Kaffah

Ironi, Arab Saudi Sedang Memoderasi, Indonesia Seperti Sedang Wahabisasi

moderasi arab saudi

Kelompok Wahabi tak henti-hentinya menjadi perbincangan publik dan menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat Indonesia. Wahabi merupakan aliran pemikiran Islam yang berpegang teguh kepada purifikasi atau pemulihan Islam dengan slogan kembali pada al-Quran dan Sunnah yang melarang apapun kebaruan, inobasi dan akulturasi tradisi yang kemudian mereka klaim sebagai bid’ah. Ajaran ini memang bermula dari Arab Saudi yang mengalami persebaran ke berbagai …

Read More »

Fikih Politik Perempuan (4): Benarkah Perempuan Kurang Akal dan Agama Sehingga Tidak Layak Berpolitik

perempuan

Sampai saat ini ruang politik di Indonesia masih didominasi dan sangat identik dengan dunia laki-laki. Jabatan politis sebagian besar selalu terdiri dari laki-laki. Hal ini merupakan dampak budaya patriarki yang terbangun di masyarakat. Karakter perempuan diremehkan, dianggap lemah dan tidak akan bisa bekerja laiknya laki-laki. Adanya kesulitan-kesulitan yang dialami oleh perempuan untuk berkiprah langsung dalam dunia politik, salah satunya disebabkan …

Read More »

Masyarakat Harus Mengetahui Kesesatan Wahabi (4) : Hati-Hati dengan Jargon Kembali kepada Al Qur’an dan Sunnah Nabi

aliran sesat

Jargon Wahabi “Kembali kepada al Qur’an dan Sunnah Nabi” sepintas memang benar dan bagus. Karena al Qur’an dan Sunnah Nabi adalah tolak ukur kebenaran dalam Islam. Apapun yang bertentangan dengan al Qur’an dan Sunnah Nabi, maka pasti salah. Bahkan jika mengingkari kebenaran yang ada dalam al Qur’an, hukumnya bisa sampai kepada kafir. Namun hakikatnya, jargon “kembali kepada al Qur’an dan …

Read More »

Fikih Politik Perempuan (3): Haruskah Istri Menaati Suami dalam Pilihan Politik?

istri

Harus diakui, perempuan masih menjadi kelompok rentan di negeri ini dalam segala bidang, tak terkecuali di ruang politik. Dominasi laki-laki terhadap perempuan dalam politik cukup tinggi. Tentu kita masih ingat kejadian seorang ibu yang mengalami kekerasan fisik gegara mendukung Ahok di Pilgub DKI 2017 silam. Dalam lingkungan rumah tangga hak politik perempuan (istri) seringkali dikebiri, dipaksa mengikuti pilihan politik suami. …

Read More »

Masyarakat Harus Mengetahui Kesesatan Wahabi (3) : Wahabi Beraqidah Mujassimah dan Musyabbihah

aliran sesat

Mujassimah adalah berkeyakinan bahwa Allah swt terdapat jizim (anggota tubuh) sekalipun jizim tersebut tidak sama dengan makhluk, seperti memiliki wajah, tangan dan mata. Sementara Musyabbihah artinya meyakini Allah swt memiliki kesamaan dengan Allah swt, seperti duduk, turun dari atas ke bawah dan sebagainya. Sejak masa Salaf, dua bentuk keyakinan ini menjadi perhatian dalam khazanah keislaman sehingga banyak perdebatan-perdebatan tidak kunjung …

Read More »

Masyarakat Harus Mengetahui Kesesatan Wahabi (2) : Kesesatan dalam Akidah

aliran sesat

Menarik apa yang dikatakan oleh Syaikh As Showi Al Maliki ketika menafsirkan ayat 6 surat Fatir: إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ Artinya: “Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala” (QS. Fatir: 6) Menurutnya ayat ini …

Read More »

Masyarakat Harus Mengetahui Kesesatan Wahabi (1) : Ciri-Ciri Aliran Sesat Secara Umum

aliran sesat

Sebelum membahas tentang ajaran Wahabi yang sangat meresahkan di tengah umat Islam, ada baiknya kita memahami tentang ciri-ciri aliran sesat. Masyarakat harus memahami terlebih dahulu ciri-ciri tersebut agar bisa menakar sejauhmana kesesatan yang dimiliki oleh gerakan Wahabi. Istilah kelompok sesat sebenarnya sudah disebutkan oleh Allah swt dalam Al Qur’an. Misal ayat 90 surat Ali Imron: إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بَعْدَ إِيمَانِهِمْ …

Read More »

Fikih Politik Perempuan (2): Prinsip Politik Islam Tidak Pernah Membatasi Perempuan

politik

Dunia politik kita masih muram, terutama dalam soal representasi perempuan dalam politik. Ini bisa dilihat di peraturan pemerintah Undang-undang no. 10/2008 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) dan Undang-undang no. 2/2011 tentang perubahan Undang-undang no. 2/2008 tentang Partai Politik  yang mewajibkan minimal 30 % perempuan dicalonkan dalam daftar anggota parlemen. Ingat, hanya 30 % porsi perempuan untuk ikut kontestasi menuju kursi parlemen. …

Read More »

Motif dan Faktor Perempuan dalam Jaringan dan Aksi Teror

teror di istana

Beberapa hari yang lalu, kita membaca di berbagai media sebuah kejadian yang menghebohkan. Seorang perempuan yang bercadar dan tidak memiliki identitas memaksa masuk dan mencoba menerobos ke halaman istana dan membawa  pistol yang langsung ditodongkan kepada petugas (Paspampres) di dalam area istana. Siapa perempuan itu? Apakah terikat jaringan teroris? Apakah ia beraksi secara mandiri atau yang sering disebut lone wolf? …

Read More »

Meneladani Nabi Lewat Profil dan Kepribadiannya

meneladani nabi

Jika mengenali artis idola lumrah di dunia hiburan, maka mengenali Nabi mestinya juga lumrah sebagaimana kepribadian Nabi sangat menyenangkan dan menghibur. Selain itu, Nabi merupakan teladan umat Islam, bahkan umat manusia yang menghendaki peradaban diatas bumi ini masih terjaga. Bagi umat Islam, memuji dan menyanjung-nyanjung Nabi bisa menaikkan derajat di sisi Allah. Nabi membangun peradaban dari dalam rumah dengan pengelolaan …

Read More »

Fikih Politik Perempuan (1): Memahami Hadits Larangan Perempuan Menjadi Pemimpin

UUD 1945, pasal 6 ayat (1), menyatakan bahwa untuk dapat menduduki jabatan presiden atau kepala negara republik Indonesia seseorang harus orang Indonesia asli, dengan tidak ada persyaratan jenis kelamin. Dengan penegasan ini, baik laki-laki dan perempuan masing-masing memiliki kesempatan yang sama untuk menduduki jabatan tertinggi di negara ini. Tidak ada sekat gender untuk jabatan presiden sebagaimana diamanahkan oleh UUD 1945. …

Read More »

Fikih Politik (8): 3 Larangan Islam dalam Politik

larangan islam dalam politik

Politik bukan sesuatu yang terlarang dalam agama Islam. Islam bukan hanya agama an sich yang berisi ritual dan penyembahan semata. Islam adalah agama yang juga memiliki kaidah, etika dan norma dalam berpolitik. Sebab agama Islam menganjurkan untuk mengangkat seorang pemimpin (nasbul imam). Tetapi aktifitas berpolitik dalam Islam harus mengikuti prinsip-prinsip dasar yang dijelaskan dalam al Qur’an dan hadits. Politik tidak …

Read More »

Fikih Politik (7): Etika Berkampanye dalam Islam

kampanye dalam islam

Kampanye merupakan tahapan cukup krusial dalam setiap pemilihan umum (Pemilu). Dikatakan krusial karena pada tahapan inilah sering muncul pelanggaran-pelanggaran. Para kontestan sering tidak mengindahkan aturan dan kesepakatan tentang kampanye. Komitmen untuk menjaga kesantunan dalam kampanye kerap diabaikan. Di antara pelanggaran yang sering terjadi adalah memanfaatkan rumah ibadah untuk kampanye, politisasi teks agama, kampanye hitam dan kampanye negatif. Politisasi teks agama …

Read More »

Fikih Politik (6): Hukum Money Politic

money politic

Suksesi politik kadang kelewat batas. Yang penting menang. Sekalipun menggunakan cara-cara tidak bermartabat. Demi mendapat dukungan pemilih, cara ilegal sekalipun tetap dipilih. Kontestan Pilkada, Pileg dan Pilpres kerap kali berkampanye dengan cara-cara yang tidak bermoral. Misalnya saja politik uang, sentimen suku, ras, antar golongan, politisasi agama, politik identitas, bahkan mencitrakan (memfitnah) salah satu pihak sebagai kafir, dan seterusnya. Di antara …

Read More »

Fikih Politik (5); Politisi Sehat Indonesia Hebat, Inilah Politisi Ideal dalam Islam

politisi ideal

Teori termasyhur tentang propaganda menyebut bahwa kebohongan yang diucapkan terus menerus, lama-lama akan diterima sebagai sebuah kebenaran. Teori ini banyak diamalkan para politisi kita. Terus menerus berbohong, melupakan janji-janji politik, tidak amanah, lebih mengedepankan kepentingan pribadi, mendahulukan kelompok/audiensnya dan tindakan lain yang meminggirkan kemaslahatan orang banyak. Politisi rabun ayam, yang hanya mementingkan ambisi politik pribadinya dan kelompoknya. Akibatnya, sekarang ini …

Read More »

Belajar “Memahamkan” Hakekat dari Al-Farabi

al farabi

Abu Nashr Muhammad Al-Farabi (870-950 M) adalah sosok  bahasawan dan filsuf kenamaan. Perjalanan studinya cukup lengkap dimulai dari kota kelahirannya Farab (Turki) kemudian Irak, Suriah dan Mesir. Sebagai seorang guru filsafat, al-Farabi tumbuh di lingkungan yang sudah maju disebabkan filsafat “pindah” dari Athena (Yunani) dan Romawi ke Alexandria (Mesir) kemudian ke Anatolia (Turki) dan Baghdad (Irak) melalui gerakan terjemah karya-karya …

Read More »

Sudan; Oase Keilmuan dan Ikhwanul Muslimin

sudan

Hingga bulan Juli 2022 kali ini, sejumlah massa melakukan unjuk rasa dengan aksi i’tisham (mendiami tempat hingga tuntutan terpenuhi)  di kota Khartoum, Sudan. Aksi ini dilakukan oleh pihak Sipil dibawah arahan Gerakan Kebebasan dan Perubahan/GKP untuk menggulingkan militer setelah aksi revolusioner tanggal 30 Juni 2022 tidak berhasil, dan justru menewaskan 10 (sepuluh) orang pengunjuk rasa, disamping penangkapan puluhan aktivis dan …

Read More »

Fikih Politik (4): Hukum Golput dalam Pilkada atau Pilpres

hukum golput

Alasan pertama untuk tidak menggunakan hak pilih dalam pesta demokrasi atau Golput adalah karena banyaknya fakta penyelewengan yang dijanjikan kandidat. Harapan publik itu tidak tercapai. Slogan untuk kepentingan publik maupun bekerja untuk rakyat jarang ada yang terealisasi. Masyarakat hanya dijadikan objek untuk memuluskan jalan berkuasa kandidat, bukan penerima manfaat dari kontestasi lima tahunan. Akhirnya sebagian masyarakat memilih golput atau non-voting …

Read More »

Menghidupkan Hikmah Perdebatan Al-Ghazali-Ibnu Rusyd

al ghazali ibnu rusyd

“Hati punya logika yang tidak dikenal oleh logika”, sebuah ungkapan bijak yang menarik direnungkan sejak era modern hingga post-modern saat ini. Al-Ghazali menggambarkan suara agama tertinggi pada intusi, bukan akal dan emosi. Modernitas dengan rasionalitasnya telah menantang umat beragama untuk tetap normatif dalam kehidupan, disamping memahami logika hati atau nalar irfani dalam bersikap dan membuat pertimbangan sebijak mungkin. Terlebih di …

Read More »

Fikih Politik (3): Hukum Memilih Pemimpin dalam Islam

memilih pemimpin

Dalam Islam, keberadaan seorang pemimpin adalah suatu keharusan. Dalam term fikih disebut “wajib bil aqli aw bis syar’i”. Dari sudut pandang dalil akal dan dalil agama, keberadaan pemimpin adalah niscaya. Tentang kewajiban memilih pemimpin seringkali dilontarkan oleh Nabi. Tidak sedikit hadits yang membicarakan akan hal itu. Dari Abu Hurairah, Nabi berkata: “Jika ada tiga orang bepergian, hendaknya mereka mengangkat salah …

Read More »

Fikih Politik (2): Bentuk Ideal Pemerintahan Negara dalam Islam

negara dalam islam

Ada dua tokoh yang sering dijadikan rujukan ketika membicarakan politik Islam. Yakni al Mawardi dan al Maududi. Dua tokoh ini mencoba menawarkan sistem pemerintahan yang ideal menurut Islam. Tentu saja, tawaran tersebut merupakan hasil kreatifitas ijtihad mereka berdua, karena baik al Qur’an maupun hadist tidak secara tegas menunjuk satu sistem pemerintahan paling ideal menurut Islam. Sistem pemerintahan menurut al Mawardi …

Read More »

Fikih Politik (1): Kriteria Pemimpin dalam Islam

kriteria pemimpin

Tahun politik aromanya telah tercium. Pilpres 2024 mulai menjadi obrolan utama. Di media massa, di warung kopi, di pojok-pojok Kampus, bahkan menjadi obrolan ibu-ibu di pasar. Semua gegap gempita menyambut pesta demokrasi lima tahunan pilpres. Entah semangat itu dilatari karena akan ada banyak “uang politik” yang akan diedarkan atau semangat memimpikan pemimpin ideal? Kita tidak tahu. Namun melihat geliat perkembangan …

Read More »

Adakah Bendera Islam dan Bendera Khilafah ?: Ragam Bendera dari Negara-negara Islam

bendera islam

Bendera dalam konteks negara berbangsa saat ini menjadi sangat penting untuk menegaskan sebuah kedaulatan. Setiap negara memiliki identitas yang salah satunya direpresentasikan melalui bendera. Bahkan organisasi hingga klub olahraga saja memiliki bendera. Bendera menjadi simbol kebanggaan dari suatu kelompok. Pertanyaannya, apakah Islam sebagai sebuah agama memiliki bendera? Pertanyaan ini penting diajukan untuk memberikan narasi yang cerdas kepada orang yang sering …

Read More »

Islam Nusantara di Tengah Normalisasi Sunni-Syiah

islam nusantara

“Syiah di Saudi Arabia menuju kehidupan normal. Kita tidak ada masalah dengan Syiah. Kita hanya punya masalah dengan ideologi rezim Iran”, demikian pengakuan Putra Mahkota Saudi Arabia Muhammad bin Salman yang dimuat dalam surat kabar The Atlantic (2018). Ini sebuah peluang sekaligus tantangan bagi  “Islam Nusantara”. Islam Nusantara yang terletak di kawasan melayu (Asia Tenggara) dan terpusat di Indonesia memperlihatkan …

Read More »

Meluruskan Narasi Thagut dalam Aksi Teror (1) : Rentetan Aksi Teror dengan Korban Aparat yang Dianggap Musuh

narasi thagut

Cerita penangkapan Densus 88 Antiteror Polri terhadap pemuda berinisial IA di Malang menyisakan berbagai pelajaran penting. Salah satunya adalah keyakinan tersangka tentang aparat polisi yang dianggap sebagai thagut. IA telah berencana untuk melakukan serangan terhadap fasilitas milik thagut, yakni polisi dengan menggunakan fisik maupun senjata api atau senjata tajam. Narasi tentang thagut terhadap aparat kepolisian tentu bukan kali ini terjadi. …

Read More »
escortescort