perbedaan madzhab
perbedaan madzhab

Berbuat Adil adalah Berbuat Kebaikan Tanpa Memandang Latar Belakang Agama, Itu Perintah Agama

Hak beragama merupakan hak azasi yang melekat pada diri manusia. Negara Indonesia juga telah menjamin kebebasan setiap warga negara dalam memeluk agama dan beribadah sesuai keyakinan masing-masing. Kebebasan beragama dan berkeyakinan yang juga mengandung arti hak memiliki tempat ibadah adalah hak konstitusional yang harus dihormati. Tidak ada alasan mayoritas untuk tidak menghormati keragaman.

Selain UUD 1945 yang menjamin kebebasan beragama, semua agama memiliki ajaran yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan saling menghormati. Tidak ada alasan berbeda agama untuk tidak saling kerjasama. Berlaku adil tanpa melihat latar belakang agama.

Secara keagamaan, Islam menegaskan sebagaimana dalam Al-Quran : Artinya: “Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu dalam urusan agama dan tidak mengusir kamu dari kampung halamanmu. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil” (QS Al-Mumtahanah: 8).

Ayat ini menjadi dasar bagi umat Islam untuk berbuat baik kepada pemeluk agama lain. Berbuat baik berarti menghargai keberadaan mereka, memenuhi hak sosial mereka, dan tidak mengganggu mereka dan bersama-sama saling tolong-menolong.

Allah tidak melarang umat Islam untuk saling berbuat baik dan bekerjasama kepada mereka yang berbeda dan tidak ada niat ingi memerangi kaum muslim. Jadi, sesungguhnya berbuat baik terhadap mereka yang berbeda adalah ajaran Islam yang sudah jelas dalam al-Quran.

Jangan sekali lagi menjadikan alasan mayoritas dan sejarah suatu wilayah untuk tidak bisa berbuat baik kepada yang berbeda. Karena menganggap di suatu wilayah tertentu mayoritas muslim berarti tidak boleh ada bangunan rumah ibadah lain. Karena suatu wilayah secara historis adalah kerajaan dan wilayah muslim hingga menjadi alasan tidak boleh membangun rumah ibadah umat lain.

Ingat ! Madinah mayoritas muslim dan dipimpin oleh Rasulullah tetapi memberikan hak yang sama bagi pemeluk agama lain untuk melaksanakan ibadahnya. Pertanyaannya, sudah seislami mana wilayah saat ini di Indonesia dengan Madinah Rasul saat itu? Lalu kenapa alasan mayoritas dan sejarah wilayah yang Islam menjadi penghalang bagi umat lain membangun rumah ibadahnya.

Sekali lagi, Allah tidak melarang umat Islam berbuat baik dan berlaku adil kepada mereka yang berbeda. Islam sebagai mayoritas seharusnya menjadi rahmat bagi yang lain, bukan malah menjadi penghalang bagi yang berbeda.

Bagikan Artikel ini:

About Imam Santoso

Avatar of Imam Santoso

Check Also

pinjaman online

Pinjol Memakan Korban Ratusan Mahasiswa, Inilah Cara Transaksi yang Aman dalam Islam

Baru-baru ini santer berita tantang beberapa mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang terjerat pinjaman online …

salah kiblat

Shalat Salah Menghadap Kiblat, Terus Gimana?

“Dan dari mana saja kamu (keluar), maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana …