Gus Sholah: NKRI Bersyariah Tidak Ada

Jakarta - Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), mengatakan NKRI bersyariah itu tidak ada. Apalagi jelas kata syariah itu tidak terdapat dalam UUD ’45.

"NKRI bersyariah itu tidak ada. Dulu sila pertama kan Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya. Kata itu kemudian dicoret. Menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa. Dulu Undang-Undang Dasar kita mengandung kata syariah. Sekarang tidak ada," ujar Gus Sholah saat menghadiri dialog kebangsaan di Jakarta, Senin (12/8/2019) dikutip dari laman Detik.com.

Baca Juga: NKRI Sudah Lama Bersyariah, PP Muhammadiyah: Indonesia Itu Darul Ahdi Wa Syahadah

Gus Sholah mengatakan menolak istilah NKRI bersyariah bukan berarti anti-syariah Islam. Menurutnya, tanpa rumusan NKRI bersyariah, syariah Islam tetap dijalankan di Indonesia.

"Tidak ada juga istilah NKRI bersyariah. Bukan berarti kita juga anti syariah Islam, tidak. Di tataran Undang-Undang Dasar tidak ada syariah,” imbuhnya.

Tapi, lanjut Gus Sholah, di di tataran undang-undang boleh, monggo, tidak ada masalah. “Syariah Islam jalan kok di Indonesia tanpa rumusan NKRI bersyariah, tanpa istilah NKRI Bersyariah pun juga jalan kok syariah Islam. Jadi tidak perlu ada istilah itu," tandasnya.

 

Comment

LEAVE A COMMENT