khutbah nabi
khutbah

Dalil Kesunnahan Memegang Tongkat Saat Khutbah

Dari Syu’aib bin Zuraiq al Thaifi, ia berkata, “Kami menghadiri shalat Jum’at di suatu tempat bersama baginda Nabi, kemudian beliau berdiri berpegangan pada sebuah tongkat atau busur”. (HR. Abu Daud).

Tafsir hadis ini sebagaimana disampaikan oleh Imam Shan’ani dalam Subul al Salam, hadis ini menjelaskan tentang sunnahnya khatib memegang pedang atau semacamnya ketika menyampaikan khutbah.

Hal yang sama juga dijelaskan dalam kitab Hawasyi al Madaniyah, khatib sunnah memegang semacam tongkat, pedang atau gendewa dengan tangan kirinya saat menyampaikan khutbah sebagaimana Nabi melakukannya.

Imam Syafi’i dalam karya terbesarnya Al Um menjelaskan, jumhur ulama berpendapat khatib sunnah memegang tongkat saat menyampaikan khutbah. Sebagian ulama mengatakan, Nabi memegang tongkat pendek dan anak panah sebagai alat untuk bertumpu. Seperti diceritakan oleh al Rabi’ dari Imam Syafi’i dari Ibrahim dari Laits dari Atha’ bahwa Nabi saat berkhutbah beliau selalu memegang tongkat pendeknya sebagai tumpuan.

Dengan demikian, memegang tongkat saat membaca khutbah adalah sunnah yang tidak dapat dibantah lagi. Dalilnya telah jelas. Baik itu dari hadits maupun kalam-kalam ulama salaf. Tentunya, hal ini tidak perlu diperdebatkan lagi. Karena yang penting bukanlah menyoal tradisi yang memang sudah terang argumen dan dalilnya, tapi yang lebih penting adalah kualitas materi khutbah.

Satu hal lagi yang penting diperhatikan saat menyampaikan khutbah adalah tidak boleh terlalu lama, sebab Nabi menganjurkan khutbah disampaikan dengan singkat dan isi yang padat. Seperti diriwayatkan oleh ‘Ammar bin Yasir, ia berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya lamanya shalat seseorang dan pendeknya khutbah adalah tanda ia benar-benar Faqih (paham secara mendalam)”. (HR. Muslim).

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Fikih Shalat Sunah (6): Shalat Tasbih Media Penghapus Dosa

About Khotibul Umam

Avatar of Khotibul Umam
Alumni Pondok Pesantren Sidogiri

Check Also

kiamat

5 Pertanyaan Allah Kepada Manusia di Hari Kiamat

Mati itu pasti. Setiap orang, setiap yang bernyawa pasti mati. Selain Allah, semua pasti mati. …

bertemu rasulullah

Nabi Muhammad : Sosok yang Bersahaja, Namun Luar Biasa, Refleksi Bulan Maulid

Peringatan Maulid Nabi selalu menjadi momentum mengingatkan umat Islam akan hari kelahiran sosok Sayyidul Wujud, …