Perempuan Muslim
Perempuan Muslim

Salahkah Perempuan Muslim Berpendidikan Tinggi ?

Salahkah Perempuan Muslim Berpendidikan Tinggi ? – Dalam Islam, perempuan merupakan makhluk yang amat dimuliakan. Tidak hanya karena fisiknya yang jelita, namun juga martabatnya yang merupakan mahkota bagi keluarga. Perempuan menempati posisi yang paling sentral dalam menjadi madrasah pertama bagi  anak-anaknya. Figurnya yang sangat penting membuat perempuan tidak bisa terbang oleh siapapun. Sebab, asal muasal peradaban adalah perempuan. Bagaimana bisa, peradaban lahir tanpa melalui rahim perempuan?

Namun dalam beberapa kasus, gerak perempuan muslim kerap terbatasi, khususnya di bidang pendidikan. Tradisi masyarakat di beberapa daerah, bahkan sebagian masyarakat muslim berpandangan bahwa perempuan tak perlu berpendidikan tinggi. Karena pada akhirnya mereka hanya akan kembali ke hal-hal yang bersifat domestik di dalam rumah tangga seperti mengurus anak dan suami, serta menyiapkan makanan di dapur.

Semua itu dipandang tak perlu sampai mengorbankan biaya untuk menempuh pendidikan tinggi. Bahkan jika perempuan muslim berpendidikan terlalu tinggi, justru ditakutkan tidak ada laki-laki yang sudi melamarnya. Padahal, bukankah menuntut ilmu adalah kewajiban untuk semua Muslim tanpa pandang gender?

Kita acap kali mendengar dalil tentang kewajiban menuntut ilmu, misalnya dalam sebuah Hadits Riwayat Ibnu Majjah:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

 “Dari Anas bin Malik ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, ‘Mencari ilmu sangat diwajibkan atas setiap orang Islam,”

Atau juga disebutkan dalam QS Al-Mujadalah ayat 11:

 يَرْفَعِ اللهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجاتٍ  

“Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman diantara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu”

Menuntut ilmu berdasarkan dua dalil di atas adalah wajib, karena akan mengangkat derajat seseorang baik di hadapan sesama manusia, maupun di hadapan Allah SWT. Orang yang berilmu tinggi dan rendah hati akan dicintai sesama manusia, dan dicintai pula oleh Sang Pencipta.

Baca Juga:  Nabi Muhammad Saw melarang mantunya melakukan poligami

Perempuan muslim sebagai madrasah pertama bagi anak, menjadi sangat penting memiliki pengetahuan dan pengalaman yang luas. Perempuan yang cerdas akan mampu melahirkan generasi yang cemerlang. Banyak anak-anak yang salah didik dan terjerumus dalam pergaulan yang salah, hal tersebut tak lain adalah kelalaian dari orang tua terutama karena absennya peran seorang Ibu.

Mendidik anak bukanlah pekerjaan yang mudah, butuh ilmu untuk melakukan itu semua di jaman teknologi seperti sekarang ini. Para perempuan harus menguasai dan paham benar akan teknologi agar bisa mengawasi anak-anak mereka supaya tak salah menggunakan internet, seseorang yang cerdas pasti paham benar bahwa apa yang di ajarkan kepada anak sangat berpengaruh terhadap perkembangannya kelak. Karena cara berpikir ibu akan sangat mempengaruhi cara mereka dalam mendidik anak. Pendidikan bagi perempuan merupakan kunci dari peningkatan kualitas diri, semakin tinggi pendidikan seorang perempuan maka kualitas dirinya juga akan semakin tinggi, perempuan yang berpendidikan tinggi cenderung memiliki nilai lebih di tengah-tengah masyarakat lantaran pengetahuannya, di bandingkan perempuan yang tidak berpendidikan.

Bagikan Artikel ini:

About Vinanda Febriani

Mahasiswi Studi Agama-Agama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Check Also

Terorisme di Abad 21

Akar Permasalahan Terorisme di Abad 21

Salah satu Jubir Al-Qaidah pernah berujar bahwa internet merupakan “Universitas Studi Jihad Al-Qaidah”.

Self Love dalam Islam

Self Love dalam Islam

Salah seorang di antara kalian tidaklah beriman (dengan iman sempurna) sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.