Presiden Filipina Minta Umat Islam Perdalam Iman & Wujudkan Masyarakat Yang Berkah Dalam Perlindungan Allah

Manila – Bertepatan dengan peringatan Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah, Minggu (11/8/2019), ribuan Muslim Filipina melaksanakan salat Ied di seluruh penjuru negeri. Mereka merayakan Idul Adha atau Idul Kurban seperti umat Muslim di seluruh dunia.

Suasana gembira dan damai menyelimuti perayaan Idul Adha di Filipina. Bahkan dalam momen Idul Adha itu, Presiden Filipina Rodrigo Duterte, yang notabene beragama Nasrani, memberikan ucapan selamat Idul Adha. Selain itu, Duterte juga meminta umat Islam Filipina untuk memperdalam iman dan terus memperkuat tekad mewujudkan masyarakat yang layak atas berkah dan perlindungan Allah yang berkelanjutan.

“Atas nama Allah, yang paling murah hati, yang paling murah hati, saya bergabung dengan saudara-saudari Muslim kita dalam merayakan Idul Adha atau Pesta Kurban,” kata Duterte dalam pesan yang dirilis oleh Malacañang (istana kepresidenan) Minggu.

Baca Juga: Idul Adha dan Semangat Hablumminannas

Ia mengatakan bahwa kesediaan Ibrahim untuk menawarkan kehidupan putranya yang tercinta dalam ketaatan kepada perintah ilahi Allah adalah salah satu demonstrasi iman yang paling berkesan sepanjang masa.

Dikutip dari Arab News via lama Republika.co.id, Duterte menyatakan Idul Adha tidak hanya mengajarkan kepada pentingnya pengorbanan pribadi, tetapi juga menanamkan dalam diri dengan nilai ketundukan kepada otoritas yang lebih tinggi, meskipun, kadang-kadang, perasaan dan emosi memaksa sebaliknya.

“Sungguh, narasi Perayaan Idul Adha itu terus bergema di zaman kita sekarang. Sekarang, lebih dari sebelumnya, kita dipanggil untuk meminjamkan sebagian dari diri kita untuk upaya yang bermanfaat bagi kebaikan bersama dan bermanfaat bagi kebanyakan orang,” tambahnya.

Baca Juga: Jadikan Hikmah Idul Adha Dengan Berkorban Membuang Sifat Jelek Manusia

Karena itu, Duterte meminta agar warga Muslim Filipina merenungkan pelajaran yang dapat dipelajari hari ini untuk memperdalam iman serta memperkuat tekad untuk mewujudkan masyarakat yang layak atas berkah dan perlindungan Allah yang berkelanjutan.

“Semoga Anda memiliki ketaatan yang berarti pada Eid Mubarak tahun ini!,'' kata Presiden yang sebelumnya menyatakan 12 Agustus sebagai hari libur reguler di seluruh negeri untuk merayakan Idul Adha.

Pada hari Minggu pagi, ketika cuaca turun menyusul hujan terus-menerus, ribuan Muslim Filipina berkumpul di masjid-masjid. Sejak jam 04.00 pagi, masjid-masjid seperti Masjid Biru di Taguig, Masjid Emas dan Pusat Kebudayaan dan Quirino Grandstand di Manila, dan Lingkaran Peringatan Quezon di Kota Quezon di warga Muslim yang akan melaksanakan shalat Idul Adha yang dimulai pukul 07.00 pagi. 

Baca Juga: Biadab!! Tentara Israel Serbu Muslim Palestina Saat Salat Idul Adha di Masjidil Aqsa

Setelah shalat Ied Adha yang berlangsung di lapangan tertutup di Quezon Memorial Circle, para pemuda Filipina dari Maguindanao menampilkan tarian perang Sagayan dengan pakaian berwarna-warni. Dan untuk memastikan perayaan yang lancar, polisi dikerahkan untuk menjaga perdamaian dan ketertiban.

Perwakilan dari Kantor Polisi Kawasan Ibu Kota Nasional berpartisipasi dalam semua perayaan Idul Adha itu. Shalat Idul Adha yang berlangsung di markas militer Crame dihadiri oleh Kolonel Ebra Moxsir dari Layanan keagamaan tentara Filipina dan personil polisi Salaam beserta keluarga mereka.

Comment

LEAVE A COMMENT