Habib Luthfi: NKRI Final dan Sejak Dulu Sudah Bersyariah

Habib Luthfi: NKRI Final dan Sejak Dulu Sudah Bersyariah

Jakarta – Sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan sistem terbaik dan final bagi Indonesia. Selain itu, sejak kali pertama didirikkan oleh para pendahulu bangsa, NKRI juga sudah bersyariah.

Penegasan itu disampaikan oleh Habib Luthfi bin Yahya. "Syariah dari dulu sudah syariah, kalau NKRI tidak syariah kita tidak mengusir Belanda," kata Habib Luthfi dikutip dari detik.com.

Menurut Habib Luthfi, Islam melarang keras adanya penjajahan di mana pun, sehingga anak bangsa di masa perjuangan kemerdekaan kala itu menjalankan kewajiban tersebut dengan mengusir penjajahan dari Indonesia.

"Mengusir Belanda, mengusir penjajah bagian dari syariah. Nggak usah dikasih embel-embel syariah lagi," kata pria kelahiran 10 November 1947 itu.

Habib yang dalam dakwahnya selalu lemah lembut itu pun mengajak semua masyarakat menghargai presiden yang sedang menjabat. Menurut dia, jika bukan bangsa sendiri yang menghargai, jangan salahkan jika ada negara lain yang tak menghargai.

Baca juga : Ketika Dua Guru Bangsa Bertemu

“Maka siapa pun presiden Republik Indonesia, harus kita hormati dan dihargai,” tutur Habib Luthfi.

Sosok yang berada di urutan 37 dari 500 tokoh muslim berpengaruh versi Pusat Studi Strategis Islami Kerajaan Yordania itu juga bicara tentang Islam Nusantara. Menurut dia, Islam di mana pun sama. Hanya wilayah dakwah dan adat istiadatnya yang berbeda.

Ketika ajaran Islam datang pertama kali di suatu daerah tak jarang pengaruh dari adat adat terdahulu masih ada, sehingga sulit untuk mengubahnya. Habib pun mencontohkan cara Sunan Kudus menyebarkan syariat Islam di Kudus yang ketika itu masyarakatnya mayoritas beragama dan berfaham lain.

Comment

LEAVE A COMMENT