Kaffah

Maqashidus Syariah Sebagai Nalar Ushuli dalam Sikap Moderasi (3): Tokoh-tokoh Maqashidus Syariah Beserta Karyanya

kitab fikih

Maqashidus syariah tidak murni muncul dari ide para ulama. Konsep ini telah dijelaskan oleh nushush al syari’ah (teks keagamaan) baik al Qur’an maupun hadis secara jelas. Para ulama hanya sebatas membakukannya dalam bentuk kaidah-kaidah supaya lebih mudah dipahami saja. Ada banyak ayat al Qur’an sebagai buktinya. “Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu” (QS. al Baqarah: 185). “Allah …

Read More »

Memahami Hakikat Kafir (1) : Definisi dan Sebab Kekafiran Menurut Ahlussunnah Wal Jama’ah

politik kafir

Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw pernah bersabda : إِذَا كَفَّرَ الرَّجُلُ أَخَاهُ فَقَدْ بَاءَ بِهَا أَحَدُهُمَا Artinya: “Apabila seseorang mengatakan kafir kepada saudaranya, maka sungguh-sungguh kekafiran itu kembali kepada salah satunya” (HR. Muslim) Hadits tersebut menunjukkan, bahwa Rasulullah saw sejak awal mewanti-wanti umatnya agar tidak gampang mengatakan kafir kepada seseorang. Sebab ungkapan kafir tersebut dapat berdampak buruk terhadap dirinya. Bahkan …

Read More »

Ihwal “Dâr al-Islâm” dan “Dâr al-Harb” : Dari Pemikiran Ulama Klasik Hingga Kontemporer

darul harb

SEJAK awal munculnya Islam, umat Muslim telah mengenal istilah “dâr al-Islâm” (negeri Islam) dan “dâr al-kufr” (negeri kafir) atau “dâr al-harb” (negeri perang) untuk menunjukkan realitas historis yang berlaku di zaman mereka. Kemudian, pada fase berikutnya, para ahli fikih mulai melakukan ijtihad untuk menentukan kriteria-kriteria yang menjelaskan istilah-istilah tersebut, dan mayoritas dari mereka melihat bahwa “setiap negeri yang didominasi hukum …

Read More »

Apakah Allah Memiliki Sifat Diam? (1) : Salafi Wahabi Meyakini Allah Bersifat Sukut

sifat allah

Sudah ijma’ ummat Islam bahwa Allah swt memiliki sifat kalam karena sudah tercantum dalam beberapa firmannya, misal ayat 164 surat An Nisa’ yang berbunyi: وَكَلَّمَ اللَّهُ مُوسَى تَكْلِيمًا Artinya: “Allah benar-benar berbicara kepada Musa” (QS. An Nisa’: 164) Yang kemudian terjadi perdebatan; Apakah firman Allah berupa suara dan huruf atau tidak ? Mayoritas ummat Islam sepakat Allah berfirman tanpa suara …

Read More »

Maqashidus Syariah sebagai Nalar Ushuli dalam Sikap Moderasi (2): Apakah Semua Hukum Ada Maqashidnya?

kitab fikih

Melanjutkan pembahasan tentang maqashidus syariah, pertanyaan yang perlu diajukan lebih dulu adalah apakah maqashid (maslahat) ada pada semua hukum? Ada dua istilah yang sering digunakan terkait pertanyaan di atas. Yaitu mu’allalah dan ghairu mu’allalah. Mu’allalah adalah istilah yang digunakan untuk menyatakan bahwa semua hukum pasti memiliki sebab, tujuan, hikmah dan tujuan tertentu. Sedangkan ghairu mu’allalah adalah sebaliknya. Dua istilah tersebut …

Read More »

Melihat Sejarah dan Konsep Darul Islam dan Darul Kufur

darul harb

Seseorang menyebut dengan berapi-api tentang darul Islam dan darul kafir, tetapi kadang tidak mengetahui latar belakang sejarah dan konsep yang sebenarnya. Konsep inipun diletakkan sebagai bagian dari doktrin Islam yang telah membagi wilayah dalam dua sisi dikotomik sepanjang masa. Sehingga nalarnya menjadi bingung ketika melihat bangunan negara-negara modern seperti saat ini yang sudah cukup beragam. Tidak sedikit kelompok yang melontarkan …

Read More »

Maqashidus Syariah sebagai Nalar Ushuli dalam Sikap Moderasi (1) : Memahami Pengertian Maqashidus Syariah

kitab fikih

Al Ghazali dan al Juwaini adalah dua ulama klasik yang sering menyinggung pembahasan maqashidus syariah meskipun hanya secara parsial dan tidak utuh. Dalam beberapa karyanya, mereka berdua membahas maqashidus syariah disela-sela pembahasan tema tertentu. Walaupun bahasannya tidak utuh, ini menandakan mereka berdua dalam pengambilan hukum fikih berorientasi pada maqashidus syariah. Berbeda dengan Al Ghazali dan Al Juwaini, Imam Syatibi lebih …

Read More »

Pemahaman Tentang Tangan Allah Swt (3) : Lemahnya Aqidah Salafi Wahabi Tentang Yad Allah

allah

Sebagaimana sudah maklum, nash-nash mutasyabihat oleh Salafi Wahabi tidak boleh ditakwil dengan makna lain[1]. Bahkan jika memaksa dengan mentakwilnya, maka dianggap mengingkari terhadap ayat atau hadits tersebut. Abdul Aziz bin Bazz mengatakan: “Tidak boleh mentakwil sifat-sifat Allah dan memalingkannya dari makna dzahir yang layak bagi Allah, serta tidak boleh mentafwidnya, bahkan orang-orang yang melakukan demikian merupakan aqidahnya ahlul bid’ah”[2] Begitu …

Read More »

Pemahaman Tentang Tangan Allah Swt (2) : Pandangan Aqidah Ahlussunnah Wal Jama’ah

allah

Ahlussunnah wal Jama’ah tetap konsisten dengan aqidahnya bahwa Allah swt bersih dari sifat jismiyah yang merupakan sifat makhluk. Sebab itu manakala ada ayat al Qur’an atau hadits yang datang dengan lafadz yang mengandung makna jismiyah Ahlussunnah wal Jama’ah tetap menggunakan dua pendekatan yang diajarkan oleh ahlul hadits dan ahluttafsir dari kalangan sahabat, tabi’in dan tabi’ittabi’in. Begitu juga tentang sifat dzatiyah …

Read More »

Pemahaman Tentang Tangan Allah Swt (1) : Bukti Salafi Wahabi Meyakini Allah Swt Memiliki Tangan

allah

Di dalam al Qur’an, Allah swt banyak menyebutkan tentang sifat dzatiyah (sifat yang menunjukkan dzat) yang memicu terjadinya perdebatan panjang. Sekalipun sejatinya, umat Islam sejak masa generasi salaf menolak sifat dzatiyah pada Allah swt. Di antara sifat dzatiyah yang banyak disebutkan oleh Allah swt dalam al Qur’an yaitu tentang yadnya. Diantaranya: يَدُ اللَّهِ فَوْقَ أَيْدِيهِمْ Artinya: “Yad Allah di atas …

Read More »

Menilik Tafsir bernuansa Puitis H.B Jassin yang dinilai Kontroversial oleh MUI dan Departemen Agama

hb jassin

Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW menuai reaksi yang luar biasa, salah satunya adalah kekaguman pada indahnya rangkaian kata sarat makna yang terkandung didalamnya. Masyarakat Arab pada masa itu terpesona atas keindahan ayat-ayat al-Qur’an yang indah.Dalam sejarahnya penulis syair-syair yang luar biasa ia akan mendapatkan kehormatan. Syair yang indah itu akan digantungkan di Ka’bah. Ketika al-Qur’an turun, seluruh orang Arab …

Read More »

Haruskah Afirmasi Hak Beragama Ahmadiyah [4]: Mengapa Ahmadiyah Dilarang di Indonesia?

ahmadiyah

Ahmadiyah merupakan organisasi Islam lintas negara (transnasional). Di Indonesia, jemaah Ahmadiyah masih menyisakan banyak persoalan, mulai dari difatwakan oleh MUI sebagai aliran sesat hingga ada sebagian pengikutnya mendapatkan perlakuan keras dari masyarakat. Kisaran tahun 2008 silam, aksi menolak dan mendukung Ahmadiyah pun mencuat tajam hingga menyedot tenaga dan pikiran. Pusat Data dan Analisa Tempo pada tahun 2008 menerbitkan sajian mendalam …

Read More »

Islam Itu Damai [2]: Deklarasi Perdamaian dalam Islam

islam agama cinta

Di satu sisi, ketika kita melihat perkembangan dunia Islam dewasa ini akan menimbulkan rasa optimistis bahwa Islam akan semakin maju dan berkontribusi positif bagi seluruh dunia. Namun di sisi yang lain, ada sekelompok Islam yang justru membajak dan merusak Islam itu sendiri. Organisasi yang mengklaim diri sebagai pejuang Islam seperti Boko Haram adalah satu di antara sekian banyaknya organisasi/kelompok Islam …

Read More »

Haruskah Afirmasi Hak Beragama Ahmadiyah [3]: Ajaran atau Doktrin

ahmadiyah

Sebagai sebuah sekte dalam Islam yang mempunya pemikiran dan gerakan, Ahmadiyah Qadian juga memiliki suatu ajaran atau doktrin yang didasakan pada pemahaman terhadap Alquran dan hadis. Memang, doktrin Ahmadiyah yang cenderung berbeda dengan gerakan Islam mainstrem menjadikan Ahmadiyah, oleh sebagian orang, dianggap sesat. Diantara ajaran tersebut adalah sebagai berikut: Paham Kenabian Dalam ajaran Ahmadiyah Qadian, Mirza Ghulam Ahmad diyakini sebagai …

Read More »

Islam Itu Damai [1]: Mengurai Kata ‘Islam’ dalam Alquran

islam agama cinta

Sampai hari ini masih banyak orang maupun kelompok yang menjadikan Alquran dan hadis sebagai legitimasi tindakan kekerasan. Fenomena yang masyhur disebut sebagai kekerasan atas nama agama itu memang ada batang hidungnya dan bisa disaksikan dengan mata kepala. Tentu saja fenomena tersebut tidak hanya bertentangan dengan ajaran Islam yang sesungguhnya, melainkan juga telah mencoreng agama Islam sebagai agama yang damai, rahmatan …

Read More »

Allah Swt Suci Dari Tempat Dan Arah (4) : Hukum Bertanya “Dimana Allah Swt ?”

allah

Sudah mutlak dalam aqidah mayoritas ummat Islam sejak masa Nabi Muhammad saw, ulama’ salaf hingga generasi ummat Islam saat ini menolak Allah swt ada di suatu tempat atau memiliki arah. Menolak adanya tempat dan arah bagi Allah swt merupakan kesempurnaan keimanan seorang muslim. Syaikh Nawawi al Jawi berkata: مَنْ تَرَكَ أَرْبَعَ كَلِمَاتٍ كَمُلَ إِيْمَانُهُ أَيْنَ وَكَيْفَ وَمَتَى وَكَمْ Artinya: “Barang …

Read More »

Haruskah Afirmasi Hak Beragama Ahmadiyah [2]: Latar Belakang Berdirinya Ahmadiyah

ahmadiyah

Secara historis, ada beberapa hal yang melatarbelakangi berdirinya Ahmadiyah. Pertama, kemunduran umat Islam di seluruh dunia, akibat imperialisme bangsa Eropa dan Amerika (Barat) di hampir seluruh dunia kaum Muslim. Tepatnya pada situasi keadaan umat Islam India yang pada saat itu mengalami kemerosotan di dalam bidang politik, sosial, agama, dan moral. Terutama setelah kejadian pemberontakan Munity tahun 1857 dimana negara Inggris …

Read More »

Haruskah Afirmasi Hak Beragama Ahmadiyah? [1]: Sejarah Berdirinya Ahmadiyah

ahmadiyah

Pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang akan mengafirmasi kelompok Syiah dan Ahmadiyah menuai kontroversi di masyarakat. Bahkan sebagian ada yang menilai bahwa pernyataan tersebut terkesan tergesa-gesa dan akan menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat. Belakangan, Menag Yaqut Cholil Qaumas mengklarifikasi pernyataannya sebagaimana yang sudah beredar luas di masyarakat dan kadung menjadi ‘isu’ liar. Ia menegaskan bahwa sebagai warga negara, …

Read More »

Allah Swt Suci dari Tempat dan Arah (3) : Apakah Peristiwa Isra’ Mi’raj Dapat Dijadikan Bukti Allah Berada di atas Langit ?

allah

Di antara dalil yang dipaksa agar sesuai dengan selera pemahaman Salafi Wahabi adalah kisah Isra’ Mi’rajnya Nabi Muhammad saw. Dalam kitab Syarah al ‘Aqidah al Thahawiyah karya Ibn Jibrin, salah satu ulama Wahabi abad ini, menegaskan: وَفِي حَدِيْثِ الْمِعْرَاجِ دَلِيْلٌ عَلَى ثُبُوْتِ صِفَةِ الْعُلُوِّ لِلّٰهِ تَعَالَى مِنْ وُجُوْهٍ لِمَنْ تَدَبَّرَهُ Artinya: “Hadits Mi’rajnya Nabi saw adalah bukti bahwa terdapat sifat …

Read More »

Memahami Ayat-ayat Toleransi dan Perang [2]: Alquran Kitab Toleransi

metode tafsir

“Yang menghina agamamu tidak bisa merusak agamamu, yang bisa merusak agamamu justru perilakumu yang bertentangan dengan ajaran agamamu.” (KH. Musthofa Bisri). Nasihat pria yang akrab disapa Gus Mus di atas semakin membuktikan bahwa agama Islam yang damai dan menyejukkan bias berubah menjadi ‘garang’ dan ‘brutal’ (keras) akibat perilaku dari orang yang mengaku memeluk agama Islam, namun sejatinya aksi mereka bertentangan …

Read More »

Allah Swt Suci Dari Tempat Dan Arah (2) : Hadits Jariyah Tidak Bisa Dijadikan Dalil Allah Swt Berada Di Langit

allah

Yang dimaksud hadits Jariyah adalah hadits yang menceritakan tentang Nabi saw bertanya kepada seorang budak perempuan tentang keberadaan Allah swt. Lalu budak perempuan tersebut menjawabnya “Allah swt di atas langit”. Secara singkat, bunyi hadits tersebut sebagai berikut: وَكَانَتْ لِى جَارِيَةٌ تَرْعَى غَنَمًا لِى قِبَلَ أُحُدٍ وَالْجَوَّانِيَّةِ فَاطَّلَعْتُ ذَاتَ يَوْمٍ فَإِذَا الذِّيبُ قَدْ ذَهَبَ بِشَاةٍ مِنْ غَنَمِهَا وَأَنَا رَجُلٌ مِنْ بَنِى …

Read More »

Pandangan Quraish Shihab Terhadap Surah Maryam ayat 33 tentang Mengucapkan “Selamat Natal”

Prof Quraish Shihab

Ketika hari natal datang biasanya banyak komentar atau pernyataan dari beberapa ustadz atau pemuka Agama Islam yang mengatakan bahwa mengucapkan salam natal kepada pemeluk Agama Nasrani hukumnya haram bahkan ada yang mengatakan orang muslim yang mengucapkan salam natal telah murtad atau pindah Agama. Pernyataan mereka ini tentunya sangat meresahkan dan merusak kerukunan antar umat beragama yang telah terbina dengan baik …

Read More »

Allah Swt Suci dari Tempat dan Arah (1) : Makna Istiwa’ Allah Swt di ‘Arsy

allah

Di dalam al Qur’an, Allah swt menyebutkan dirinya beristiwa di ‘Arsy. Misal ayat: الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى Artinya: “Yang maha Rahman beristiwa’ atas ‘Asrys” (QS. Thaha: 5) إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ Artinya: Sesungguhnya Tuhan kalian adalah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari, kemudian beristiwa’ atas ‘Arsy” (QS. …

Read More »

Pandangan KH Hasyim Asy’ari tentang Kelompok Wahabi dan Pentingnya Bermadzhab

kiayi hasyim

Terdapat satu kelompok radikal yang sangat diperhatikan oleh KH. Hasyim Asy’ari. Kelompok ini memiliki sebutan Wahabi yang dinisbatkan kepada pendirinya Muhammad bin Abdul Wahab yang telah mengadopsi pendekatan secara dangkal dan dengan suara bulat mereka telah menentang ucapan para ulama Ahli al-Sunnah wa al-Jama’ah dan pendapat para fuqoha dan imam-imam madzahib al-Arba’ah. Mereka mengingkari imam madzhab dan kitab-kitab fiqihnya, dan …

Read More »

Memahami Ayat-ayat Toleransi dan Perang [1]: Dualisme Wajah Islam?

metode tafsir

Kanal Akhbar Islam Kaffah dalam beberapa minggu terakhir menyoroti beberapa peristiwa terkait perkembangan Islam, salah satunya mengenai Islamophobia yang menguat di Eropa dan kontroversi Presiden Prancis Macron. Hal ini memantik penulis untuk mengkaji ayat-ayat Alquran yang selama ini banyak disalahpahami, baik itu oleh kelompok Islam sendiri maupun non-Islam yang terpengaruh oleh isu liar tentang Islam. Isu liar tentang Islam yang …

Read More »