aplikasi islami
aplikasi islami

Hati-Hati Menggunakan Aplikasi Islami ! Berikut Beberapa Aplikasi Milik Salafi Wahabi

Menuntut ilmu agama dalam masalah aqidah dan ibadah hukumnya wajib bagi setiap individu. Sebab pada aqidah merupakan pondasi utama dalam beragama, sehingga amaliyah yang lain sangat bergantung sekali terhadap aqidah ini. Sementara ibadah merupakan tuntutan dari yang Maha Agung kepada hambanya yang memuat aturan-aturan tertentu yang harus dilaksanakan[1].

Seiring perkembangan zaman yang serba canggih, mencari ilmu agama tidak lah sama dengan keadaan tempo dulu. Untuk mendapatkan informasi tentang aqidah atau hukum-hukum fiqh, dapat diakses melalui internet dengan duduk manis di rumah saja. Dalam satu sisi, sistem pembelajaran dengan cara demikian sangat menguntungkan bagi pembelajar sebab tidak perlu banyak mengeluarkan biaya dan waktu. Sehingga aktifitas sehari-hari tetap dapat dilakukan sambil lalu mencari pemahaman tentang ilmu agama.

Akan tetapi sebenarnya ada dampak negatif yang sangat besar, khusus bagi orang-orang yang masih labil dan belum kokoh di bidang ilmu agama, yaitu akses informasi secara global sangat mempengaruhi terhadap pijakan aqidah sebagai pondasi agama serta hukum-hukum penting di dalamnya. Perlu diketahui, bahwa kelompok-kelompok dalam Islam yang disepakati kesesatan ajarannya juga melakukan penyebaran paham sesatnya itu di media global tersebut.

Ini sangat berbahaya sekali bagi orang yang tidak bisa memilah mana ajaran yang sesat dan mana ajaran yang lurus. Bahkan kelompok-kelompok tersebut sudah mampu sebagian besar menguasai media internet itu dan membentuknya dalam sebuah aplikasi. Sebab itu, penting sekali mengenali media-media yang mereka gunakan dalam menyebarkan ajaran sesatnya, untuk menyelamatkan diri kita, keluarga, saudara, sahabat dan orang-orang muslim lainnya.

Berikut beberapa aplikasi islami milik Salafi Wahabi (salah satu aliran dalam Islam yang diklaim sesat) yang banyak digunakan oleh orang-orang untuk mencari pengetahuan agama:

Baca Juga:  Mencegah Covid-19 Cukup dengan Tawakal? Simak Kisah Nabi Musa yang Enggan Berobat

1.  Maktabah Syamilah

Sebuah software yang dirilis pertama kali ada tahun 2005. Software ini menyediakan ribuan kitab berbagai fan; Tafsir dan ilmu Tafsir, Hadits dan Ilmu Hadits, Aqidah, Fiqh, fatwa-fatwa ulama’ klasik dan kontemporer, Nahwu-Sharraf, dan sebagainya. Aplikasi ini sangat dikenal di kalangan aktifis pesantren-pesantren, khususnya aktifis Bahtsul Masail, karena sangat membantu dalam mencari referensi.

Akan tetapi, harus berhati-hati dalam menggunakan aplikasi ini. Sebab ada ribuan besar dalam aplikasi ini memuat fatwa-fatwa yang diklaim sesat oleh umat Islam secara umum. Misal fatwa syirik terhadap orang yang bertawassul dan mencari barokah, haram merayakan Maulid Nabi Muhammad saw dan sebagainya.

2.  Perpustakaan Islam Digital

Salah satu media perpustaan yang diakses secara online. Media ini memuat beberapa kitab tentang ilmu-ilmu agama, seperti Hadits, Fiqh, Aqidah, Ushul Fiqh dan sebagainya. Aplikasi ini sedikit mirip dengan Maktabah Syamilah hanya saja kitabnya sangat terbatas.

Akan tetapi sama dengan Maktabah Syamilah, Perpustakaan Islam Digital juga memuat fatwa-fatwa tokoh-tokoh Wahabi yang secara mufakat telah diklaim sebagai kelompok menyimpang. Di antara fatwa tokoh Wahabi yang dimuat dalam perpustakaan digital ini yaitu fatwa Utsaimin, bin Bazz, Ibn Taimiyah dan lainnya.

Adapun website resminya yaitu:

https://perpustakaanislamdigital.com/index.php/fp/

3.  Ebook Islami

Aplikasi ebook versi Android yang dapat didwonload secara gratis di Play Store. Aplikasi ini berbeda dengan sebelumnya yang memuat kitab-kitab. Pada aplikasi ini memuat buku karangan tokoh-tokoh Wahabi Indonesia yang sebelumnya banyak beredar secara offline di toko-toko buku. Sekarang buku-buku tersebut discan lalu dijadikan satu aplikasi bernama Ebook Islami, untuk mempermudah mengaksesnya.

Bahayanya, buku elektronik ini menampilkan hukum kontra tentang tradisi umat Islam yang sudah mengakar di Indonesia, seolah-olah tradisi tersebut bertentangan dengan syariat Islam.

Baca Juga:  Demonstrasi Anarkis, Bagaimana Hukum Islam Memandangnya ?

4.  Bekal Islam

Sama dengan sebelumnya, aplikasi ini juga berbahaya. Aplikasi android yang dibuat oleh Firanda Adirja ini memuat tentang aqidah, Fiqh dan juga tatacara beribadah. Firanda Andirja sendiri adalah tokoh Salafi Wahabi Indonesia yang sering tampil di depan umum sebagai da’i. Tentu aqidah dan Fiqh yang ditulis dalam Bekal Islam tersebut berupa versi Salafi Wahabi yang jelas-jelas aqidahnya sesat dan perlu dijauhi.

Demikianlah sebagian aplikasi-aplikasi Salafi Wahabi yang perlu hati-hati bagi para pengguna. Agar aqidah dan amaliyah kita selamat, tidak terindikasi ajaran yang menyimpang.

Wallahu a’lam


[1] Syaraf al Nawawi, Majmu’ Syafh al Muhaddzab, Juz 1, Hal 24

Bagikan Artikel ini:

About M. Jamil Chansas

Dosen Qawaidul Fiqh di Ma'had Aly Nurul Qarnain Jember dan Aggota Aswaja Center Jember

Check Also

talqin mayit

Sunnah Dituduh Bid’ah (3) : Hukum Talqin Mayit Setelah Pemakaman

Talqin adalah mendekte atau menuntun seseorang untuk mengucapkan sesuatu. Ulama’ membagi talqin kepada dua macam; …

dzikir berjamaah

Sunnah Dituduh Bid’ah (2) : Hukum Dzikir Berjamaah

Sudah maklum dalam masyarakat muslim Indonesia, setelah shalat maktubah diiringi dengan dzikir-dzikir thayyibah bersama-sama; makmum …