singgasana sulaiman
singgasana sulaiman

Cerita Nabi Sulaiman untuk Anak (3) : Kisah Raja Sulaiman dan Ratu Balqis

Setelah Nabi Daud wafat, kini Nabi Sulaiman meneruskan tahta kerajaan dan memimpin Bani Israil. Seperti yang diceritakan pada cerita sebelumnya, Nabi Sulaiman sejak kecil sudah menunjukkan kecerdasannya lebih tinggi dibandingkan dengan anak seusianya. Dengan umur yang masih kecil, Nabi Sulaiman kerap membantu untuk memecahkan berbagai masalah yang terjadi di antara warga Bani Israil.

Ketika memerintah, ada beberapa letak keistimewaan Nabi Sulaiman dalam menjalankan roda kerajaannya. Salah satunya adalah beliau tidak hanya memiliki bala tentara dari golongan manusia saja lho.. tapi beliau juga memiliki bala tentara dari kalangan jin dan binatang.

Keistimewaan ini diabadikan dalam Al-Quran :

“Dan (Kami tundukkan pula kepada Sulaiman) segolongan setan-setan yang menyelam (ke dalam laut) untuknya dan mereka mengerjakan pekerjaan selain itu; dan Kami yang memelihara mereka itu,” firman Allah dalam al-Quran surat Al-Anbiya ayat 82.

Nabi sulaiman adalah raja dari semua makhluk yang ada di bumi ini. Kerajaan yang Beliau milikipun menjadi kerajaan yang termewah dan termegah yang pernah ada di bumi ini. Di samping itu, Nabi Sulaiman diberi karunia oleh Allah SWT yang kemudian disebut sebagai mukjizat yaitu dapat mengerti bahasa binatang.

Artinya : “Hai sekalian semut, masuklah kamu ke dalam sarangmu, agar kalian tidak terinjak Sulaiman dan balatentaranya, sedangkan mereka tidak mengetahuinya. mendengar itu Sulaiman tertawa seraya berdo’a kepada Tuhan: Ya Tuhanku, tetapkanlah hatiku buat bersyukur kepada Engkau, yang telah memberikan karunia kepadaku dan kepada ibu-bapakku, dan masukkanlah kami ke dalam hamba-hambaku yang saleh-saleh.” (Q.S. an-Namel Ayat 18-19). 

Suatu hari Nabi Sulaiman mengumpulkan seluruh bala tentaranya yang terdiri dari jin, manusia, dan juga burung. Merekapun berbaris sangat rapi dan mereka sangat tertib. Melihat semua bala tentaranya berkumpul, Nabi Sulaiman tidak menemukan burung Hud-hud.

Baca Juga:  Tragedi Politisasi Islam yang Menghantarkan Darah Khalifah

Nabi Sulaimanpun bersabda, “Mengapa aku tidak melihat Hud-hud, apakah ia termasuk yang tidak hadir? Pasti akan kuhukum ia dengan hukuman yang berat atau kusembelih ia, kecuali jika ia datang kepadaku dengan alasan yang jelas,” kata Sulaiman, sesuai dengan surat An-Naml ayat 20-21. 

Tak lama setelah perkumpulan tersebut berakhir, Nabi hud-hud datang dengan tergopoh-gopoh. Iapun meminta maaf karena datang terlambat.

Hud-hud berkata, “Aku telah mengetahui sesuatu yang belum engkau ketahui. Aku datang kepadamu dari negeri Saba membawa suatu berita yang meyakinkan.” 

Hud-Hud memberi tahu bahwa dia telah melihat seorang ratu yang bernama balqis dengan singgasana yang besar. Namun sayangnya ratu tersebut menyembah matahari bersama dengan pengikutnya. Mendengar ucapan burung hud-hud, tak lantas serta merta Nabi Sulaiman lansgung mempercayainya. Maka, Nabi Sulaimanpun memerintahkan Burung hud-hud untuk mengirimkan pesan ke negeri Saba.

Nabi Sulaiman bersabda, “Pergilah dengan (membawa) suratku ini, lalu jatuhkan kepada mereka, kemudian berpalinglah dari mereka, lalu perhatikanlah apa yang mereka bicarakan.” (QS. An Naml: 28).

Surat tersebut juga berisi himbaun dari Nabi Sulaiman agar Ratu Balqis dan para pembesarnya tidak bersikap sombong terhadapnya. Saat mendapati surat itu, Ratu Balqis tampak terkejut dan kebingungan. Di tengah kebingungannya, ratu Balqis lalu mengutus anak buahnya untuk mengirimkan hadiah berupa harta benda yang berlimpah untuk Nabi Sulaiman.

Namun, Nabi Sulaiman menolak hadiah tersebut dan mengancam bakal berperang melawan kerajaan Ratu Balqis jika ia tak mau datang ke kerajaannya. Karena penolakan itu maka Ratu Balqis memutuskan untuk meminta saran kepada para pembesarnya. Dan merekapun menyarankan kepada Ratu balqis untuk mengangkat senjata dan menemui Nabi Sulaiman.

Baca Juga:  Kisah Nabi Sulaiman yang Tidak Mudah Percaya Berita

Seketika Ratu Balqis memberikan pesannya kepada burung Hud-hud untuk memberitahu Raja Sulaiman akan kedatangannya ke istananya.

Setelah menerima pesan dari burung hud-hud, Raja Sulaiman menanyakan kepada bala tentaranya siapa yang sanggup membawa singgasana Ratu Balqis ke hadapannya sebelum mereka datang menyerahkan diri.

Maka ifrit dari golongan jin menyanggupi untuk membawa singgasana ratu balqis dalam satu kali kedipan Nabi Sulaiman. Dan betul, seketika singgasana Ratu Balqis terlihat di hadapan Nabi Sulaiman.

Setelah tiba di kerajaan Sulaiman, Balqis merasa kagum dengan kemewahan kerajaan Sulaiman. Balqispun diminta masuk ke dalam istana, Balqis menyingkapkan pakaiannya karena mengira sedang melewati kolam air yang besar. “Sesungguhnya ini hanyalah lantai istana yang dilapisi kaca,” kata Sulaiman.

Ratu Balqispun melihat singgasana yang ada di hadapannya sangat mirip dengan singgasananya yang berada istana miliknya. Dalam hatinya diapun berfikir bahwa bagaimana bisa, singgasanaku yang jauh di sana dapat berpindah kesini. Bagaimana Nabi Sulaiman membawa singgasanaku.

Dalam runtutan kekagumannya dan juga peristiwa membuat Ratu Balqis takjub dan sadar akan kelemahannya. Ratu balqis lantas memohon maaf atas kekhilafannya selama ini. Tak hanya itu, sejak saat itupun Ratu Balqispun bertaubat dan iapun dipersunting oleh Nabi Sulaiman.

Bagikan Artikel ini:

About Eva Novavita

Avatar of Eva Novavita

Check Also

singgasana sulaiman

Cerita Nabi Sulaiman untuk Anak (2) : Nabi Sulaiman dan Perempuan Korban Pemerkosaan

Sebelumnya sudah diceritakan tentang kecerdasan Nabi Sulaiman dalam memecahkan masalah. Kisah kehebatan Nabi sulaiman tak …

singgasana sulaiman

Cerita Nabi Sulaiman untuk Anak (1) : Raja yang Dikaruniai Kejayaan dan Kecerdasan

Tahukah kalian.. ternyata ada manusia yang diciptakan Allah yang memiliki kelebihan bisa berbicara dengan para …