Cinta Laura
Cinta Laura

Cinta Laura: Jangan Atasnamakan Tuhan Untuk Kepentingan Pribadi

Jakarta – Aktris Cinta Laura berbicara tentang moderasi agama saat launching ‘Aksi Moderasi Agama’, di Jakarta, Rabu (22/9/2021). Wanita blasteran Indonesia-Jerman ini menyebut permasalahan yang dihadapi masyarakat Indonesia adalah saling menjatuhkan karena adanya perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan. Padahal, pondasi Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika yang seharusnya saling memeluk perbedaan dan bertoleransi.

“Karena pemahaman yang terbatas dan pemikiran yang tidak kritis, orang-orang terjebak dalam cara berpikir di mana mereka telah ‘memanusiakan’ Tuhan. Mereka merasa memiliki hak mendikte kemauan Tuhan, tahu pemikiran Tuhan, dan berhak bertindak atas nama Tuhan yang akhirnya seringkali berubah menjadi sifat radikal,” kata Cinta dikutip dari laman republika.co.id.

Dari perbincangan beberapa waktu lalu dengan Habib Husein Ja’far, Cinta sepakat bahwa bahaya yang masyarakat Indonesia alami saat ini adalah mengatasnamakan Tuhan untuk kepentingan pribadi. Cinta menegaskan, upaya untuk menyesatkan generasi penerus bangsa dengan prinsip hidup yang sebenarnya tidak ada dalam kitab suci agama masih sering terjadi.

Menurut dia, kondisi ini terjadi karena beberapa faktor. Pertama, kurangnya bimbingan kepada masyarakat agar memahami sebuah ajaran dengan akal kritis sehingga tidak tersesat dalam cara berpikir mereka. Selain itu pentingnya menyeimbangi segala ilmu yang dimiliki dengan nilai-nilai yang ada dalam budaya, sains, atau aliran pemikiran lain.

“Fungsi agama satu, yaitu membimbing moral manusia. Mengingatkan manusia untuk memperlakukan satu sama lain dengan hormat. Kita harus bersyukur dan sadar, waktu di dunia ini singkat. Oleh karena itu, ingatlah untuk selalu menjadi sosok rendah hati dan terus membantu,” ujar Cinta Laura.

Untuk menciptakan masyarakat yang damai, ada sejumlah hal yang harus dilakukan. Pertama, penting untuk mengingatkan kembali masyarakat akan indah dan unik semua budaya yang dimiliki Indonesia. Sebarkan itu melalui semua platform digital.

Baca Juga:  Selandia Baru Luncurkan Program Pemahaman Wanita Muslim di Sekolah

Kedua, Cinta meminta agar ajaran agama yang ada dalam sistem pendidikan harus adil dalam merepresentasikan agama-agama lain. Ini dilakukan supaya masyarakat bisa mengerti sejak kecil bahwa semua agama mengajarkan kebaikan dan tidak seharusnya saling menyakiti hanya karena suatu perbedaan.

Ketiga, terapkan cara berpikir kritis dengan mengajarkan membaca dan mempelajari semua hal dari berbagai sudut pandang. Sehingga ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu seseorang agar tidak mudah dipengaruhi dan dijajah pikirannya.

“Terakhir, gunakan teknologi canggih sebagai alat yang dapat menyebarkan nilai-nilai toleransi agar negara ini bisa kembali menjadi Indonesia sejati,” pungkas Cinta Laura.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

muslim houston amerika serikat rayakan idul fitri dengan menggelar festival

Komunitas Muslim Houston bagikan Makan Gratis Tunawisma

JAKARTA – Islam adalah agama rahmatan lil’alamin, rahmat yang bukan saja untuk umat Islam namun …

ilustrasi logo nahdlatul ulama

Konbes NU 2022 Lahirkan 19 Peraturan untuk Perkuat Landasan Jam’iyah Optimalisasi Khidmah

JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU) 2022 …