imam syafi'i

Mengenal Lebih Dekat Keluarga Imam Syafi’i

Siapa yang tak kenal Imam Syafi’i? Kemasyhurannya merambah ke pojok-pojok dunia Islam. Pendiri madhab fikih Syafi’i ini melegenda, utamanya di Indonesia dengan penduduk muslim terbesar dan mayoritas pengikut madhab Imam Syafi’i. Publik Islam Nusantara telah familiar dengan nama ini.

Namun, untuk keluarga Imam Syafi’i, istri dan anak-anaknya tentu tidak semuanya tahu, sekalipun ia pengikutnya. Sebab itu, penting melakukan penelusuran terhadap keluarga beliau. Siapa istri-istri Imam Syafi’i dan putra-putranya?

Dalam Hasyiyah al Jamal ‘ala al Manhaj yang ditulis oleh Syaikh Abu Daud Sulaiman bin Umar al Ujaili al Jamal (juz 1 hlm. 62) dijelaskan, istri Imam Syafi’i adalah Hamidah binti Nafi’ bin Abasah bin Amr bin Utsman bin Affan. Dari istrinya ini Imam Syafi’i dikarunia beberapa orang anak. Salah satunya adalah putra sulung beliau yang bernama Abu Utsman Muhammad bin Muhammad bin Idris yang menjadi penghulu di Madinah.

Imam Syafi’i juga juga pernah menikah dengan salah seorang budak wanita. Istrinya yang ini melahirkan seorang bayi laki-laki yang kemudian diberi nama Al Hasan bin Muhammad bin Idris. Namun Al Hasan dipanggil oleh Allah pada saat ia masih kecil.

Beliau juga pernah menikah dengan seorang wanita berkebangsaan Utsmaniyah. Dan, dari pernikahan ini beliau dikaruniai dua orang anak perempuan yang bernama Fatimah dan Zainab.

Keterangan lain tentang keluarga Imam Syafi’i ditulis oleh Imam Baihaqi dalam Manaqib Imam Syafi’i (juz 2, hlm.306-309). Dalam tutur yang sanadnya bersambung dan bersumber dari cucu laki-laki Imam Syafi’i disebutkan, saat terjadi paceklik di kota Makkah, penduduknya banyak yang keluar ke lembah-lembah dan kota-kota lain dan banyak diantara mereka yang menikah di perantauan. Imam Syafi’i yang waktu itu ikut bermigrasi menikah dengan salah seorang wanita berkebangsaan Utsmaniyah di San’ak (ibu kota Yaman).

Baca Juga:  Kisah Sarah: Perempuan Pemberani Quraish

Dalam kitab yang sama, Ahmad bin Muhammad, bersumber dari putri Imam Syafi’i sendiri, menceritakan bahwa istri Imam Syafi’i adalah Hamdah binti Nafi’ bin ‘Ambasah bin Amr bin Utsman.

Adapun tentang anak-anaknya Imam Syafi’i diceritakan oleh Imam Zakaria bin Yahya al Saji yang mendapat informasi dari putra anak perempuannya Imam Syafi’i (cucu Imam Syafi’i), diantara putra beliau adalah Abu Utsman, anak tertua, yang juga dikenal dengan Muhammad bin Muhammad al Idris yang menjadi penghulu di Madinah.

Sedangkan putra Imam Syafi’i yang lain bernama Abu al Hasan bin Muhammad bin Idris yang meninggal saat masih kecil sebagai buah hati dari perkawinannya dengan seorang budaknya yang bernama Dananir. Imam Syafi’i juga memiliki dua orang anak perempuan bernama Fatimah dan Zainab hasil pernikahannya dengan wanita berkebangsaan Utsmaniyah.

Dari dua sumber di atas bisa dijelaskan, Imam Syafi’i memiliki tiga orang istri. Pertama, Hamidah atau Hamdah. Dari perkawinan ini dikaruniai anak bernama Abu Utsman Muhammad bin Muhammad bin Idris. Kedua, Dananir. Dikaruniai seorang anak bernama Al Hasan bin Muhammad bin Idris. Dan, ketiga, wanita berkebangsaan Utsmaniyah. Membuahkan dua anak perempuan bernama Fatimah dan Zainab.

Bagikan Artikel

About Khotibul Umam

Avatar
Alumni Pondok Pesantren Sidogiri