puasa tarwiyah dan arafah
puasa tarwiyah dan arafah

Sudah Mendekati Idul Adha, Jangan Lupa Puasa Tarwiyah dan Arafah! Ini Dalil Keutamaan dan Niatnya

Hari raya Idul Adha tahun 2021 ini jatuh pada tanggal 20 Juli. Walaupun dalam kondisi pandemi dengan pelaksanaan haji yang terbatas dan beribadah terbatas, perayaan hari suci ini tetap penuh makna dan keutamaan. Salah satu rangkaian yang penting dalam perayaan Idul Adha adalah puasa 2 hari sebelumnya yang disebut puasa tarwiyah dan arafah.

Puasa tarwiyah dan arafah merupakan puasa sunnah pada bulan Dzulhijjah. Tanggal 8 Dzulhijah atau bertepatan dengan tanggal 18 Juli 2021 melaksanakan puasa Tarwiyah dan tanggal 9 Dzulhijah atau bertepatan dengan tangal 19 Juli 2021 melakukan puasa Arafah. 

Apakah ada dalil tentang pelaksanaan puasa sunnah ini? Ada sebuah : Artinya, “Puasa hari tarwiyah dapat menghapus dosa setahun. Puasa hari Arafah  dapat menghapus dosa dua tahun,” (HR Abus Syekh Al-Ishfahani dan Ibnun Najar). Meskipun ada beberapa ulama hadist yang menilai dalil ini tidak kuat.

Jika memang tidak kuat secara spesifik sebagai dalil puasa tarwiyah dan arafah, hadist yang cukup populer. Artinya, “Dari Ibnu Abbas dengan kualitas hadits marfu’. ‘Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih disukai Allah pada hari itu dari pada hari-hari ini, maksudnya sepuluh hari Dzulhijjah.’ Kemudian para sahabat bertanya, ‘Bukan pula jihad, ya Rasulullah?’ Rasul menjawab, ‘Tidak pula jihad di jalan Allah kecuali seorang lelaki yang keluar membawa diri dan hartanya kemudian ia pulang tanpa membawa apa-apa lagi,’” (HR Bukhari).

Adapun keutamaan yang bisa didapat dari puasa Tarwiyah dan Arafah, yakni sebagai penebus dosa tahun lalu dan akan datang. Setiap manusia pastinya memiliki dosa yang sengaja ataupun tidak sadar kita lakukan, selayaknya seorang muslim dapat menebusnya dengan memoon ampunannya dengan melakukan puasa ini. Kemurahan Allah, diberikan bagi umat Islam yang menjalankan puasa di hari Arafah.

Baca Juga:  Shalat bagi Orang yang Tidak Mampu Berdiri

Rasulullah bersabda, bahwa puasa arafah mampu menebus dosa tahun lalu dan dosa manusia diakan datang. “Dapat menebus dosa tahun yang lalu dan yang akan datang”. (HR. Muslim). Dalam hadis lain juga diungkapkan Rasulullah bersabda:

“Puasa pada hari Arafah dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, yaitu tahun yang berlalu dan tahun yang akan datang”. (Riwayat jamaah ahli hadis kecuali Bukhori dan Turmudzi).

Sebelum melaksanakan ibadah puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah, umat muslim juga harus mengetahui cara membaca niat di dalam hati.

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah

– Niat puasa dzulhijjah

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: “Saya niat puasa sunah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta’ala.”

– Niat Puasa Tarwiyah

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Artinya: “Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala.

– Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Artinya : “Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta’ala.”

Bagikan Artikel ini:

About Ernawati

Avatar of Ernawati

Check Also

millah ibrahim

Doktrin Millah Ibrahim : Tidak Ada Korban Manusia untuk Memuja Tuhan

Apa itu millah Ibrahim? Millah adalah pedoman hidup yang berupa aturan dan ajaran demi demi …

pemuda islam

Kisah Pemuda yang Sangat Berhati-hati Menjaga diri dari Perkara Haram

Dikisahkan suatu hari seorang pemuda yang bernama Idris merasa kelaparan, iapun memutuskan untuk menghabiskan waktunya untuk beristirahat …