4 Manfaat Perayaan Maulid Nabi bagi Umat Islam

Peringatan Maulid Nabi telah banyak diselenggarakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Peringatan ini telah menjadi rutin dengan berbagai kegiatan yang beragam seperti pengajian, silaturrahmi, berdoa, memberikan sedekah dan bentuk lainnya.

Di berbagai perayaan maulid tidak ada unsur yang menimbulkan mudharat.  Justru kemaslahatan yang nyata yang dapat diraih dari perayaan tersebut. Perayaan maulid Nabi sebagai bentuk bentuk syukur terhadap kelahiran Nabi ini dapat melahirkan manfaat berikut:

1.   Bersilaturrahami

Di bulan Rabiul Awal melalui peringatan yang berbeda-beda umat islam saling bertemu. Mereka saling memaafkan tidak melihat latar belakang sosial dan kekayaan. Maulid nabi merupakan perayaan yang memperkuat silaturahmi dan persaudaraan sesama muslim.

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Artinya : Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat. (QS: Al-Hujurat : 10)

Baca juga : 6 Kewajiban Orang Tua terhadap Anak

2.   Menimba ilmu kisah Nabi

Melalui peringatan Maulid umat Islam kembali membaca dan belajar sejarah, kisah dan nilai yang diajarkan oleh Nabi. Umat Islam memperbanyak ilmu dengan mendatangi masjid, majlis dan pengajian yang diselenggarakan dalam perayaan maulid nabi. Hal ini selaras dengan tujuan Qur’an dalam mengajarkan kisah-kisah Nabi terdahulu kepada Nabi Muhammad.  

وَكُلًّا نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنْبَاءِ الرُّسُلِ مَا نُثَبِّتُ بِهِ فُؤَادَكَ ۚ وَجَاءَكَ فِي هَٰذِهِ الْحَقُّ وَمَوْعِظَةٌ وَذِكْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ

Artinya : Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman. (QS: al Hud : 120).

3.   Memperbanyak doa dan shalawat

Melaui perayaan Maulid umat Islam semakin memperbanyak doa, dizkir dan shalawat kepada Nabi. Seluruh umat Islam di bebragai belahan dunia melantunkan keagungan Tuhan dan pujian melalui shalawat terhadap Nabi.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Artinya  : Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS: al-Ahzad : 56).

4.   Mengingatkan untuk selalu meneladani Nabi

Melalui perayaan ini umat Islam diingatkan kembali untuk selalu  meneladani Nabi. Beliau adalah panutan umat Islam dan dalam diri Nabi terdapat teladan yang baik.

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Artinya : Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (QS: Al-Ahzab : 21)

Meskipun bukan ajaran Nabi, tetapi peringatan Maulid mempunyai manfaat yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Sebaliknya peringatan Maulid dalam berbagai kegiatan justru sangat selaras dengan nilai-nilai ajaran Islam.

Abu Syamah, guru Imam an-Nawawi, berkata: “Di antara bid’ah yang paling baik pada masa kami saat ini adalah perayaan yang dilakukan tiap tahun yang bertepatan dengan hari kelahiran Nabi Muhammad Saw., yang terdiri dari sedekah, perbuatan baik, menampakkan kebahagiaan, berbuat baik kepada fakir miskin dan sebagainya adalah bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad, pengagungan untuk beliau, dan rasa syukur kepada Allah atas diciptakannya Rasulullah Saw. sebagai pembawa rahmat bagi seluruh alam.” 

Wallahu ‘alam

Comment

LEAVE A COMMENT