Imam Besar Masjidil Haram Kecam Keras Serangan Houthi ke Bandara Abha

Riyadh- Imam Masjidil Haram Syekh Abdul Rahman al-Sudais mengecam keras serangan kelompok pemberontak Yaman, Houthi, yang menghantam Bandara Internasional Abha. Bandara ini digunakan oleh ribuan orang setiap harinya, warga sipil warga negara Arab Saudi maupun ekspatriat dari berbagai kewarganegaraan. 26 terluka akibat serangan itu.

Al-Sudais menilai serangan merupakan pengakuan bahwa mereka bertanggung jawab penuh atas sasaran dan korban sipil yang dilindungi secara khusus oleh hukum internasional. Kelompok Houthi yang didukung Iran, mengakui dan mengumumkan di depan publik melalui media massa sebagai pihak yang melakukan serangan itu.

Menurutnya aksi agresif ini menunjukkan kerusakan akhlak dan buruknya niat Houhthi, sekaligus menyingkap rencana hina mereka dengan mengincar warga sipil. Ini adalah sebuah pelanggaran dan pelecehan terhadap semua nilai, peraturan dan konsensus internasional.

 “Aksi teror agresif yang rendah ini tidak mungkin datang dari orang yang beragama atau membela sebuah prinsip, tidak ditolerir oleh syariah, adat atau norma apapun. Ia tak lain merupakan perusakan di muka bumi, terorisme yang penuh dosa dan kriminalitas yang buruk,” kata Syeikh Al-Sudais, Kamis (13/6/2019).

Baca juga : Bandara Abha Arab Saudi Diserang Rudal Houti, 26 Orang Luka-luka

“Kejahatan-kejahatan teroris ini semakin memperkuat tekad para pasukan kita untuk menjaga negeri dan penduduknya, juga menjaga kiblat kaum muslimin dari siapa pun yang berniat merusak Kerajaan Saudi Arabia,” tegas Ketua Umum Dewan Pimpinan Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Rabu (12/6/2019), pihak koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan 26 luka dalam serangan itu. Mereka menegaskan segera memberikan respon tegas atas serangan tersebut.

Comment

LEAVE A COMMENT