dzulhijjah 1
dzulhijjah 1

Keutamaan dan Niat Puasa Tariwyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah

Puasa tarwiyah dan arafah merupakan puasa sunnah pada bulan Dzulhijjah dan dilaksanakannya 2 hari sebelum Idul Adha. Tanggal 8 Dzulhijah dinamakan puasa Tarwiyah dan tanggal 9 Dzulhijah dinamakan puasa Arafah. 

Puasa Dzulhijah juga diriwayatkan dalam Hadits Abu Daud. “Rasulullah biasa berpuasa pada sembilan hari awal Dzulhijah, pada hari Asyura (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya, awal bulan di hari Senin dan Kamis.”

Dua puasa sunah ini sangat dianjurkan bagi umat muslim, selain memiliki beberapa keutamaan, umat muslim juga turut merasakan kenikmatan yang dirasakan oleh orang yang menunaikan ibadah haji.

Mengapa? Karena puasa arafah dilaksanakan ketika jama’ah haji melakukan wukuf di padang Arafah. Sedangkan puasa tarwiyah dilaksanakan sebelum Jemaah haji melakukan wukuf.

Meski begitu, bagi muslim yang sedang menjalankan ibadah haji tidak disunnahkan untuk melaksanakan puasa Arafah.

عَنْ مَيْمُونَةَ – رضى الله عنها – أَنَّ النَّاسَ شَكُّوا فِى صِيَامِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – يَوْمَ عَرَفَةَ ، فَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ بِحِلاَبٍ وَهْوَ وَاقِفٌ فِى الْمَوْقِفِ ، فَشَرِبَ مِنْهُ ، وَالنَّاسُ يَنْظُرُونَ

Artinya, “Dari Maimunah RA, ia berkata bahwa orang-orang saling berdebat apakah Nabi SAW berpuasa pada hari Arafah. Lalu Maimunah mengirimkan pada beliau satu wadah (berisi susu) dan beliau dalam keadaan berdiri (wukuf), lantas beliau minum dan orang-orang pun menyaksikannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Adapun keutamaan yang bisa didapat dari puasa Tarwiyah dan Arafah, yakni sebagai penebus dosa tahun lalu dan akan datang. Setiap manusia pastinya memiliki dosa yang sengaja ataupun tidak sadar kita lakukan, selayaknya seorang muslim dapat menebusnya dengan memoon ampunannya dengan melakukan puasa ini. Kemurahan Allah, diberikan bagi umat Islam yang menjalankan puasa di hari Arafah.

Baca Juga:  Kaidah Fikih: Mencegah Lebih Mudah dari pada Memberantas

Rasulullah bersabda, bahwa puasa arafah mampu menebus dosa tahun lalu dan dosa manusia diakan datang. “Dapat menebus dosa tahun yang lalu dan yang akan datang”. (HR. Muslim).

Sebelum melaksanakan ibadah puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah, umat muslim juga harus mengetahui cara membaca niat di dalam hati.

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah

– Niat puasa dzulhijjah

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: “Saya niat puasa sunah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta’ala.”

– Niat Puasa Tarwiyah

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Artinya: “Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala. 

– Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Artinya : “Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta’ala.”

Bagikan Artikel ini:

About Eva Novavita

Avatar of Eva Novavita

Check Also

singgasana sulaiman

Cerita Nabi Sulaiman untuk Anak (3) : Kisah Raja Sulaiman dan Ratu Balqis

Setelah Nabi Daud wafat, kini Nabi Sulaiman meneruskan tahta kerajaan dan memimpin Bani Israil. Seperti …

singgasana sulaiman

Cerita Nabi Sulaiman untuk Anak (2) : Nabi Sulaiman dan Perempuan Korban Pemerkosaan

Sebelumnya sudah diceritakan tentang kecerdasan Nabi Sulaiman dalam memecahkan masalah. Kisah kehebatan Nabi sulaiman tak …