Ini Kata MUI Tentang “Terowongan Silaturahmi”

0
918

Jakarta – Presiden Joko Widodo menyetujui dibangunnya “terowongan silaturahmi” dari Masjid Istiqlal ke Gereja Katedral. Persetujuan itu diberikan presiden saat meninjau renovasi Masjid Istiqlal, Jumat (7/2/2020).

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menilai pembangunan “terowongan silaturahmi” tidak masalah karena terdapat maslahat di dalamnya.

“Aktivitas di kedua tempat ini (Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal) sering kali padat. Sehingga orang yang ke gereja memarkirkan kendaraannya di kawasan Masjid Istiqlal. Dan untuk ke gerejanya mereka harus menyeberangi jalan raya, tentu ini menimbulkan bahaya,” ujar Anwar dikutip dari laman Republika.co.id.

Ia menyambut positif pembangunan terowongan tersebut. Keberadaan terowongan ini, menurut dia, tentu bisa membuat orang-orang yang melintas, baik dari Istiqlal ke Katedral atau sebaliknya, terhindar dari marabahaya.

“Terowongan yang akan dibangun itu semacam underpass untuk memudahkan orang menyeberang dari sisi masjid ke Katedral dan sebaliknya, ya tidak masalah, malah bagus,” imbuhnya.

Rencananya, pembangunan terowongan akan sejalan dengan penyelesaian renovasi besar-besaran yang dilakukan di kompleks masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut.