minyak goreng
minyak goreng

Minyak Goreng Langka, Inilah Siksa Pedih Bagi Penimbun Barang

Untuk memperoleh keuntungan besar manusia bisa sangat egois. Dalam keadaan genting sekalipun, ambisi meraih keuntungan berlipat dilakukan dengan segala cara. Kalau kemaren terjadi kelangkaan oksigen, sekarang minyak goreng yang langka dan harganya meroket.

Bisa dipastikan kelangkaan minyak goreng yang terjadi saat ini bukan karena barang tersebut tidak ada. Yakin, ini adalah ulah oknum yang tidak bertanggung jawab menimbun persediaan minyak goreng, selanjutnya dijual dengan harga berkali-kali lipat. Itulah permainan para penimbun dan mafia barang.

Kita tahu, Indonesia kaya dengan bahan baku minyak goreng. Ratusan bahkan jutaan hektar tanah di Indonesia ditanami sawit. Tapi kenapa minyak goreng menjadi langka. Kelapa sawit adalah bahan baku yang salah satunya untuk memproduksi minyak goreng.

Karenanya, masyarakat sudah paham kalau kelangkaan minyak goreng terjadi karena faktor kesengajaan. Apalagi menjelang Ramadhan dimana kebutuhan akan minyak goreng akan melonjak. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan cara menimbun barang yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat tersebut.

Islam Mengutuk Para Penimbun Barang

Islam sangat mengutuk praktik perdagangan dengan cara menimbun barang dengan tujuan supaya barang tersebut menjadi langka, kemudian bisa dijual dengan keuntungan berkali-kali lipat. Dalam fikih ini disebut ihtikar.

Kaidah fikih mengatakan: “Setiap sesuatu yang apabila disimpan akan menimbulkan mudharat/mafsadah kepada masyarakat umum disebut ihtikar (monopoli), meskipun yang disimpan itu berupa emas, perak atau baju”.

Selanjutnya, ihtikar diartikan sebagai upaya yang disengaja menimbun barang-barang yang menjadi kebutuhan pokok, sehingga barang menjadi langka, dan tentu saja harganya melambung tinggi.

Kebutuhan pokok tidak terbatas pada sandang, pangan dan papan melainkan seluruh barang yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Apabila barang itu sulit didapat akan membahayakan jiwa, harta dan kehormatan. Berdasar pada kaidah di atas maka menimbun barang yang menjadi kebutuhan pokok manusia hukumnya haram. Sekalipun yang ditimbun adalah emas, perak atau baju jika menjadi kebutuhan dasar manusia.

Baca Juga:  Al Azhar; Da'wah ke Jalan Hidayah bukan Takfir

Berapa lama menimbun barang disebut ihtikar?

Menurut Imam Abu Hanifah kalau menyimpan barang hanya sebentar tidak disebut ihtikar karena tidak menimbulkan dharar/kesusahan kepada manusia. Sebaliknya, kalau penimbunan barang tersebut berakibat pada kelangkaan suatu barang, sehingga menjadi langka dan harganya mahal, maka disebut ihtikar.

Ulama berbeda pandang tentang masa sebentar dan lama menimbun barang. Ada yang berpendapat ukuran lama menimbun barang adalah 40 hari berdasarkan hadis Nabi.

Barang siapa menimbun makanan selama 40 malam, maka ia sungguh telah berlepas diri dari Allah, dan Allah juga berlepas dari orang tersebut”.

Pendapat lain mengatakan, ukuran lama menimbun barang adalah satu bulan. Alasannya, karena kurang dari sebulan disebut sebentar.

Dalam konteks hari ini, seberapa lama bisa disebut ihtikar disesuaikan dengan stok barang. Apabila disimpan selama lima hari mengakibatkan barang menjadi langka sehingga harganya meroket, maka disebut ihtikar. Maka, ukuran disebut ihtikar apabila menimbun barang bisa berakibat pada kelangkaan barang tersebut.

Untuk mengantisipasi kelangkaan suatu barang, seperti minyak goreng, pemerintah harus memberikan sanksi tegas dan hukuman yang berat kepada pelaku penimbunan barang karena telah menimbulkan mudharat cukup serius di masyarakat. Kalau tidak, bukan hanya pelaku ihtikar yang diancam dengan dosa, tapi semua pihak pemegang kebijakan yang membiarkan hal ini terjadi ikut andil menanam kesalahan dan kebagian dosa serta ancaman siksa pedih kelak di neraka.

Bagikan Artikel ini:

About Faizatul Ummah

Alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo

Check Also

ratu elizabeth

Ratu Elizabeth II Meninggal, Bolehkah Mendoakan dan Menghormati Jenazah Non Muslim?

Kepergian Ratu Elizabeth II menyisakan duka mendalam bagi rakyat Inggris. Jutaan rakyat Inggris larut dalam …

pendidikan agama

Panduan Fikih Cara Guru Mendidik dan Memberi Sanksi Murid

Insiden kekerasan fisik hingga menyebabkan kematian salah seorang santri di Ponpes Gontor Jawa Timur menjadi …