Tradisi

Fikih Nusantara (32): Kitab Wisyah al Ifrah Wa Isbah al Falah Karya Muhammad bin Isma’il Daud al Fathani

kitab wishah al ifrah

Kitab berbahasa Melayu yang ditulis dengan aksara Jawi ini sekali lagi membuktikan semangat ulama-ulama Melayu dalam membangun dan meningkatkan literasi keagamaan. Tujuannya tidak lain supaya ajaran agama Islam tidak disalahpahami penganutnya. Terutama sekali dalam ranah hukum Islam yang dikenal dengan fikih yang menjadi pondasi dalam beribadah. Muhammad bin Isma’il Daud al Fathani menulis kitab ini dalam upaya mengenalkan hukum Islam …

Read More »

Sejarah dan Keistimewaan Arab Pegon : Keunikan Aksara Arab Jawa yang Mulai Hilang Di Kalangan Pelajar

arab pegon

Arab pegon atau yang biasa dikenal dengan Arab Jawa sudah jarang ditemukan di majlis-majlis ilmu, pesantren dan tempat pembelajaran lainnya. Arab pegon merupakan warisan ulama nusantara yang perlu bahkan harus dilestarikan dan dijaga, agar tidak hilang dan punah oleh masa. Memasuki era-modern ini, pembelajaran menggunakan Arab pegon mulai ditinggalkan bahkan dilupakan seiring berkembangnya zaman. Mungkin hanya di Pondok salafiyyah saja …

Read More »

Fikih Nusantara (31): Kitab Al Nadhah al Hasaniyah Karya Sayyid Muhsin Ali al Musawa al Falimbani

kitab al nadlhah al hasaniyah

Semakin kita membuka dan membaca karya-karya ulama Nusantara, semakin kita paham bahwa mereka telah berusaha dengan giat dan tekun untuk mewariskan ilmu agama dengan berpaham Ahlussunah wal Jama’ah atau Aswaja. Hal ini bisa dilihat dan dibuktikan dengan karya-karya mereka. Dalam bidang fikih, misalnya, semua merujuk pada kitab-kitab madzhab. Dan mayoritas mereka mengikuti madhab Syafi’i.Dari sekian banyak karya yang ada semuanya …

Read More »

Fikih Nusantara (30): Kitab Idhah Al Bab Karya Syaikh Daud bin Abdullah al Fathani

idhah al bab

Pattani, Thailand Selatan sekarang, tidak hanya tanahnya yang subur, negeri yang berbatasan dengan Malaysia ini subur mencetak para ulama sampai pada taraf alim dan ‘allamah. Banyak ulama yang lahir di tempat ini. Tak ayal, karya-karya berbagai disiplin ilmu agama Islam lahir dari tangan-tangan ulama Pattani. Jumlahnya sangat banyak. Daud bin Abdullah al Fathani adalah salah seorang ulama Pattani yang sangat …

Read More »

Fikih Nusantara (29): Kitab Sullam al Munajah Karya Sywikh Nawawi al Bantani

sullam al munajah

Pada bagian terdahulu telah dimuat satu karya Imam Nawawi al Bantani yang memiliki nama lengkap Abu Abdul Mu’thi Muhammad Nawawi bin Umar bin Arabi al Jawi al Bantani. Lahir tahun 1230 H/1813 M di Tanara, Serang Banten. Meninggal di Makkah tanggal 25 Syawal tahun 1314 H/1897 M.  Yaitu kitab Nihayatu al Zain Syarah kitab Qurrotu al ‘Ain karya Syaikh Zainuddin …

Read More »

Tradisi Rokat dan Tolak Bala’ dari Covid 19, Ini Pandangan Fikihnya

tradisi rokat

Ketika musibah Covid 19 masih belum ada tanda-tanda berakhir, maka ikhtiyar merupakan langkah yang harus dijalani oleh setiap individu untuk membendung derap langkah wabah mematikan ini. Karena kita sepakat bahwa Covid 19 harus segera berakhir. Ada banyak variasi dalam melakukan ikhtiar. Di antaranya dengan melakukan vaksinasi, mematuhi anjuran Protokol Kesehatan dengan selalu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga kesehatan dan sebisa …

Read More »

Fikih Nusantara (28): Kitab Dhau’ Al Mishbah Karya Kiai Hasyim Asy’ari

dhau misbah

Tidak banyak yang tahu terhadap risalah ini. Sebuah catatan singkat tentang fikih nikah yang ditulis oleh Kiai Hasyim Asy’ari pendiri NU. Judul lengkapnya, Dhau’ al Mishbah fi Bayani Ahkam al Nikah. Dalam bahasa Indonesia berarti “Cahaya lampu untuk menerangi dan menjelaskan hukum-hukum nikah. Kitab ringkas yang tebalnya hanya 21 halaman ini hanya membahas hukum-hukum pernikahan saja. Kiai Hasyim Asy’ari membagi …

Read More »

Fikih Nusantara (26): Kitab Mathla’ al Badrain Karya Syeikh Muhammad bin Ismail Daudy al Fathani

kitab mathlaul badrain

Fikih merupakan bagian dari aspek kehidupan beragama seseorang yang sangat penting dan mendapatkan perhatian yang tinggi di dalam al Qur’an dan hadis. Ilmu ini dipandang sebagai sarana untuk menjadi muslim yang sempurna. Sebab tanpanya ibadah bisa menjadi tidak berfaedah. Fikih memiliki peran penting sebab nyaris hampir tidak ada kehidupan sehari-hari umat Islam yang tidak tersentuh oleh aturannya. Faktor inilah yang …

Read More »

Fikih Nusantara (25): Kitab Bidayah al Mubtadi wa ‘Umdatu al Aulad

bidayatul mubtadi

Pengarang kitab Bidayah al Mubtadi ini masih menjadi misteri sampai saat ini karena penulisnya tidak menyebutkan nama lazimnya kitab-kitab yang lain. Baik diawal maupun diakhir tidak tertulis nama pengarang. Dan, seperti ditulis pada sampul kitab, hal ini memang disengaja karena menjaga keshalehan dan sifat wara’nya. Kesengajaan tersebut disampaikan sendiri oleh penulisnya. Pada halaman sampul tertulis, “Inilah kitab yang bernama Bidayah …

Read More »

Fikih Nusantara (24): Kitab Hidayah al Shibyan Karya Tuan Husain Kedah al Banjari

kitab hidayatus shibyan

Literasi fikih Melayu ini judul lengkapnya adalah Hidayah al Shibyan fi Ma’rifah al Islam wa al Iman. Terjemah bahasa Indonesianya “Petunjuk bagi anak-anak untuk mengenal Islam dan iman”. Satu karya fikih berbahasa Melayu mengikuti madzhab Imam Syafi’i. Penulisnya adalah ulama nusantara bernama lengkap Abu Abdullah Husain bin Muhammad Nasir bin Muhammad Thayyib bin Mas’ud bin Qadhi Abu Su’ud bin Syaikh …

Read More »

Fikih Nusantara (23): Kitab Belut Karya Syeikh Muhammad Mukhtar bin ‘Atharid al Jawi

kitab belut

Syeikh Muhammad Mukhtar bin ‘Atharid merupakan ulama Nusantara asal Bogor yang lahir pada tanggal 14 Sya’ban 1278 H/14 Pebruari 1862 M. Kemudian lebih akrab dengan sapaan Syeikh ‘Atharid al Bughuri. Bughuri adalah penyebutan Arab untuk kota Bogor. Kitab yang ditulisnya merespon perdebatan tentang halal dan haramnya satu hewan yang banyak ditemui di Nusantara, yaitu Belut. Sebagaimana ditulis dalam kitab ini, …

Read More »

Fikih Nusantara (22): Kitab Qut al Habib al Gharib Karya Imam Nawawi Banten

kitab qutul habib

Kitab Syarah ini lahir dari buah pikir seorang ulama Nusantara asal Tanara, Banten yang telah mewakafkan dirinya menjadi bagian dari peradaban Islam Nusantara. Ulama yang sangat lekat dengan tradisi literasi. Karyanya yang terbilang banyak menjadi wakaf untuk khazanah keilmuan Islam Nusantara. Dari literasi-literasi tersebut umat Islam di Indonesia tercerahkan. Beliau pahlawan pena yang patut kita banggakan. Mengapa tradisi literasi intelektual …

Read More »

Fikih Nusantara (21): Kitab Al Silah Fi Bayan al Nikah Karya Syeikh Muhammad Khalil bin Abdul Latif al Bangkalani

bayan nikah

Setelah sekian episode menelusuri kitab-kitab fikih di semenanjung Melayu, disana ditemukan jejak intelektual fikih atau hukum Islam begitu kuat. Ada banyak ulama Nusantara keturunan Melayu yang ahli fikih atau al Faqih. Dimulai dari pulau Sumatera, di Aceh ada Tengku Syiah Kuala alias Abdurrauf al Sinkili pemilik Mir’at al Thullab dan Syaikh Nuruddin al Raniri penulis Shirath al Mustaqim. Di Jambi …

Read More »

Shalawat Ngelik di Mlangi: Hasil Akulturasi Islam dan Budaya Jawa

shalawat ngelik

Mlangi adalah sebuah dusun di D.I Yogyakarta. Secara administratif, Mlangi masuk menjadi bagian dari Desa Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. Keberadaan Mlangi sebagai sebuah wilayah, hampir sama tuanya dengan Kasultanan Yogyakarta. Mlangi meng-ada sekira tahun 1757. Hanya berjarak dua tahun dari berdirinya Kasultanan Yogyakarta pasca Perjanjian Giyanti tahun 1755. Pada era Kasultanan Yogyakarta, Mlangi menjadi wilayah Pathok Negoro atau tapal …

Read More »

Fikih Nusantara (20): Kitab Al Fawaid al Janiyyah Karya Syaikh Muhammad Yasin bin Isa al Fadani

fawaidul janiyyah

Karya monumental ini ditulis oleh Syaikh ‘Alam al Din Abu Faidh Muhammad Yasin bin Muhammad Isa bin Udik al Fadani. Seorang ulama asal Padang yang menjadi guru kebanyakan ulama Nusantara. Di antara murid beliau adalah Kiai Sahal Mahfudz (Pati, Jawa Tengah), Kiai Maimun Zubair (Rembang), Kiai Ahmad Damhuri (Banten), Kiai Abdu Hamid (Jakarta), dan masih banyak lagi ulama Nusantara yang …

Read More »

Tradisi Nyekar Kuburan, Adakah Jejak Sunnahnya?

nyekar kuburan

Satu persatu orang orang shalih dipanggil oleh Allah. Kabar terakhir dan sekaligus berita duka bagi umat Islam, adalah wafatnya KH. Nawawi Abdul Jalil, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri. Seorang Kiai kharismatik yang memiliki pertalian nasab kepada Syaikh Muhammad Syatha al-Dimyathi al-Bikri, Penulis KitabI’anath al-Thalibin (salah satu kitab legendaris di kalangan dunia Pesantren). ‘Nyekar’ dalam budaya Nusantara adalah kegiatan wajib keluarga (family …

Read More »

Masyarakat Melayu dan Akar Tradisi Tahlilan di Nusantara

tahlilan dan selamatan

Sejarah tradisi Tahlilan pada masyarakat Melayu ternyata telah mengakar sejak lama. Ulama-ulama Jawi, penyebutan untuk Nusantara, keturunan Melayu telah mengenalkan dzikir yang pahalanya dihadiahkan untuk leluhur yang telah meninggal dunia ini sejak berabad-abad yang lampau. Salah satunya adalah ulama berdarah Melayu, Syaikh Ismail Minangkabau dalam kitabnya Kifayatu al Ghulam fi Bayani Arkan al Islam wa Syuruthihi. Meskipun tidak menyebut secara …

Read More »

Fikih Nusantara (19): Kitab Munyatu al Mushalli Karya Syeikh Daud bin Abdullah al Husaini al Fathani

kitab munyatul mushalli

Semakin banyak membaca karya-karya pustaka ulama Nusantara yang disebut kitab kuning, baik yang ditulis berbahasa Arab maupun menggunakan aksara Arab Pegon berbahasa daerah, semakin kita memahami ketersambungan sanad mereka dengan ulama-ulama salaf dan khalaf. Kitab-kitab klasik khazanah Islam Jazirah Arab dibawa dan dikenalkan oleh ulama-ulama Nusantara yang melakukan rihlah ilmiah ke tanah haram, yakni Makkah dan Madinah. Proses ini dimulai …

Read More »

Fikih Nusantara (17): Kitab Tuhfatu al Raghibin Karya Syeikh Husein bin Sulaiman al Jawi al Funtiani

tuhfat ar raghibin

Satu lagi warisan intelektual ulama Nusantara asal Pontianak Kalimantan Barat. Kitab fikih aliran madzhab Syafi’i yang ditulis dengan aksara Arab Jawi atau Arab Pegon berbahasa Melayu, namun disisipkan pula bahasa Arab pada bagian-bagian tertentu. Hanya pada halaman pengantar seluruhnya ditulis dengan bahasa Arab. Gaya penulisan yang sama dengan kitab Risalah Bab al Jum’ah yang telah diulas sebelumnya. Judul lengkapnya Tuhfatu …

Read More »

Berdzikir dengan Tasbih bukanlah Bid’ah, Malah Sunnah

tasbih

Kerapkali kita mendapatkan tudingan miring soal tasbih. Utamanya, dari mereka yang mengklaim ahlus sunnah, Wahabi-Salafi dan pengikutnya. Menurutnya, berdzikir dengan buliran tasbih tak pernah dipraktekkan Rasulullah, apalagi Sahabat. ‘Tasbih’ atau yang dalam bahasa Arab disebut dengan nama ‘Subhah’ adalah bola-bola kecil yang dirangkai dalam sebuah buliran untuk menghitung jumlah banyaknya dzikir yang diucapkan oleh seseorang dengan lidah atau dengan hati. …

Read More »

Fikih Nusantara (16): Kitab Risalah Bab Al Jum’at Karya Syeikh Husein bin Sulaiman al Jawi al Funtiani

kitab fikih

Konten kitab ini seluruhnya membahas shalat Jum’at menurut pandangan madzhab Syafi’i. Ditulis oleh Syaikh Husein bin Sulaiman al Jawi al Funtiani. Salah seorang ulama Nusantara. Al Jawi berarti Nusantara. Sementara al Funtiani adalah nisbat untuk nama ibu kota Kalimantan Barat, Pontianak. Dengan demikian Syaikh Husein bin Sulaiman berasal dari Pontianak. Biografi singkat beliau bisa dibaca dalam kitab Raja’u al Mustarhim …

Read More »

Islam Mempercantik Budaya, Bukan Merusak Budaya

tari saman

Islam merupakan agama yang universal yang mampu merasuk dalam aspek sosial bagi kehidupan bermasyarakat. Bukan hanya mengajarkan masalah aqidah dan hukum, namun Islam juga memberikan pedoman dan nilai etis dalam berbagai aspek kehidupan seperti ekonomi, politik, bahkan seni dan budaya. Islam sejak awal tidak anti kesenian dan budaya. Islam adalah agama indah  penuh rahmat yang mencintai keindahan. Karena itulah, penyebaran …

Read More »

Fikih Nusantara (15) : Kitab Sullam al Mubtadi Karya Syaikh Daud bin Abdullah al Fathani

sullam al mubtadi

Kitab ini ditulis oleh Syaikh Daud bin Abdullah al Fathani, ulama termasyhur yang menjadi salah satu ikon masyarakat Melayu pada abad 19 M. Salah satu ulama yang paling produktif menulis. Banyak kitab hasil buah penanya. Berupa kitab fikih, tasawuf, thariqat dan aqidah. Dalam bidang fikih karyanya antara lain Hidayatu al Muta’allim, Al Jawahir al Saniyyah, Fathu al Mannan dan Sullam …

Read More »

Fikih Nusantara (14) : Kitab Shirath al Mustaqim Syeikh Nuruddin al-Raniri

siratal mustaqim

Kitab ini disebut-sebut sebagai kitab terbesar dan terlengkap dalam bab ibadah di antara jejeran kitab fikih Nusantara yang pernah ada dan juga kitab pertama yang ditulis dengan bahasa Melayu beraksara Arab Pegon. Ditulis oleh Nuruddin al Raniri dari Aceh. Karena background penulis yang kental dengan dialek Melayu Aceh kitab inipun memakai bahasa Melayu dialek Aceh. Nama lengkapnya, seperti tertulis dalam …

Read More »

Fikih Nusantara (13) : Kitab Tarjuman Karya Kiai Hamid Pamekasan

kitab tarjuman

Penulisnya Kiai Hamid bin Itsbat Bin Ishaq. Dirunut dari nasabnya beliau masih keturunan Sunan Ampel dan Sunan Giri. Kitab ini awalnya adalah manuskrip, catatan-catatan tangan Kiai Hamid untuk disampaikan pada jama’ah pengajian. Pengasuh Pondok Pesantren Banyuanyar Pamekasan ini memang dikenal rajin menulis materi yang akan disampaikan setiap kali beliau akan mengisisi pengajian. Manuskrip-manuskrip itu kemudian dikumpulkan dan diberi judul Tarjuman. …

Read More »