Nenek Renta Asal Filipina Temukan Hidayah di Usia 90 Tahun

Nenek Renta Asal Filipina Temukan Hidayah di Usia 90 Tahun

CEBU, Filipina - Seorang nenek berusia 90 tahun di provinsi Cebu, Filipina tengah, menerima hidayah menjadi mualaf di usia yang sangat tua. Ia menerima Islam, mengucapkan dua kalimat syahadat dengan dibimbing seorang cendekiawan Muslim yang bekerja di Akademi Penelitian & Pendidikan Islam (IERA) yang berbasis di Inggris.

“Segala puji hanya untuk Allah! Wanita tua ini mencoba yang terbaik untuk datang ke simposium Islam kami meskipun dia mengalami kesulitan, ” bunyi pernyataan di halaman Facebook iERA dikutip dari laman aboutislam.net.

“Pada usia 90 tahun, dia menerima hidayah itu dan mengucapkan dua kalimat syahadat dengan Abu Bakar Arabis. Semoga Allah mengampuni dosa masa lalunya dan mengabulkan Jannahnya.”

Baca juga : Masjid Niujie Ikon Utama Penyebaran Islam di Ibukota China

Sebelumnya, November lalu, sebuah tim Muslim yang antusias bekerja sama dengan iERA yang berbasis di Inggris menyaksikan keajaiban setelah seluruh desa di Pulau Bantayan di provinsi Cebu, Filipina tengah, masuk Islam.

Kemudian pada bulan Desember, 59 orang di desa Tingtingon di Pulau Filipina Cebu, menerima Islam setelah ceramah oleh Abu Bakar Arabi berjudul "Mengapa Islam adalah agama yang dipilih".

Muslim membentuk hampir 8 persen dari total populasi di Filipina yang sebagian besar beragama Katolik. Wilayah selatan Mindanao yang kaya mineral, tempat kelahiran Islam di Filipina, adalah rumah bagi 5 juta Muslim. Islam mencapai Filipina pada abad ke-13, sekitar 200 tahun sebelum agama Kristen.

IERA adalah badan amal terdaftar yang berbasis di Inggris yang tujuan utamanya adalah kemajuan agama Islam. IERA didirikan untuk memberikan dukungan bagi kaum mualaf.

Comment

LEAVE A COMMENT