Inilah Keutamaan Hari Jumat

Inilah Keutamaan Hari Jumat

Setiap agama mempunyai hari yang diistimewakan. Begitu juga Islam. Hari Jumat menjadi hari yang istimewa pilihan umat Islam sebagai hari dilaksanakan ibadah jamaah, shalat jumat. Dinyatakan dalam sebuah hadis hari itu pula Nabi Adam diciptakan, dimasukkan dan dikeluarkan dari surge dan di hari jumat pula kiamat akan terjadi.

Di hari jumat Allah mengampuni enam ratus ribu penghuni neraka. Orang yang meninggal dihari jumat allah akan mencatat pahal syahid dan dijaga dari siksa kubur. Bahkan dalam hadis marfu disabdakan oleh Nabi:  Hari Jumat adalah tuannya semua hari dan hari yang paling agung. Di mata Allah, hari Jumat lebih agung dari hari Idul Fitri dan Idul Adha.

Imam as Suyuthi bahkan membuat kitab secara khusus yang membahas keutamaan hari Jumat, Khushuushiyaat al-yaum al-jum’ah”. Beberapa keutamaan hari Jumat yang disebutkan oleh as-Suyuthi : hari itu arwah-arwah berkumpul, dianjurkan ziarah kubur, mayat dihentikan siksa kubur, meninggal pada hari itu atau malanya akan selamat dari siksa kubur, api neraka tidak menyala di hari Jumat, dan penghuni surga berkunjung kepada Tuhan mereka, Allah swt.

Baca juga : Inilah 7 Golongan yang Dijamin Keselamatanya di Hari Kiamat

Itulah keutamaan hari Jumat yang dipilih oleh Allah untuk umat Islam sebagai hari pelaksanaan ibadah mingguan, shalat Jumat. Hukum shalat Jumat adalah fardlu ain, artinya semua orang muslim, mukallaf, berakal, mukim dan tidak ada udzur syar’i wajib menunaikan ibadah ini.

Shalat Jumat bukan pengganti shalat dhuhur karena waktu yang telah ditentukan secara khusus. Dalam Al Qur’an dikatakan:

"Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, maka bersegeralah kalian kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahut." (QS. al-Jumu'ah:9).

Lalu apa keutamaan melaksanakan shalat Jumat. Shalat Jumat merupakan pintu dibukanya dosa dan ampunan. Dalam sebuah hadist dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah M, bersabda, "Barangsiapa berwudhu' dan membaguskan wudhu'nya, kemudian mendatangi shalat Jum'at, ia mendengar dan diam, AIIah akan mengampuninya antara Jum'at tersebut dengan Jum'at yang lain ditambah tiga hari, dan barangsiapa yang menyentuh kerikil maka ia telah lalai." (HR Muslim).

Hari Jumat seakan menjadi pengingat dan start umat Islam untuk memulai aktifitas dalam seminggu. Dari Jumat ke Jumat umat Islam diajak untuk melakukan intropeksi. Dan hari itu menjadi momen penghapusan dosa umat Islam terhadap perbuatan yang telah dikerjakan selama seminggu.

Dari Abu Hurairah bersabda, "shalat lima waktu, Jum'at hingga Jum'at, Ramadhan hingga Ramadhan, adalah penghapus dosa di antaranya apabila dijauhi dosa-dosa besar." (HR Muslim).

Comment

LEAVE A COMMENT