Islam Kaffah ma’al Mitsaq

Islam Kaffah ma’al Mitsaq

Perbincangan tentang Islam Kaffah selalu menjadi tren diskusi dan pencarian menarik di beberapa media mainstream maupun media sosial. Sebenarnya istilah Islam kaffah merupakan istilah baru yang disandarkan pada istilah yang ada dalam Qur’an. Pada perkembangannya ia menjadi entitas yang mendefinisikan ciri dan cara berIslam.

Kata “kaffah” berasal dari bahasa Arab yang bisa berarti “ semua’ bisa juga berarti “ cukup” bisa juga berarti ‘keseluruhan (baca: lisanul arab dan mu’jam alma’ani). Kata kaffah dapat ditemukan dalam surah At Taubah ayat 36 yang artinya “Dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka memerangi kalian semuanya”. Dan juga dalam surah Al Baqarah ayat 208 yang Artinya “Wahai orang-orang yang beriman masuklah ke dalam Islam secara kaffah atau secara keseluruhan”.

Kata kaffah dalam surah Al Baqarah inilah yang menjadi topik pembahasan yang digunakan dalam mengkampanyekan Islam kaffah. Meskipun ulama klasik dan modern berbeda interpretasi dalam menafsirkan kata kaffah, namun istilah ini telah cukup populer untuk meggambarkan suatu cara dan keinginan untuk berislam secara total. Artinya, istilah ini sebenarnya hal baru bukan sebagai identitas baru tetapi sebagai metode dalam berislam.

Beberapa kalangan secara serampangan juga mengistilahkan istilah Islam Kaffah menjadi sangat kaku hanya bersifat simbolik, bahkan hanya dalam hal berpakaian saja, misalnya. Sementara nilai dan subtansi Islam tidak masukkan dalam pengertian Islam secara kaffah. Ini tentu saja akan menimbulkan hal yang kontra produktif.

Islam Kaffah bukan sekedar metode, tetapi juga kadang telah menjadi ideologi gerakan kelompok Islam tertentu. Karenanya Islam kaffah sebagai metode yang luas menjadi sempit sebagai perjuangan politik. Akhirnya, Islam kaffah dalam konteks ideologis ini diterjemahkan sebagai perjuangan untuk menegakkan Islam secara total dengan dimulai dengan sistem pemerintahan.

Baca juga : Bisa Baca Qur’an Kewajiban Seorang Muslim, Sikap Adil Kewajiban Seorang Pemimpin

Upaya penyempitan inilah yang kemudian menjadi kotroversi. Berdalih Islam kaffah muncul gerakan yang ingin merubah tatanan masyarakat dan Negara yang sudah berada dalam kondisi Darussalam (Negara damai). Dalam aspek yang ekstrim gerakan politik ini menggunakan kekerasan dengan harapan merubah bentuk Negara. Kelompok inilah yang kemudian menjadi fitnah dan bid’ah baru dalam sejarah Islam modern yang dikenal dengan terorisme.

Menerapkan Islam Kaffah di Negeri Damai

Pertanyaannya, bagaimana menerapkan Islam kaffah di negeri damai yang beragam seperti Indonesia? Bagaimana menerapkannya di tengah perbedaan pemikiran Islam dan keberagaman internal Islam itu sendiri?

Pertanyaan ini menjadi penting agar istilah Islam kaffah tidak menjadi blunder dan dianggap hal baru yang muncul sebagai gerakan baru yang mudah menyalahkan orang lain, sesama saudara seagama dan sebangsa. Lihatlah misalnya berdalih Islam Kaffah orang mudah membid’ahkan dan mengkafirkan saudara seimannya. Lihatlah berdalih Islam Kaffah ia menjadi tokoh yang sering mengharamkan dan mentoghutkan rasa cinta terhadap negaranya.

Kiai Ma’ruf Amin memberikan penjelasan yang menarik tentang pengertian Islam kaffah yang sesuai dengan konteks berbangsa dan bernegara. Menurutnya Islam di Indonesia merupakan Islam kaffah yang sama dengan Negara lain. Namun, dalam konteks di Indonesia ada penambahan sesuai konteks berdirinya Negara ini, yakni Islam kaffah ma’al mitsaq.

Apa itu Islam kaffah ma’al mitsaq. Mitsaq sering diartikan sebagai kesepakatan dan perjanjian. Islam kaffah ma’al mitsaq merupakan penerapan Islam yang menyeluruh dengan kesepakatan kebangsaan yang beragam. Model ini sebenarnya yang diterapkan di Madinah ketika Nabi membuat kesepakatan yang dikukuhkan dalam piagam Madinah. Islam mampu diterapkan secara menyeluruh sementara prinsip keadilan, kesamarataan, dan kebebasan diberikan kepada yang berbeda agama.

Dalam konteks Islam kaffah ma’al mitsaq umat Islam tidak hanya hanya mengedepankan persaudaraan sesama agama (ukhuwah islamiyah) tapi juga persaudaraan sesama bangsa (ukhuwah wathaniyah). Menjaga Islam dan menjaga perjanjian kebangsaan ini harus sejalan. Umat Islam tidak boleh menjadi pembangkang atau pengkhianat perjanjian.

Pengkhianatan terhadap perjanjian sama saja mengkhianati prinsip keislaman itu sendiri. Itulah sebenarnya yang dilakukan Nabi dengan mengusir beberapa suku Yahudi di Madinah ketika melanggar kesepakatan dan perjanjian. Umat Islam harus menjaga perjanjian ini sebagai sarana merawat kemaslahatan umum (maslahah ‘ammah).

Indonesia dengan penduduk mayoritas Muslim terbanyak memang bukan menjadi negara Islam. Tapi ia adalah darul mitsaq (negara kesepakatan), konsensus bangsa dari elemen-elemen yang beragam. Mitsaq atau perjanjian inilah yang sebenarnya sampai detik ini menjaga bangsa ini tetap utuh.

Mengingkari perjanjian ini atau upaya merubah perjanjian ini sama saja dengan upaya meruntuhkan tatanan kebangsaan ini. Karena itulah, gerakan penegakan khilafah di Indonesia tidak relevan dan ditolak karena berpotensi merusak perjanjian dan consensus yang sudah menjaga bangsa ini.

Sekali lagi Indonesia bukan negara Islam juga bukan darul harbi (negara perang). Di negeri ini semua boleh menegakkan ajaran agama tetapi dengan mematuhi kesepakatan dan konsensus berbangsa dan bernegara, yakni menjaga kemajemukan dalam persatuan.

Tidakkah kita mengambil pelajaran berharga dari negeri yang penuh konflik karena kepentingan politik agama yang sekterian. Di beberapa Negara yang tidak terlalu majemuk seperti di Indonesia perbedaan penafsiran agama bisa menjadi sumber untuk alat politik kekuasaan yang menjurus perpecahan.

Inilah pentingnya kenapa para ulama zaman dulu membuat kesepakatan berbangsa yang dapat menjamin semuanya setara dan bebas menjalankan agamanya. Ajaran Islam yang kaffah akan sangat terasa apabila diterapkan menjadi rahmatan lil alamin, bukan menjadi fitnatan lil alamin.

Wallahu a’lam

Comment

  • Aly Chiman
    4 months ago
    Hello there, My name is Aly and I would like to know if you would have any interest to have your website here at islamkaffah.id promoted as a resource on our blog alychidesign.com ? We are in the midst of updating our broken link resources to include current and up to date resources for our readers. Our resource links are manually approved allowing us to mark a link as a do-follow link as well . If you may be interested please in being included as a resource on our blog, please let me know. Thanks, Aly
  • Crystle Swint
    3 months ago
    How would you like to Upload A SINGLE Video And RANK for 100 LANGUAGES !!! FACT #1 ONLY 25% of the searches made online are in ENGLISH! And yet everybody focuses on trying to rank in ENGLISH! FACT #2 YouTube is the 2nd BIGGEST website in the world… And still you focus all your efforts trying to rank and get traffic ONLY from Google! http://bit.ly/2PVgtFh DO THE MATH: With Over 3 Billion Searches A Month… All the visitors that you will ever need ARE ALREADY ON YOUTUBE! 3 billion searches a month. 75% are not in English… Do the math… 2.2 billion searches each month in foreign languages! Are you getting an idea on how much money you are leaving on the TABLE? http://bit.ly/2PVgtFh
  • Aly Chiman
    2 months ago
    Hello there, My name is Aly and I would like to know if you would have any interest to have your website here at islamkaffah.id promoted as a resource on our blog alychidesign.com ? We are updating our do-follow broken link resources to include current and up to date resources for our readers. If you may be interested in being included as a resource on our blog, please let me know. Thanks, Aly

LEAVE A COMMENT