Kaffah

Fikih Nusantara (17): Kitab Tuhfatu al Raghibin Karya Syeikh Husein bin Sulaiman al Jawi al Funtiani

tuhfat ar raghibin

Satu lagi warisan intelektual ulama Nusantara asal Pontianak Kalimantan Barat. Kitab fikih aliran madzhab Syafi’i yang ditulis dengan aksara Arab Jawi atau Arab Pegon berbahasa Melayu, namun disisipkan pula bahasa Arab pada bagian-bagian tertentu. Hanya pada halaman pengantar seluruhnya ditulis dengan bahasa Arab. Gaya penulisan yang sama dengan kitab Risalah Bab al Jum’ah yang telah diulas sebelumnya. Judul lengkapnya Tuhfatu …

Read More »

Islam Agama Damai : Argumentasi Historis, Doktrin dan Gerakan

islam agama cinta

Sudah jelas, sebelum kita menuduh apapun, alangkah baiknya untuk dapat mengetahui sumber darimana datangnya Islam. Perjalanan ekspolari mengetahui sumber Islam dimulai dengan pembawa agama ini, Nabi Muhammad dengan kitab suci yang dibawanya, Al-Quran. Nabi Muhammad adalah panutan bagi umat Islam yang taat. Untuk mendukung fakta bahwa Islam menekankan kedaimaian, perlu ditinjau pada perilaku beliau di Mekah. Selama dua belas tahun …

Read More »

Fikih Nusantara (16): Kitab Risalah Bab Al Jum’at Karya Syeikh Husein bin Sulaiman al Jawi al Funtiani

kitab fikih

Konten kitab ini seluruhnya membahas shalat Jum’at menurut pandangan madzhab Syafi’i. Ditulis oleh Syaikh Husein bin Sulaiman al Jawi al Funtiani. Salah seorang ulama Nusantara. Al Jawi berarti Nusantara. Sementara al Funtiani adalah nisbat untuk nama ibu kota Kalimantan Barat, Pontianak. Dengan demikian Syaikh Husein bin Sulaiman berasal dari Pontianak. Biografi singkat beliau bisa dibaca dalam kitab Raja’u al Mustarhim …

Read More »

Fikih Nusantara (15) : Kitab Sullam al Mubtadi Karya Syaikh Daud bin Abdullah al Fathani

sullam al mubtadi

Kitab ini ditulis oleh Syaikh Daud bin Abdullah al Fathani, ulama termasyhur yang menjadi salah satu ikon masyarakat Melayu pada abad 19 M. Salah satu ulama yang paling produktif menulis. Banyak kitab hasil buah penanya. Berupa kitab fikih, tasawuf, thariqat dan aqidah. Dalam bidang fikih karyanya antara lain Hidayatu al Muta’allim, Al Jawahir al Saniyyah, Fathu al Mannan dan Sullam …

Read More »

Fikih Nusantara (14) : Kitab Shirath al Mustaqim Syeikh Nuruddin al-Raniri

siratal mustaqim

Kitab ini disebut-sebut sebagai kitab terbesar dan terlengkap dalam bab ibadah di antara jejeran kitab fikih Nusantara yang pernah ada dan juga kitab pertama yang ditulis dengan bahasa Melayu beraksara Arab Pegon. Ditulis oleh Nuruddin al Raniri dari Aceh. Karena background penulis yang kental dengan dialek Melayu Aceh kitab inipun memakai bahasa Melayu dialek Aceh. Nama lengkapnya, seperti tertulis dalam …

Read More »

Fikih Nusantara (13) : Kitab Tarjuman Karya Kiai Hamid Pamekasan

kitab tarjuman

Penulisnya Kiai Hamid bin Itsbat Bin Ishaq. Dirunut dari nasabnya beliau masih keturunan Sunan Ampel dan Sunan Giri. Kitab ini awalnya adalah manuskrip, catatan-catatan tangan Kiai Hamid untuk disampaikan pada jama’ah pengajian. Pengasuh Pondok Pesantren Banyuanyar Pamekasan ini memang dikenal rajin menulis materi yang akan disampaikan setiap kali beliau akan mengisisi pengajian. Manuskrip-manuskrip itu kemudian dikumpulkan dan diberi judul Tarjuman. …

Read More »

Fikih Nusantara (12): Syair Hukum Nikah Karya Raja Ali Haji

kitab raja ali 1

Nama lengkap penulis kitab ini adalah Haji Raja Ali bin Haji Raja Ahmad bin Haji Raja Fisabilillah bin Opu Daeng Celak alias Engku Haji Ali bin Engku Haji Ahmad Riau. Lahir tahun 1808 M. di Lingga, Pulau Penyengat. Sekarang masuk wilayah Kepulauan Riau. Wafat ditempat yang sama pada tahun 1873 M. Ibunya bernama Encik Hamidah binti Panglima Malik Selangor. Akrab …

Read More »

Benarkah Islam Menganjurkan Pernikahan Anak?

Pernikahan

Kita tidak bisa menutup mata bahwasannya, bagi sebagian orang tua, menikahkan anak di usia remaja adalah hal yang lumrah. Bagi sebagian lain, ini justru menjadi kebanggaan dan mengharumkan nama baik keluarga. Terkadang demi memuaskan ego orang tua, si anak dipaksa mengikuti kemauan untuk dinikahkan saat masih duduk di bangku sekolah. Naasnya, pemaksaan ini berujung pada hilangnya nyawa sang anak sebagaimana …

Read More »

Fikih Nusantara (11): Kitab Faidhul Hija Syarah Nailul Raja

kitab faidul hija

Ditulis oleh KH. Sahal Mahfudz sebagai penjelas kitab nadzam (syi’ir yang ditulis dengan wazan atau irama berbahasa Arab) Nailur Roja Syarah kitab Safinatun Naja karya Kiai Ma’shum Siraj, Gedongan, Cirebon. Syaikh Sayyid Ahmad bin Umar al Syathiri juga menulis kitab dengan judul Nailur Roja. Nama lengkap Kiai Sahal seperti ditulis sendiri pada halaman judul kitab ini, adalah Ahmad Sahal bin …

Read More »

Fikih Nusantara (10) : Kitab Parukunan Karya Syeikh Jamaluddin al Banjari

kitab parukunan

Satu lagi kitab fikih berbahasa Melayu beraksara Jawi atau Arab Pegon. Nama lengkap penulisnya Syeikh Jamaluddin bin Syeikh Muhammad Arsyad al Banjari. Lahir tahun 1780 M di Banjar, Kalimantan Selatan. Ibunya bernama Go Hwat Nio, akrab dipanggil Tuan Giat, etnis Cina yang diislamkan oleh Syeikh Arsyad al Banjari kemudian dinikahi. Dengan demikian, penulis adalah anak Syeikh Arsyad al Banjari penulis …

Read More »

Fikih Nusantara (9): Kitab Sabil al Muhtadin Karya Syaikh Arsyad al-Banjari

kitab sabilul muhtadin

Ditulis oleh ulama asal Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan. Lahir di Lok Gambang 15 Shafar tahun 1122 H dan wafat tahun 1227 H. Produktif menulis kitab. Diantara karyanya, Tuhfatu al Raghibin, al Qaulu al Mukhtashar, Hasyiah Fathu al Jawwad, Kanzu al Ma’rifat dan lain-lain. Sabil al Muhtadin merupakan karya beliau yang paling monumental. Kitab ini pada abad ke 20 dan awal …

Read More »

Fikih Nusantara (8): Kitab Fashalatan Karya Kiai Abdul Hamid Kendal

noname

Sebutan Masyhur penulis kitab ini adalah Syaikh Abdul Hamid bin Ahmad al Qandaly. Tipikal ulama yang produktif menulis. Lahir tahun 1915 M. Dikemudian hari beliau nyantri kepada KH. Hasyim Asy’ari pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Dan bersahabat akrab dengan KH. Abdul Wahid Hasyim, putra KH. Hasyim Asy’ari. Kebanyakan karya beliau ditulis dengan aksara Arab Pegon. Di antaranya, ‘Aqidatu Ahlissunnah wal Jama’ah, …

Read More »

Fikih Nusantara (7): Kitab Mir’at al Thullab Karya Syeikh Abdurrauf al Sinkili

miratut thullab

Ulama salaf tajam penanya bukan nyaring mikrofonnya. Produktif menulis untuk membangun peradaban Islam. Tidak banyak cakap, apalagi membual. Tradisi yang menghasilkan karya-karya sebagai khazanah keilmuan keislaman itu dilanjutkan oleh para ulama Nusantara yang memang akrab dengan peradaban keilmuan tanah timur tengah. Di antara deretan nama ulama Nusantara tercatat Abdurrauf al Sinkili, putra asli Aceh yang lahir di Singkil, pesisir barat …

Read More »

Fikih Nusantara (6): Kitab Majmu’at al Syari’at al Kafiyah li al ‘Awam Karya Syaikh Sholeh Darat

kitab sholeh darat

Kitab fikih yang ditulis dengan Arab Pegon berbahasa Jawa ini ditulis oleh Muhammad Sholeh Ibnu Umar yang masyhur dengan panggilan Kiai Sholeh Darat. Memang tidak keseluruhan berbahasa Jawa karena dalam kitab ini terdapat sisipan teks bahasa Arab juga. Ciri kitab ini sama dengan karya fikih Nuruddin al Raniri, al Shirat al Mustaqim yang ditulis dengan bahasa Melayu dan kitab Mir’at …

Read More »

Fikih Nusantara (5): Kitab Sullam al Raja Karya Usman Said Tungkal

Jepretan Layar 2021 05 27 pukul 13.47.14

Satu lagi kitab fikih karya ulama Nusantara, Sullam al Raja karya Syaikh Usman. Salah seorang ulama Nusantara kelahiran Tungkal Jambi, 1320 H/1903 M. Nama lengkapnya Usman bin Muhammad Sa’id Tungkal. Dikemudian hari lebih dikenal dengan sebutan Syaikh Usman Tungkal. Syaikh Usman Tungkal cukup melegenda. Di Makkah beliau sangat terkenal dan kealimannya tidaklah disangsikan lagi. Bahkan di depan nama beliau selalu …

Read More »

Fikih Nusantara (4): Kitab Fathul Mujib al Qarib Karya Dr. (H.C) KH. Afifuddin Muhajir, M. Ag

fathul mujib

Kiai Afifuddin Muhajir, akrab disapa Kiai Afif, lahir di Jerengoan, Sampang, Madura 20 Mei 1955. Ayahnya bernama Kiai Muhajir dan ibunya Nyai Zuhriyah. Semua jenjang pendidikan beliau tekuni di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukurejo, Situbondo. Termasuk gelar strata satu. Hanya program strata dua yang beliau selesaikan di Universitas Islam Malang (UNISMA) karena di Pesantren Sukorejo waktu itu belum membuka program …

Read More »

Fikih Nusantara (3) : Kitab Matnu Asy Syarif Karya Kiai Kholil Bangkalan

kitab syaikhona

Kesohoran Kiai Kholil ternyata bukan hanya sebagai wali Allah yang telah diakui dan banyak mencetak ulama-ulama hebat yang tersebar di Indonesia. Seperti Kiai Hasyim Asy’ari, Kiai Ahmad Dahlan, Kiai Wahab Hasbullah, Kiai Abdul Karim, Kiai As’ad dan masih banyak lagi santri-santri beliau yang menjadi Kiai atau ulama besar di Nusantara. Tetapi, ternyata Kiai Kholil Bangkalan juga tipikal ulama yang produktif …

Read More »

Fikih Nusantara (2): Kitab Hasyiyah al Tarmasi Karya Syaikh Mahfudz Termas

hasyiyah tarmasi

Tidak banyak umat Islam mengetahui bahwa kitab fikih yang disebut-sebut sebagai kitab fikih paling tebal di kalangan madhab Syafi’i bukan berasal dari ulama di Timur Tengah. Justru kitab tertebal di seantero muka bumi ini ditulis oleh ulama nusantara. Beliau adalah Syaikh Muhammad Mahfudz bin Abdullah bin Abdul Manan bin Dipomenggollo al Tarmasi al Jawi, masyhur dengan Syaikh Mahfudz Termas. Beliau …

Read More »

Fikih Nusantara (1) : Kitab Nihayatuz Zain Karya Imam Nawawi Al Bantani

kitab nihatuz zain

Tanpa banyak umat muslim Indonesia ketahui sejatinya ulama nusantara pada masa lalu sangat produktif dalam menulis karya-karya otentik khas nusantara. Keilmuan Islam nusantara sudah lama dibangun dengan dialektika ulama nusantara dengan Timur Tengah yang menghasilkan peradaban keilmuan Islam khas nusantara. Khazanah keilmuan keislaman di nusantara memang bukan suatu hal baru. Karya-karya itu patut dikenali kembali sebagai bagian dari kekayaan ijtihad …

Read More »

Nuzulul Quran (4) : Mushaf Al-Qur’an Sudah Rusak, Bagaimana Menanganinya?

quran rusak

Ayat al-Qur’an banyak yang ditulis di atas pelepah pelaph kurma, batu, daun lontar dan kertas. Itulah mushaf Namanya. Sebagai media, benda-benda ini, akan alami kemusnahan. Lekang dimakan usia. Namun al-Qur’an akan tetap abadi dalam shudur para Pembacanya.   Al-qur’an bukan dijamin oleh sebuah hafalan, apalagi oleh ingatan. Tetapi jaminannya adalah Allah sendiri. Sang Pemilik kalam. Lantas bagaimana cara mengatasi mushaf …

Read More »

Nuzulul Qur’an (2) : Tiga Belas Adab Membaca Al-Qur’an

mukjizat quran

Sederhananya, adab atau etika adalah seperangkat unsur berpola yg secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas untuk membangun prinsip-prinsip moral yang mempengaruhi bagaimana orang membuat keputusan dan menjalani hidup mereka. Etika berkaitan dengan apa yang baik bagi individu dan masyarakat dan juga digambarkan sebagai filsafat moral. Adab juga berarti adat kebiasaan, karakter atau disposisi. Lantas bagaimana adab atau etika …

Read More »

Nuzulul Qur’an (1) : Hukum Menyentuh Al-Quran Terjemah Tanpa Wudhu

mukjizat quran

Nuzulul Qur’an semata untuk menggali nilai-nilai Qur’ani guna membentuk pribadi yang Imani. Pribadi dengan tindak tanduk yang berhaluan al-Qur’an. Tutur sapa yang bernafaskan al-Qur’an. Al-Qur’an adalah kitab suci nan mulia, diterimakan kepada Nabi sekaligus Rasul nan mulia, dengan media malaikat Jibril, seorang malaikat nna mulia, dan diturunkan pada bulan Ramadhan yang mulia. Jika narasi ini diterima, maka konklusinya,  Ramadhan adalan …

Read More »

Sejarah Tahapan Puasa Ramadan

mengqadha puasa ramadan

Ibadah puasa sudah ada sebelum kedatangan Islam. Semua agama langit memiliki ritual puasa, meskipun dengan tata cara yang berbeda-beda. Bahkan, agama bumi seperti Hindu juga mengenal ritual puasa. Sejarah kewajiban puasa Ramadan dalam Islam terjadi secara bertahap, sebelum akhirnya ditetapkan puasa Ramadan dengan praktik ritual sebagaimana yang dilakukan dan masyhur hingga saat ini. Puasa Ramadan disyariatkan pada bulan Sya’ban tahun …

Read More »

Bid’ah Hasanah (4) : Ali Ibn Abi Thalib Membiarkan Umat Shalat Sunnah sebelum dan setelah shalat id

Ali Bin Abi Thalib

“Aku adalah Kota Ilmu Pengetahuan, Sementara Ali Ibn ABi Thalib adalah gerbangnya, siapa yang hendak mendapatkan ilmu pengetahuan, datangilah ia dari pintu gerbannya”. HR. Thabarani, 11061. Tidak perlu diragukan kapasitas Ali Ibn ABi Thalib sebagai seorang intelek handal, karena intelektualitasnya, diikrarkan langsung oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallama. Secara tersirat, Nabi hendak menegaskan bahwa apa yang diputuskan oleh Ali, …

Read More »