Kaffah

Fikih Politik (8): 3 Larangan Islam dalam Politik

larangan islam dalam politik

Politik bukan sesuatu yang terlarang dalam agama Islam. Islam bukan hanya agama an sich yang berisi ritual dan penyembahan semata. Islam adalah agama yang juga memiliki kaidah, etika dan norma dalam berpolitik. Sebab agama Islam menganjurkan untuk mengangkat seorang pemimpin (nasbul imam). Tetapi aktifitas berpolitik dalam Islam harus mengikuti prinsip-prinsip dasar yang dijelaskan dalam al Qur’an dan hadits. Politik tidak …

Read More »

Fikih Politik (7): Etika Berkampanye dalam Islam

kampanye dalam islam

Kampanye merupakan tahapan cukup krusial dalam setiap pemilihan umum (Pemilu). Dikatakan krusial karena pada tahapan inilah sering muncul pelanggaran-pelanggaran. Para kontestan sering tidak mengindahkan aturan dan kesepakatan tentang kampanye. Komitmen untuk menjaga kesantunan dalam kampanye kerap diabaikan. Di antara pelanggaran yang sering terjadi adalah memanfaatkan rumah ibadah untuk kampanye, politisasi teks agama, kampanye hitam dan kampanye negatif. Politisasi teks agama …

Read More »

Fikih Politik (6): Hukum Money Politic

money politic

Suksesi politik kadang kelewat batas. Yang penting menang. Sekalipun menggunakan cara-cara tidak bermartabat. Demi mendapat dukungan pemilih, cara ilegal sekalipun tetap dipilih. Kontestan Pilkada, Pileg dan Pilpres kerap kali berkampanye dengan cara-cara yang tidak bermoral. Misalnya saja politik uang, sentimen suku, ras, antar golongan, politisasi agama, politik identitas, bahkan mencitrakan (memfitnah) salah satu pihak sebagai kafir, dan seterusnya. Di antara …

Read More »

Fikih Politik (5); Politisi Sehat Indonesia Hebat, Inilah Politisi Ideal dalam Islam

politisi ideal

Teori termasyhur tentang propaganda menyebut bahwa kebohongan yang diucapkan terus menerus, lama-lama akan diterima sebagai sebuah kebenaran. Teori ini banyak diamalkan para politisi kita. Terus menerus berbohong, melupakan janji-janji politik, tidak amanah, lebih mengedepankan kepentingan pribadi, mendahulukan kelompok/audiensnya dan tindakan lain yang meminggirkan kemaslahatan orang banyak. Politisi rabun ayam, yang hanya mementingkan ambisi politik pribadinya dan kelompoknya. Akibatnya, sekarang ini …

Read More »

Belajar “Memahamkan” Hakekat dari Al-Farabi

al farabi

Abu Nashr Muhammad Al-Farabi (870-950 M) adalah sosok  bahasawan dan filsuf kenamaan. Perjalanan studinya cukup lengkap dimulai dari kota kelahirannya Farab (Turki) kemudian Irak, Suriah dan Mesir. Sebagai seorang guru filsafat, al-Farabi tumbuh di lingkungan yang sudah maju disebabkan filsafat “pindah” dari Athena (Yunani) dan Romawi ke Alexandria (Mesir) kemudian ke Anatolia (Turki) dan Baghdad (Irak) melalui gerakan terjemah karya-karya …

Read More »

Sudan; Oase Keilmuan dan Ikhwanul Muslimin

sudan

Hingga bulan Juli 2022 kali ini, sejumlah massa melakukan unjuk rasa dengan aksi i’tisham (mendiami tempat hingga tuntutan terpenuhi)  di kota Khartoum, Sudan. Aksi ini dilakukan oleh pihak Sipil dibawah arahan Gerakan Kebebasan dan Perubahan/GKP untuk menggulingkan militer setelah aksi revolusioner tanggal 30 Juni 2022 tidak berhasil, dan justru menewaskan 10 (sepuluh) orang pengunjuk rasa, disamping penangkapan puluhan aktivis dan …

Read More »

Fikih Politik (4): Hukum Golput dalam Pilkada atau Pilpres

hukum golput

Alasan pertama untuk tidak menggunakan hak pilih dalam pesta demokrasi atau Golput adalah karena banyaknya fakta penyelewengan yang dijanjikan kandidat. Harapan publik itu tidak tercapai. Slogan untuk kepentingan publik maupun bekerja untuk rakyat jarang ada yang terealisasi. Masyarakat hanya dijadikan objek untuk memuluskan jalan berkuasa kandidat, bukan penerima manfaat dari kontestasi lima tahunan. Akhirnya sebagian masyarakat memilih golput atau non-voting …

Read More »

Menghidupkan Hikmah Perdebatan Al-Ghazali-Ibnu Rusyd

al ghazali ibnu rusyd

“Hati punya logika yang tidak dikenal oleh logika”, sebuah ungkapan bijak yang menarik direnungkan sejak era modern hingga post-modern saat ini. Al-Ghazali menggambarkan suara agama tertinggi pada intusi, bukan akal dan emosi. Modernitas dengan rasionalitasnya telah menantang umat beragama untuk tetap normatif dalam kehidupan, disamping memahami logika hati atau nalar irfani dalam bersikap dan membuat pertimbangan sebijak mungkin. Terlebih di …

Read More »

Fikih Politik (3): Hukum Memilih Pemimpin dalam Islam

memilih pemimpin

Dalam Islam, keberadaan seorang pemimpin adalah suatu keharusan. Dalam term fikih disebut “wajib bil aqli aw bis syar’i”. Dari sudut pandang dalil akal dan dalil agama, keberadaan pemimpin adalah niscaya. Tentang kewajiban memilih pemimpin seringkali dilontarkan oleh Nabi. Tidak sedikit hadits yang membicarakan akan hal itu. Dari Abu Hurairah, Nabi berkata: “Jika ada tiga orang bepergian, hendaknya mereka mengangkat salah …

Read More »

Fikih Politik (2): Bentuk Ideal Pemerintahan Negara dalam Islam

negara dalam islam

Ada dua tokoh yang sering dijadikan rujukan ketika membicarakan politik Islam. Yakni al Mawardi dan al Maududi. Dua tokoh ini mencoba menawarkan sistem pemerintahan yang ideal menurut Islam. Tentu saja, tawaran tersebut merupakan hasil kreatifitas ijtihad mereka berdua, karena baik al Qur’an maupun hadist tidak secara tegas menunjuk satu sistem pemerintahan paling ideal menurut Islam. Sistem pemerintahan menurut al Mawardi …

Read More »

Fikih Politik (1): Kriteria Pemimpin dalam Islam

kriteria pemimpin

Tahun politik aromanya telah tercium. Pilpres 2024 mulai menjadi obrolan utama. Di media massa, di warung kopi, di pojok-pojok Kampus, bahkan menjadi obrolan ibu-ibu di pasar. Semua gegap gempita menyambut pesta demokrasi lima tahunan pilpres. Entah semangat itu dilatari karena akan ada banyak “uang politik” yang akan diedarkan atau semangat memimpikan pemimpin ideal? Kita tidak tahu. Namun melihat geliat perkembangan …

Read More »

Adakah Bendera Islam dan Bendera Khilafah ?: Ragam Bendera dari Negara-negara Islam

bendera islam

Bendera dalam konteks negara berbangsa saat ini menjadi sangat penting untuk menegaskan sebuah kedaulatan. Setiap negara memiliki identitas yang salah satunya direpresentasikan melalui bendera. Bahkan organisasi hingga klub olahraga saja memiliki bendera. Bendera menjadi simbol kebanggaan dari suatu kelompok. Pertanyaannya, apakah Islam sebagai sebuah agama memiliki bendera? Pertanyaan ini penting diajukan untuk memberikan narasi yang cerdas kepada orang yang sering …

Read More »

Islam Nusantara di Tengah Normalisasi Sunni-Syiah

islam nusantara

“Syiah di Saudi Arabia menuju kehidupan normal. Kita tidak ada masalah dengan Syiah. Kita hanya punya masalah dengan ideologi rezim Iran”, demikian pengakuan Putra Mahkota Saudi Arabia Muhammad bin Salman yang dimuat dalam surat kabar The Atlantic (2018). Ini sebuah peluang sekaligus tantangan bagi  “Islam Nusantara”. Islam Nusantara yang terletak di kawasan melayu (Asia Tenggara) dan terpusat di Indonesia memperlihatkan …

Read More »

Meluruskan Narasi Thagut dalam Aksi Teror (1) : Rentetan Aksi Teror dengan Korban Aparat yang Dianggap Musuh

narasi thagut

Cerita penangkapan Densus 88 Antiteror Polri terhadap pemuda berinisial IA di Malang menyisakan berbagai pelajaran penting. Salah satunya adalah keyakinan tersangka tentang aparat polisi yang dianggap sebagai thagut. IA telah berencana untuk melakukan serangan terhadap fasilitas milik thagut, yakni polisi dengan menggunakan fisik maupun senjata api atau senjata tajam. Narasi tentang thagut terhadap aparat kepolisian tentu bukan kali ini terjadi. …

Read More »

Ummah dan Nation State (1) : Tegaknya Khilafah atau Ummah sebagai Warisan Rasulullah

madinah masa nabi

Istilah umat sudah banyak dipakai di Indonesia sebagai serapan dari Bahasa Arab untuk menyebut sekumpulan orang berdasarkan latar belakang agama. Tidak hanya dipergunakan untuk orang Islam tetapi juga untuk menyebut kelompok agama lain. Istilah umat Islam, umat Kristen, umat budha, umat Hindu dan umat Konghucu seakan sudah diterima secara lazim. Umat dipakai untuk menyebut sekelompok orang berdasarkan agama, bukan perbedaan …

Read More »

Kekerasan Verbal dalam Acara Televisi menurut Perspektif Hadist

kekerasan verbal

Kekerasan verbal merupakan kekerasan yang tidak melibatkan fisik melainkan kata-kata kasar, jorok, hinaan, maupun ancaman yang dapat melukai perasaan maupun psikis manusia. Baik sengaja maupun tidak, baik atas dasar bercanda maupun serius, kekerasan verbal seringkali terjadi dan dianggap hal yang wajar oleh beberapa masyarakat ( Fransisca Asteria, dkk, 2020: 20). Contoh dari kekerasan verbal adalah verbal bullying (penindasan dengan kata-kata), …

Read More »

Fikih Toleransi (6): Menghadiri Undangan Non Muslim

undangan non muslim

Toleransi yang sejatinya merupakan ajaran Islam mulai menipis, bahkan dianggap bukan ajaran Islam. Ini terjadi di Indonesia yang dihuni oleh mayoritas muslim. Problematika bangsa Indonesia yang paling serius adalah menipisnya toleransi yang mengancam retaknya persatuan. Banyak faktor yang melatarinya. Salah satunya adalah maraknya berita hoaks di media digital tentang wacana keagamaan yang disalah artikan. Seringkali dijumpai penyampaian ilmu keagamaannya dengan …

Read More »

Ayat-ayat Toleransi (5): Surat At-Taubah Ayat 71, Pendidikan Sosial Sebagai Jembatan Toleransi

tafsir surat al-ankabut

Tulisan ini membahas tentang aspek-aspek pendidikan sosial yang terkandung dalam Surat At-Taubah Ayat 71. Hal ini menjadi penting untuk dibahas, karena pendidikan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan social manusia, baik dalam kehidupan keluarga, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pendidikan sosial merupakan suatu hal yang krusial dalam kehidupan manusia yaitu hubungan manusia dengan manusia yang lain. Hubungan tersebut berupa hubungan …

Read More »

Ayat-Ayat Toleransi (4): Surah Yunus Ayat 40-41, Tidak Memaksa Sebagai Subtansi Toleransi

lakum dinukum wa liyadin

Toleransi dalam pergaulan antar umat beragama berpangkal dari penghayatan ajaran agama masing-masing. Demi memelihara kerukunan beragama sikap toleransi harus dikembangkan untuk menghindari konflik. Biasanya konflik antar umat beragama disebabkan oleh sikap merasa paling benar dengan cara mengeliminasi kebenaran orang lain. Sikap kaum muslim kepada penganut agama lain jelas, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an, yaitu berbuat baik kepada mereka dan tidak menjadikan …

Read More »

Fikih Toleransi (5): Menerima Hadiah dari Non Muslim

hadiah dari non muslim

Rasulullah adalah manusia paling sempurna dalam segala aspek kehidupannya; paling sempurna ibadahnya, pribadi yang paling baik relasinya antar sesama manusia tanpa membedakan jenis kelamin, warna kulit, ras dan golongan, muslim maupun non muslim. Keluhuran pribadi dan akhlak Rasulullah adalah teladan yang harus menyala dalam setiap jiwa muslim. Untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah kita harus banyak membaca riwayat dan kisah-kisah teladan …

Read More »

Ayat-Ayat Toleransi (3): Surah Al-Hujurat Ayat 13, Taaruf Memutus Intoleransi

taaruf

Sikap toleran dalam kehidupan beragama akan terwujud dengan adanya kebebasan dalam masyarakat untuk memeluk agama sesuai dengan keyakinannya masing-masing.  Inklusifitas dalam beragama juga turut andil dalam persatuan manusia yang majemuk.  Khususnya di Indonesia, sebagaimana kita ketahui bahwa kebhinekaan dalam memandang agama Islam itu sendiri masih beragam.  Terbukti dengan adanya sejumlah organisasi-organisasi masyarakat yang mengatasnamakan Islam.  Dari beragam pandangan tersebut terkadang …

Read More »

Fikih Toleransi (4) : Memakan Hidangan Non Muslim

makanan

Agama Islam membolehkan memakan makanan apa saja yang penting halal, demikian juga minuman. Maka, meskipun yang menyuguhkan adalah muslim kalau hidangan tersebut tidak halal tentu haram mengkonsumsinya. Anjuran memakan apa saja yang penting halal telah dijelaskan dalam al Qur’an. Allah berfirman, “Dan makanlah dari apa yang diberikan Allah kepada kamu sebagai rezeki yang halal dan baik, dan bertakwalah kepada Allah …

Read More »

Makna dan Karakteristik Ulil Albab dalam Al-Quran

ulil albab

Di dalam Al-Quran orang-orang yang menggunakan akalnya diberi sebutan dengan gelar ulil albab (orang-orang yang berfikir dan berdzikir). Istilah ulul albab dapat ditemukan dalam Al-Quran sebanyak 16 kali, dalam Surah dan ayat yang berbeda. Manusia ulil albab harus dijadikan contoh atau tauladan di dalam dunia akademis, karena ia adalah manusia yang berilmu, yang dengan ilmunya itu ia mampu mengarahkan akalnya, …

Read More »

Fikih Toleransi (3) : Hukum Bertransaksi dengan Non Muslim

jual beli

Sebagian umat Islam ada yang melarang untuk bermu’amalah dengan non muslim, termasuk jual beli. Sebab, kata mereka, Nabi tidak pernah melakukan transaksi jual beli dengan non muslim. Hal ini kemudian memicu tumbuhnya sikap antipati terhadap non muslim, bahkan menjadi sebab persemaian benih kebencian. Pada momen-momen politik eskalasinya meningkat sampai pada tahap pemboikotan terhadap produk non muslim. Pemahaman seperti ini tentu …

Read More »

Ayat-ayat toleransi (2): Surat Al-Baqarah Ayat 256, Pendidikan Toleransi dalam Islam

lakum dinukum wa liyadin

Para antropolog mengatakan bahwa masalah intoleransi di Indonesia bisa diredam dengan beberapa pendekatan. Pertama, dengan pendekatan pendidikan. Antropolog berharap penanaman nilai-nilai toleransi mesti diterapkan dari mulai PAUD sampai perguruan tinggi. Kedua, masalah ekonomi yang disinyalir menjadi pelecut sikap intoleransi masyarakat mesti menjadi perhatian pemerintah. Ketiga, masalah hukum yang dinilai belum meimplementasikan keberagaman mesti juga menjadi perhatian pemerintah. Apa yang disampaikan …

Read More »