presiden republik italia sergio mattarella memaparkan program kerjasama bidang
presiden republik italia sergio mattarella memaparkan program kerjasama bidang

Rajut Persaudaraan, Presiden Italia Sampaikan Pesan Hangat kepada Umat Muslim Pada Idul Fitri

ROMA – Idul Fitri menjadi momentum untuk merajut persaudaraan antara sesama manusia dalam balutan toleransi yang menyejukkan, perayaan Idul Fitri juga menjadi hari kebahagiaan dan kemenangan umat Islam di seluruh dunia, termasuk umat muslim di Italia.

Presiden Italia Sergio Mattarella menyampaikan pesan hangat kepada umat Muslim di Italia yang merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Dalam pernyataan tersebut, dia juga menyinggung soal islamofobia dan pentingnya melawan hal tersebut.

“(Saya sampaikan) harapan terhangat kepada semua orang yang menganut agama Islam di Italia untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri yang bahagia dan damai,” kata dia seperti dilansir Arab News dan republika.co.id Rabu (4/5).

Dalam kesempatan itu, Presiden Mattarella juga meminta kepada semua lembaga politik dan agama di negara itu, termasuk sekolah dan keluarga, untuk berkomitmen mendidik orang-orang tentang saling menghormati dan melawan hasutan kebencian dan kekerasan, seperti yang ditentukan oleh prinsip-prinsip konstitusi Italia.

Mattarella menuturkan, rakyat Italia harus bahu-membahu membangun yang tangguh dan memiliki kemampuan untuk menolak berbagai sikap diskriminatif. Dia juga menekankan, sikap menentang segala bentuk diskriminasi dan intoleransi merupakan kewajiban moral.

“Ini adalah kewajiban moral yang kita semua miliki terutama terhadap generasi muda. Bersama mereka dan untuk mereka, kita harus bersama-sama membangun masyarakat yang kuat dan tangguh yang mampu menolak dan mengutuk segala bentuk intoleransi dan diskriminasi,” tutur dia.

Mattarella menambahkan, perayaan Idul Fitri yang menandai akhir bulan suci Ramadhan mengajak semua pihak untuk merenungkan peran menentukan yang dapat dimainkan oleh agama sebagai kendaraan perdamaian, perjumpaan dan berbagi antara individu dan masyarakat. Ini tentunya menjadi penting bagi komunitas internasional.

“Khususnya ketika kita menyaksikan setiap hari adegan tidak manusiawi dan kehancuran yang datang kepada kita dari medan perang dan krisis kemanusiaan,” kata dia.

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

Ratusan eks anggota NII Garut kembali baca dua kalimat syahadat dan ikrar setia kembali ke NKRI

Tobat, Ratusan Eks NII Garut Baca Syahadat Lagi dan Ikrar Setia Kepada NKRI

Garut – Ratusan eks pengikut Negara Islam Indonesia (NII) di Garut, Jawa Barat, melakukan pertobatan …

penceramah radikal

Jangan Heran Sudah Diprediksi Nabi, Sering Bikin Gaduh dengan Fatwa tanpa Ilmu

Terkadang kita susah membedakan antara ulama yang fasih ilmu fikih dengan hanya penceramah. Banyak pula …

escortescort