6 Syarat Agar Mendapat Ilmu Manfaat dan Barokah

6 Syarat Agar Mendapat Ilmu Manfaat dan Barokah

Salah satu keutamaan bulan Ramadan adalah bulan dilipatgandakannya segala bentuk amalan kebajikan. Umat muslim memanfaatkan bulan mulia ini dengan berbagai kegiatan bernilai ibadah, salah satunya adalah mempelajari ilmu–ilmu yang bermanfaat. Pahala bagi umat muslim yang semangat menimba ilmu saat bulan puasa sangatlah besar. Sebagaimana disebutkan dalam salah satu hadits Nabi Muhammad dalam kitab Durrotun Naashikhiin,

 Dari Anas bin Malik radliyallahu ‘anh, dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam yang bersabda, "Barangsiapa hadir di majelis ilmu pada bulan Ramadhan maka Allah menulis bagi orang tersebut tiap-tiap jangkahan kakinya sebagai ibadah satu tahun".’

Mengisi bulan Ramadan dengan menyibukkan diri menghadiri majelis ilmu adalah satu langkah yang mulia. Pada dasarnya, kegiatan tersebut tidak dibatasi untuk majelis ilmu agama saja, namun juga berlaku untuk berbagai jenis disiplin ilmu yang bermanfaat. Selama seorang muslin berniat memperdalam suatu ilmu dengan tujuan mendapatkan ridlo Allah SWT, insya Allah kegiatan belajarnya akan bernilai ibadah dan mendapat derajat yang tinggi di sisi Allah SWT, bahkan meringankan langkahnya menuju surga.

Dalam salah satu hadits Nabi menjelaskan keutamaan bagi para pembelajar:

"Saya pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa pun yang menempuh jalan untuk belajar satu pengetahuan, Allah akan mudahkan jalannya menuju surga. Dan sungguh, para malaikat membentangkan sayap mereka seraya meridhai para penuntut ilmu. Sungguh, penghuni langit dan bumi hingga yang berada di lautan memohonkan ampunan bagi penuntut ilmu. Sungguh, keutamaan orang berilmu dibanding ahli ibadah layaknya keutamaan rembulan dibanding seluruh gemintang. Sungguh, para ahli ilmu adalah pewaris para Nabi, sedang para Nabi tidaklah mewaris kan dinar dan dirham, melain kan pengetahuan.... " (HR ibnu Majah).

Baca juga : Sempurnakan Puasa Dengan 6 Hal

Kemuliaan para pembelajar di sisi Allah SWT disebabkan karena Allah mencintai hambaNya yang senantiasa sabar dalam berusaha. Dalam perjalanannya memperdalam suatu disiplin ilmu, seorang pembelajar sejati akan senantiasa memegang teguh enam syarat memperoleh ilmu yang bermanfaat. Keenam syarat itu dijelaskan dalam satu syair yang masyhur yang dinukil dari kitab Ta’limul Muta’allim:

اَلَا لَاتَنَالُ العِلْمَ اِلَّابِسِتَّةِ   #  سَأُنْبِيْكَ عَنْ مَجْمُوْعِهَابِبَيَانِ

ذُكَاءِوَحِرْصٍ وَاصْطِبَارٍوَبُلْغَةٍ  #  وَإِرْشَادِأُسْتَاذِوَطُوْلِ زَمَانِ

Artinya 

“ingatlah, kamu tidak akan mendapatkan ilmu kecuali dengan enam perkara, akan saya jelaskan semuanya dengan terperinci.  Keenam syarat itu adalah : cerdas, semangat, sabar, dan berbiaya, serta petunjuk guru dan masa yang lama.”

1.      Cerdas. Kecerdasan yang dimaksud disini tidak terbatas pada cerdas intelektual. Perlu kita pahami bersama bahwasannya setiap manusia yang diciptakan Allah pasti memiliki kecerdasan atau potensi dalam dirinya. Maka ketika seseorang telah mengenali potensinya dan memiliki kemauan kuat untuk terus belajar, berlatih dan mengembangkannya, Allah akan selalu membukakan jalan menuju keberhasilan. Maka, tidak perlu berkecil hati dan merasa tidak cerdas. Karena potensi itu adalah fitrah setiap manusia dan pasti ada pada masing masing hambaNya.

2.      Semangat. Seorang pembelajar terkadang memiliki semangat yang tinggi di awal, namun seiring dengan berjalannya waktu, semangat itu memudar. Maka yang lebih utama disini adalah hendaknya seorang pembelajar senantiasa menjaga semangatnya dari awal hingga mencapai tujuan. Jika ditengah jalan menemui kegagalan, hendaknya seorang pembelajar mengingat kembali motivasi utamanya dalam belajar. Seorang pembelajar yang memiliki visi jelas dalam hidupnya, tidak akan terpuruk dalam kegagalan. Alih – alih berhenti dan putus asa, dia akan bangkit, mengambil hikmah dan memperbaiki usaha.

3.      Sabar. Bagi pembelajar sejati sifat sabar adalah kunci kesuksesan. Sabar artinya menahan diri. Menahan diri dari menuruti rasa malas. Menahan diri dari melakukan hal hal yang tidak berfaedah. Menahan diri dari sifat – sifat tercela. Sabar akan menumbuhkan sifat ilahiah dan menekan hawa nafsu. Sabar adalah pengantar ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang barokah.

4.      Berbiaya. Biaya yang dikeluarkan bukan dimaksudkan untuk mengupah guru, melainkan untuk keperluan si pembelajar itu sendiri.  Karena sejatinya, menimba Ilmu adalah kegiatan yang harus diupayakan. Upaya yang dibayar untuk memproleh pengetahuan tidak hanya dalam bentuk materi, namun juga tenaga dan fikiran.

5.      petunjuk guru. Di zaman yang serba digital seperti saat ini, ketika siapapun bisa memperoleh pengetahuan dengan hanya menjetikkan jari. Memiliki sanad yang jelas dalam keilmuan adalah hal yang sangat penting. Terlebih dalam mepelajari ilmu agama. Seseorang yang mempelajari ilmu agama tanpa bimbingan seorang guru yang sholeh dan arif bijaksana akan kehilangan barokah ilmu. Oleh karena itu, seorang pembelajar, khususnya yang mendalami ilmu agama hendaknya berguru pada Ustadz yang tidak hanya pintar, namun juga diakui kealiman, kemuliaan akhlaq dan sanad ilmunya. Hal ini dimaksudkan agar para pembelajar mendapatkan ilmu yang bermanfaat, yakni ilmu yang meluhurkan budi dan mendekatkan diri pada Allah SWT.

6.      Waktu yang lama. Syarat ini menunjukkan bahwa untuk menjadi seorang yang ahli dalam suatu bidang, dibutuhkan proses yang berkelanjutan. Untuk menjadi dokter, seseorang harus mengambil kuliah jurusan kedokteran dan menjalani semua prosedurnya. Berlaku pula bagi keahlian di bidang lainnya. Termasuk seorang ahli agama. Hendaknya seorang yang mendalami ilmu agama tidak terburu buru mandapuk diri sebagai seorang ustadz sebelum memantaskan diri dengan memelajari berbagai disiplin ilmu agama secara komperehensif.

Demikian enam syarat utama pembelajar. Dengan memegang teguh keenamnya, Insya Allah akan dimudahkan dalam masa studinya dan dilimpahi Allah dengan ilmu yang barokah. Yakni ilmu yang memberi manfaat bagi sekelilingnya dan mendekatkan seorang hamba pada penciptaNya.

Comment

LEAVE A COMMENT