HR. Bukhari dan lainnya) Di samping …

Read More »

Memahami Sifat Allah Qiyamuhu Binafsihi

sifat allah

Qiyamuhu binafsihi adalah salah satu dari 20 sifat wajib bagi Allah. Secara harfiyah, qiyamuhu binafsihi memiliki makna berdiri sendiri. Ini artinya bahwa Allah swt tidak butuh bantuan selain Allah. Kebalikan dari sifat wajib qiyamuhu binafsihi adalah ihtiyajuhu bimujidin, artinya Allah membutuhkan kepada yang mengadakan. Sepintas maksud dari sifat ini untuk memberitahukan bahwa pewujudan Allah swt tidak didasarkan faktor lain sebagaimana …

Read More »

Benarkah Imam Syafi’i Menolak Kaum Sufi ?

Imam Syafii

Wahabi, satu-satunya kelompok dalam Islam yang tidak suka dengan ajaran tasawwuf. Dengan bermacam-macam ujaran yang tidak pantas dilakukan oleh seorang muslim, mereka dengan merasa bangga menghina ajaran shufi ini dengan merasa tanpa bersalah bahkan sampai mengkafir-kafirkannya. Namun, umat Islam yang diberi akal oleh Allah swt sadar mana sebenarnya ajaran yang sesuai al Qur’an dan al Hadits dan ajaran yang hanya …

Read More »

Wahabi Haramkan Perayaan Maulid Nabi Saw karena Kesalahan Memahami Hadits

wahabi

Tidak diragukan lagi, Wahabi satu-satunya kelompok dalam Islam yang mengharamkan perayaan Maulid Nabi saw. dari berdalih perbuatan bid’ah, sampai berbuat tidak jujur dengan memotong pernyataan ahli hadits untuk membenarkan pendapatnya sendiri. Dan yang banyak beredar sekarang, mereka mengharamkan Perayaan Maulid Nabi saw dengan cara memaksa pemahaman hadits sesuai aqidah mereka sendiri. Adapun hadits yang dipaksa pemahamannya sesuati aqidahnya adalah hadits …

Read More »

Mengenal Aliran Mujassimah (1) : Siapakah Yang Dimaksud Mujassimah ?

aswaja

Istilah Mujassimah sebenarnya sudah lama. Bahkan ulama genarasi tiga abad yang pertama telah membahas tentang Mujassimah. Misal pernyataan Imam Syafi’i yang sangat masyhur, sebagaimana diriwayatkan oleh imam As Suyutui dalam kitab al Asybah wan Nadzoir: لَا يُكَفَّرُ أَحَدٌ مِنْ أَهْلِ الْقِبْلَةِ وَاسْتَثْنَى مِنْ ذَلِكَ  اَلْمُجَسِّمَ Artinya: “Tidak seorangpun dari ahlul kiblah yang dihukumi kafir, imam Syafi’i mengecualikan kepada Mujassimah” Imam …

Read More »

Lagu Ya Thaybah Syirik, Benarkah ?

lagu ya thaybah

Beberapa hari yang lalu, warganet dibuat gemas dengan ujaran artis Five Vi tentang lagu Ya Thaybah mengandung kesyirikan. Mengapa tidak, lagu yang dipopulerkan oleh artis cilik bernama Sulis ini pernah menjadi lagu favorit umat Islam Indonesia. Selain bernuansa islami, lagu Ya Thaybah ini juga enak didengar baik kalangan anak-anak, remaja atau pun orang tua. Ketika lagu ini dibilang mengandung unsur …

Read More »

Benarkah Abu Hasan Al Asy’ari Meyakini Allah Swt Berada di Arsy ?

aswaja

Sudah berabad-abad lamanya, umat Islam yang sampai pada kita saat ini mayoritas bermadzhab Asya’iroh, yaitu mengikuti aqidah imam Abu Hasan al Asy’ari yang dikenal dengan madzhab Ahlussunnah wal Jama’ah. Itu diakui oleh umat Islam dunia. Ini membuat iri terhadap firqah-firqah dalam Islam yang berusaha keras menjadi madzhab mayoritas namun tetap saja tidak tercapai. Antara lain yaitu Wahabi, mulai dari membayar …

Read More »

Mengapa Ahlussunnah Wal Jama’ah Hanya Mengikuti 4 Madzhab Saja ? Ini Penjelasannya !

ilmu

Dalam Risalah fi Taakkudi bi Madzahibil Arba’ah, KH. Hasyim Asy’ari berkata: وَلَيْسَ مَذْهَبٌ فِي هَذِهِ الْأَزْمِنَةِ الْمُتَأَخِّرَةِ بِهَذِهِ الصِّفَةِ إِلَّا الْمَذَاهِبُ الْأَرْبَعَةُ، اللهم إِلَّا مَذْهَبَ الْإِمَامِيَّةِ وَالزَّيْدِيَّةِ وَهُمْ أَهْلُ الْبِدْعَةِ لَا يَجُوْزُ الْاِعْتِمَادُ عَلَى أَقَاوِيْلِهِمْ Artinya: “Tidak ada satu madzhab pada zaman terakhir ini dengan sifat-sifat ini kecuali madzhab yang empat. Kecuali madzhab Syiah Imamiyah dan Syiah Zaidiyah, mereka itu …

Read More »

Hukum Bermadzhab bagi Umat Islam Saat Ini

aswaja

Jargon “Kembali kepada al Qur’an dan al Hadits”  sebagaimana yang sering digembar gemborkan Salafi Wahabi hanya mampu membodohi orang-orang awam saja. Orang cerdas akan sadar bahwa jargon itu tidak mungkin bisa dilakukan oleh kebanyakan umat Islam. Sebab, sekalipun al Qur’an dan al Hadits berbahasa Arab, karakter kedua dalil ini tdak sama dengan bahasa Arab yang ada sekarang. Ini dapat dibuktikan …

Read More »

Dalil tentang Orang Mati Mendapatkan Manfaat dari Orang Hidup

duduk di kuburan

Adalah Wahabi yang bersikeras dengan ajaran kakunya memaksa umat Islam hidup dalam bingkai serba terbatas. Padahal Allah swt maha luas yang memberikan keluasan terhadap umat manusia dalam melakukan kebaikan. Mereka mendoktrin orang-orang awam agar meninggalkan do’a, bershadaqah, membaca al Qur’an di mana pahalanya diberikan kepada mayit. Alasannya, orang yang mati tidak mendapatkan kebaikan apapun dari orang yang hidup. Doktrin tersebut …

Read More »

Benarkah Akidah Imam Syafi’i sama dengan Wahabi ?

Imam Syafii

Seperti yang sudah diketahui secara umum, Salafi Wahabi terkenal dengan kemunafikannya. Bukan hanya memalsukan kitab-kitab ulama’ Ahlussunnah wal Jama’ah, tetapi juga memplintir pemahaman fatwa ulama’ untuk mendukung aqidahnya. Di antara korban yang sudah diplintir fatwanya adalah imam Syafi’i. Salafi Wahabi mengklaim, imam Syafi’i tidak beraqidah sama imam Abu Hasan al Asy’ari, sebagaimana pengikutnya. Imam Syafi’i lebih dekat dengan aqidah Salafi …

Read More »

Sunnah Dituduh Bid’ah (5) : Dzikir Saat Mengantar Jenazah

dzikir saat mengantar jenazah

Komisi fatwa Saudi Arabia memutuskan berdzikir la ilaha illallah saat mengantar jenazah yang hendak dimakamkan, termasuk perbuatan bid’ah muharramah (bid’ah yang haram dilakukan). Begitu juga bin Bazz, dalam fatwanya menyaringkan dzikir saat mengantar jenazah ke pemakaman tidak ada dalilnya sama sekali, artinya ini perbuatan bid’ah. (Lihat web resmi Bin Baz). Secara tidak langsung, fatwa tersebut telah menusuk tradisi umat Islam …

Read More »

Sunnah Dituduh Bid’ah (4) : Hukum Bersalaman Setelah Shalat

bersalaman setelah shalat

Salah satu anjuran dalam Islam adalah bersalaman ketika saling bertemu antara satu sama lain. Dalam riwayat Bara’ ra, Rasulullah saw bersabda: مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلاَّ غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا Artinya: “Tidak ada dua orang muslim yang bertemu lalu bersalaman, kecuali bagi mereka berdua diampuni dosa-dosanya sebelum mereka berpisah” (HR. Abu Dawud) Oleh Salafi Wahabi, kesunnahan bersalaman ini …

Read More »

Sunnah Dituduh Bid’ah (3) : Hukum Talqin Mayit Setelah Pemakaman

sedekah kepada mayit

Talqin adalah mendekte atau menuntun seseorang untuk mengucapkan sesuatu. Ulama’ membagi talqin kepada dua macam; Pertama, talqin ketika ruh akan dicabut dari jasad, kedua talqin ketika mayit selesai dimakamkan. Pada macam yang pertama, tidak ada seorang pun dari umat Islam yang mempersoalkan hukumnya. Semua sepakat talqin ketika ruh mulai diangkat dari tubuh, hukumnya sunnah, karena ada hadits Nabi saw: لَقِّنُوا …

Read More »

Sunnah Dituduh Bid’ah (2) : Hukum Dzikir Berjamaah

dzikir berjamaah

Sudah maklum dalam masyarakat muslim Indonesia, setelah shalat maktubah diiringi dengan dzikir-dzikir thayyibah bersama-sama; makmum bersama dengan imam shalat. Ini tidak lain karena umat Islam Indonesia menilai berdzikir dengan kalimat thayyibah adalah perbuatan yang baik dan dianjurkan oleh Islam. Apalagi dilakukan bersama-sama, tentu akan menambah nilai pahala, sebagaimana disampaikan oleh Nabi saw: مَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللهِ …

Read More »