membaca yasin
surat yasin

Malam Jumat Membaca Yasin untuk Orang Meninggal, Mana Dalilnya?

Sudah menjadi kebiasaan di kampung-kampung Ketika memasuki malam Jumat di rumah-rumah warga hingga mushalla ramai dengan pembacaan yasin. Memang telah menjadi tradisi yang terus berlangsung dalam memeriahkan rangkaian hari agung Jumat. Salah satu dari bacaan tersebut adalah membaca yasin.

Lantas muncullah pertanyaan adakah dalil untuk tradisi yang baik ini? Bukankah itu bagian dari mengadakan hal baru dalam beragama alias bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat. Dan tentu pamungkasnya, setiap kesesatan adalah calon neraka. Mengerikan sekali ancamannya untuk menghakimi orang yang membaca ayat al-Quran.

Sejatinya, pembacaan yasin atau ditambah istilah yasinan menjadi salah satu cara masyarakat untuk mengirimkan doa yang telah meninggal, terutama sanak famili. Selain merekatkan hubungan social yang masih hidup dan ikatan batin dengan keluarga yang meninggal, anjuran membaca surat Yasin bagi orang meninggal bukan tanpa dasar, atau landasan dalil yang jelas.

Surat Yasin merupaka surat ke-36 dalam al-Quran. Surat tersebut terdiri dari 83 ayat. Membaca surat Yasin akan mendapatkan banyak keutamaan, karena itulah Rasulullah menganjurkan kepada umatnya untuk memperbanyak membaca surat Yasin terlebih membacanya pada malam Jumat dan di khususkan untuk mendoakan orang yang sudah meninggal.

Namun sayangnya sebagian umat muslim banyak menganggap bahwa membaca surat Yasin untuk orang yang sudah meninggal dunia di hukumi bi’dah. Mereka mengklaim bahwa al-Quran di turunkan hanya untuk panduan mereka yang masih hidup dan bukan mereka yang telah tiada. Banyak dari mereka berpedoman surat dalam al-Quran, “Sesungguhnya kamu tidak dapat menjadikan orang-orang mati itu mendengar.” (An-Naml: 80). Padahal dalam surat an-Naml ayat 80 ini dimaksudkan untuk orang kafir. Allah SWT mengumpamakan orang-orang kafir dengan orang-orang yang mati, tuli dan buta.

Baca Juga:  Cara Allah Mengabulkan Doa Hambanya

Perumpamaan ini cocok karena menunjukkan bahwa mereka tidak mau mendengarkan kebenaran. Jika ada orang yang mengecam seseorang melakukan kegiatan kirim doa yasin untuk orang yang sudah meninggal, maka Rasulullahpun mengecam tindakan semacam itu.

Diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ibnu Majah, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda, “Dari Ma’qal ibnu Yasar r.a. mengatakan bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda: Bacakanlah ia untuk orang-orang mati kalian. Yakni surat Yasin tersebut.” Para ulama sepakat membaca al-Quran termasuk Surat Yasin, dan pahalanya ditujukan bagi orang yang meninggal, maka pahala bacaannya tetap akan sampai kepada almarhum. Pendapat ini diamini oleh ulama bermahzab Maliki, Hanafi dan Hanbali.

Rasulullah bersabda: “Barang siapa yang memasuki pekuburan, lalu membaca Surat Yasin, Allah akan meringankan siksa bagi penghuni kubur dan bagi yang membaca mendapat pahala kebaikan-kebaikan sejumlah penghuni kubur tersebut.” (HR Abdul Aziz).

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Hari Kemerdekaan Agustus

Anugerah Allah SWT, Kemerdekaan Wajib Disyukuri dan Diisi dengan Kebaikan serta Kepatuhan kepada-Nya

Jakarta – Kemerdekaan adalah anugerah besar dari Allah SWT yang wajib disyukuri. Kemerdekaan juga harus …

Ngatawi Al Zastrouw

Kunci Utama Orang Terjangkit Radikalisme Karena Pemahaman Agama yang Salah

Jakarta – Kunci utama orang bisa terjangkit virus radikalisme karena pemahaman agama yang salah dan …