kekerasan penganiayaan
kekerasan penganiayaan

Kasus Sayat Kuping, Muazin Vs Jemaah Saling Lapor, MUI Medan Harap Keduanya Damai

Medan – Kasus sayat kuping yang dialami oleh seorang Muazin di Kota Medan memasuki babak baru, terlapor justeru melaporkan balik muazin ke pihak kepolisian, Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Medan turun tangan meminta keduanya untuk berdamai dan tidak melanjutkan laporan.

“Kalau kita tentu mengharapkan mereka ini islah (damai)-lah, musyawarahlah mereka. Harapan kita musyawarah mufakatlah mereka. Karena kalau sudah emosi yang dijadikan pedoman ya seperti inilah hasilnya. Sama-sama akhirnya nanti menyesali diri,” kata Ketua MUI Kota Medan, Hasan Matsum, saat dimintai konfirmasi, seperti dikutip dari laman detikcom. Selasa (28/9/2021).

Hasan mengatakan tidak ada hal yang menguntungkan ketika saling lapor. Hasan meminta keduanya menarik aduan yang telah dibuat di pihak kepolisian.

“Karena tidak ada cerita adu-mengadu ini yang satu beruntung yang lain merugi. Sama-sama ruginya itu. Oleh karena itu harapan kita, kalau bolehlah ya ini kan delik aduan, masing-masing mereka seyogianya kita harapkan tarik sajalah aduan itu. Duduk bersama kalau perlu kalau tidak ketemu musyawarah mufakat, ya mediasi,” ucap Hasan.

Hasan mengatakan MUI Medan serta unsur lainnya siap menjadi mediator. Dia menilai peristiwa dugaan penganiayaan di masjid itu memalukan.

“Mediasi insyaallah MUI Kota Medan dan saya yakin juga pihak yang mengeluarkan SK BKM dan pihak aparat yakin saya mau duduk bersama untuk kemaslahatan bersama kan gitu. Apalagi ini terkait dengan masjid, dan riskan ini. Malulah kita terkait dengan masjid lalu kita gontok-gontokan,” ucap Hasan.

Hasan menyebut persoalan itu diduga terjadi karena ada dualisme BKM. Hasan meminta kedua pihak duduk bersama untuk menutup segala kekurangan yang ada.

“Saya dengar di sana ada dualisme BKM. Duduklah kita bersama, ya tidak ada yang sempurna. Salah satu pihak pasti ada kekurangan- kelebihan. Duduk bersama, di mana ada kekurangan kita tutup bersama. Siapa yang memimpin marilah kita legowo. Di sana jadi ketua di sini jadi sekretaris atau sebaliknya,” sebut Hasan.

Baca Juga:  Doktrin Kelompok Radikal Selalu Benturkan Agama dan Budaya, Agama dan Pancasila

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Syeikh Yusuf Al Qaradhawi

Innalillahi… Cendekiawan Islam Syeikh Yusuf Al Qaradhawi Wafat

Jakarta – Dunia Islam kembali kehilangan salah satu cendekiawan terbaiknya. Cendekiawan Islam dan Presiden Pendiri …

Masjid di Nigeria diserang teroris bersenjata saat digelar Salat Jumat

Salat Jumat Diserang Teroris Bersenjata di Nigeria, 15 Jamaah Tewas

Abuja- Aksi biadab terjadi di di negara bagian Zamfara, Nigeria barat laut, Jumat (23/9/2022). Sebuah …