Tujuh Hak Istri atas Suami

Pada tulisan sebelumnya yang disadur dari buku “ Nizamul usra fil Islam” oleh Dr. Ali Yusif Elsubki telah djelaskan tentang hak suami atas istrinya. Pada kesempatan ini akan dijelaskan hak istri atas suaminya. Seperti telah dijelaskan pada tulisan sebelumnya bahwa hak suami adalah kewajiban istri, kini kita bicara hak istri atas suaminya berarti kewajiban suami terhadap istrinya. El Subki menjelaskan bahwa ada 7 (tujuh) hak istri atas suaminya dan ketujuh hal itu menjadi kewajiban suami yaitu sebagai berikut:

1.  Mahar (Sadaq)  

Mahar adalah sesuatu yang diberikan oleh suami kepada istrinya saat akad nikah. Jika mahar itu dalam bentuk benda yang bisa dipakai saat akad nikah, sebaiknya digunakan pada saat itu dan jika berbentuk uang tunai bisa disebut bisa juga tidak dan itu tidak membatalkan akad nikah.

Mahar atau pemberian bukan sebuah harga bagi perempuan karena perempuan bukan barang yang dijual oleh orang tuanya, tetapi ia lebih sebagai penghargaan dan penghormatan suami kepada istri atas kesediaannya menerima niat baiknya untuk  menjalin sebuah kehidupan keluarga yang selama-lama dan mendidik anak-anak di masa yang akan datang. Sebagai seorang suami ia wajib memberikan sesuatu kepada istrinya apapun bentuknya sesuai kemampuannya. Sebagaimana firmal Allah dalam surah al-Baqarah ayat 333 “Dan berikanlah kepada wanita-wanita kalian  sodaqa sebagai pemberian dan penghargaan kepadanya”.

Karena mahar bukan sebuah harga tetapi lebih simbol maka sebaiknya adalah sesuatu yang bernilai apapun bentuknya. Akan tetapi, jika calon suami tidak memiliki apapun yang bisa diberikan maka membaca al Quran sebagai mahar itu juga diperbolehkan.

2.  Memberi Nafkah

Sejak kehidupan keluarga oleh pasangan dimulai, suami wajib memberi nafkah kepada istrinya, terlepas ia kaya atau miskin bekerja atau tidak. Memberi nafkah merupakan kewajiban kewajiban suami terhadap keluarganya. sebagaimana telah ditetapkan dalam Alquran sebagaimana disebutkan dalam surah At Talaq ayat 7 “ Agar kalian membelanjakan apa yang anda miliki” .

Dalam satu riwayat Rasulullah bersabda “ Satu dinar untuk dijalan Allah, satu dinar yang dibelanjakan untuk diri sendiri, satu dinar yang engkau berikan kepada fakir miskin dan satu dinar yang engkau belanjakan untuk keluargamu akan lebih baik dan mulia yang dibelanjakan untuk keluarga kalian” .

Abi Amama juga meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda “apapun yang engkau belanjakan kepada keluargamu dan semua yang ada dalam  isi rumahmu maka itu adalah sedekah”.

3.  Pendidikan dan pengajaran

Islam mewajibkan kaum laki dan wanita belajar dan menuntut ilmu agar mengetahui urusan agamanya dan dunianya. Jika satu pasangan suami istri sama-sama memiliki ilmu dan pengetahuan, maka itu akan lebih baik dan lebih mulia karena keduanya dapat mengerti dan memahami segala hal yang terkait dengan kehidupan dan agamanya. Akan tetapi, jika salah satunya khususnya istri tidak mengerti tentang urusan agama maka suami berkewajiban mengajarinya segala hal yang terkait dengan urusan agama agar istrinya dapat memahami dan menjalankan tuntunan agama secara baik.

Baca juga : Hukum Tawassul

Suami wajib mengajar istrinya tata cara sholat, puasa dan lain-lain. Dalam surah Attahrim ayat 6 Allah berfirman “ Jagalah keluargamu dari api neraka” . Sayyidina Ali bin Abi Ttholib mengatakan bahwa yang dimaksud dengan ayat ini adalah ajarlah dan didiklah keluarga kalian agar mereka terbebas dari api neraka.

4.  Bersikap adil dalam melayaninya

Jika seorang suami memiliki lebih dari satu istri maka ia wajib bersikap adil dalam melayaninya termasuk memberi nafkah. Aisyah radiallahu anha mengatakan bahwa Rasulullah Saw  membagi waktunya di antara kami secara adil  kemudian mengatakan. “Ya Tuhanku inilah bagian yang saya miliki karena itu janganlah sesali apa yang aku tidak miliki”. Rasulullah saw juga bersabda “Barang siapa yang memiliki dua istri kemudian dia hanya condong kepada salah satunya maka nanti di hari kiamat akan datang dalam keadaan miring”. Seorang suami yang memiliki dua atau tiga istri kemudian dia tidak berlaku adil, maka ia telah melakukan pengrusakan dalam kehidupan keluarganya dan dosanya akan ditanggung semuanya.

5.  Memberi kesempatan berekreasi

Karena suami memiliki hak untuk melarang istrinya keluar rumah tanpa seizin dengan suaminya, maka istri memiliki hak untuk berekreasi keluar rumah. Di sini suami bertanggung jawab dan berkewajiban sesekali membawa istrinya keluar rumah untuk menikmati keindahan yang ada di luar sana, bergembira ria bersama keluarga namun bukan pada hal-hal yang bertentangan dengan ajaran agama. Suami tidak diperbolehkan memperkosa hak istrinya untuk bersuka ria dan bergembira dan justru harus memenuhinya dengan baik sehingga istri tidak jenuh dan bosan mengurus keluarganya  sehari-hari selama dalam koridor kewajaran.

6.   Cemburu yang tidak berlebihan

Cemburu adalah sesuatu yang dibolehkan bagi suami, tetapi dalam batas-batas tertentu tidak boleh berlebihan karena yang demikian itu akan menimbulkan kerusakan dalam rumah tangga. Kecemburuan yang dibolehkan adalah cemburu terhadap istri karena kebaikanya, lemah lembut dan kesetiannya. Hal demikian ini akan menjaga keluarga itu dari kerusakan dan akan menjadikan keluarga lebih harmonis dan langgen. Cemburu seperti ini justru dianjurkan dalam agama bahkan setiap orang harus memiliki kecemburuan seperti ini karena yang demikian ini akan menambah keutuhan rumah tangga.

7.   Berbaik sangka

Rasulullah Saw adalah panutan yang paling baik dalam kehidupan keluarganya.  Ia tidak pernah membiarkan pada dirinya muncul sebuah prasangka buruk terhadap  istri-istrinya. Ia selalu menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan kecurigaan dan mengganggu perasaan istrinya apalagi jika ia kembali ke rumahnya sedang istrinya sudah tidur.

Nabi selalu menahan diri untuk tidak masuk ke dalam kamarnya karena tidak ingin jika ada  prasangka buruk terhadap istrinya. Rasulullah pun juga  meminta sahabat-sahabatnya agar tidak berprasangka buruk terhadap istrinya termasuk ketika ia mendatanginya setelah meninggalkan istrinya beberapa hari.

Wallahu a’lam bisshawab

Comment

LEAVE A COMMENT