Doa Melahirkan
Doa Melahirkan

Doa di Saat Mendampingi Istri yang akan Melahirkan

Bagi para suami, saat istri akan melahirkan adalah kebahagiaan tersendiri sebab sebentar lagi akan lahir sang buah hati yang dinanti-nanti. Anak adalah impian semua keluarga. Belum lengkap rasanya tali kasih keluarga tanpa kehadiran seorang anak.

Namun bagi istri, detik-detik akan melahirkan adalah perjuangan yang berat. Sakit dan derita dialami. Walaupun rasa senang juga terselip saat itu menanti kelahiran bayinya. Pada saat itu, pasti diwarnai ketegangan, baik istri maupun orang-orang yang menungguinya, terutama suami.

Pada detik-detik menegangkan ini, Rasulullah mengajarkan beberapa doa yang dibaca oleh suami dan yang hadir pada saat itu agar persalinan berlangsung lancar, selamat dan terhindar dari bahaya.

Doa tersebut seperti ditulis oleh Syaikh Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf al Nawawi al Dimasyqi dalam kitabnya al Adzkar al Muntakhabah min Kalami Sayyid al Abrar. Doa yang berdasar pada hadis Nabi.

Dari Fatimah, “Sesungguhnya Rasulullah disaat dirinya (Fatimah) akan melahirkan memerintahkan Ummu Salamah dan Zainab binti Jahsy agar datang dan Nabi meminta keduanya supaya membaca disampingnya (Fatimah) ayat Kursi dan ayat 54 surat al A’raf dan memohon perlindungan Allah dengan membaca surat al Mu’awwidatain (surat al Falaq dan surat al Nas)”. (HR. Ibnu Sunni).

Berdasar hadis ini doa disaat akan melahirkan adalah:

Pertama, membaca ayat kursi (surat al Baqarah: 255) sebanyak satu kali

Kedua, membaca surat al A’raf ayat 55 sebanyak satu kali

Ketiga, membaca surat al Falaq ayat 1-5 sebanyak satu kali.

Dan keempat, membaca surat al Nas ayat 1-6 sebanyak satu kali.

Inilah Doa yang dibaca oleh suami disaat mendampingi istrinya yang akan melahirkan dan orang-orang yang memang ditunjuk untuk mendampingi juga, biasanya perempuan yang merupakan kerabat dekat.

Baca Juga:  Kaidah Fikih Cabang Kedua: Arti Penting Ketegasan Dalam Pernyataan

Harapannya tentu memohon kepada Allah supaya persalinan berjalan lancar dan selamat serta dijauhkan dari gangguan setan. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan supaya ketika mendampingi istri dan kerabat yang akan melahirkan tidak hanya diam atau berbicara ngelantur.

Bagikan Artikel
Best Automated Bot Traffic

About Khotibul Umam

Avatar
Alumni Pondok Pesantren Sidogiri