Pasukan khusus Israel dengan senjata terhunus melindungi pemukim ilegal masuki Masjid Al Aqsa
Pasukan khusus Israel dengan senjata terhunus melindungi pemukim ilegal masuki Masjid Al Aqsa

Dilindungi Pasukan Khusus Bersenjata, Pemukim Ilegal Israel Kembali Serbu Masjid Al Aqsa

Yerusalem – Penjajah Israel kembali melakukan intimidasi terhadap umat Muslim Palestina dengan menduduki Masjid Al Aqsa. Ironisnya, kelompok pemukim ilegal Israel itu menyerbu Masjid Al Aqsa dengan dilindungi pasukan khusus bersenjata lengkap.

Dikutip dari laman Middle East Monitor, Selasa (19/7/2022), administrator Masjid Al Aqsa mengungkapkan, puluhan ekstremis Yahudi menyerbu Masjid Al Aqsa dari Gerbang Mughrabi tepat pukul tujuh.

Mereka melakukan tur provokatif di sekitar halaman Al Aqsa dan kemudian pergi melalui Gerbang Al-Silsilah. “Banyak pemukim, melakukan ibadah ritual Talmud di dalam masjid,” mereka mengonfirmasi.

Para pejabat Palestina mengatakan, pasukan pendudukan tidak mengizinkan penjaga masjid untuk mendekati para penyusup. Selain itu, juga diungkapkan bahwa jumlah pemukim meningkat selama hari libur Yahudi. Pada Minggu, sekitar 340 pemukim ekstremis memasuki masjid.

Pada April 2022 lalu, ratusan pemukim Yahudi juga menyerbu kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki. Padahal polisi Israel membatasi masuknya jamaah Palestina ke kompleks Masjid Al Aqsa.

Sebanyak 728 pemukim menyerbu kompleks itu di bawah perlindungan ketat dari polisi Israel. Serangan pemukim itu terjadi ketika polisi Israel membatasi masuknya jamaah untuk sholat Subuh di Masjid Al Aqsa.

Saksi mata mengatakan polisi menutup gerbang Kota Tua Yerusalem Timur dengan penghalang dan mencegah warga Palestina dari luar kota mengakses masjid.  Pembatasan itu kemudian dilonggarkan karena polisi menahan identitas beberapa jamaah.

Pekan lalu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas kepada Paus Franciscus membeberkan tindakan terbaru Israel terhadap tempat-tempat suci Kristen dan Muslim di Yerusalem yang diduduki. Abbas memberi penjelasan kepada Paus tentang serangan terhadap tempat-tempat suci Kristen dan Muslim, terutama di Gereja Makam Suci dan Masjid Al Aqsa.

Hingga pengusiran paksa warga Palestina dari rumah mereka di lingkungan Yerusalem Timur dan sabotase properti mereka, dan pembunuhan sehari-hari.  Terutama terkait kasus pembunuhan jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

Ratusan eks anggota NII Garut kembali baca dua kalimat syahadat dan ikrar setia kembali ke NKRI

Tobat, Ratusan Eks NII Garut Baca Syahadat Lagi dan Ikrar Setia Kepada NKRI

Garut – Ratusan eks pengikut Negara Islam Indonesia (NII) di Garut, Jawa Barat, melakukan pertobatan …

penceramah radikal

Jangan Heran Sudah Diprediksi Nabi, Sering Bikin Gaduh dengan Fatwa tanpa Ilmu

Terkadang kita susah membedakan antara ulama yang fasih ilmu fikih dengan hanya penceramah. Banyak pula …

escortescort