Tradisi

Shalawat Ngelik di Mlangi: Hasil Akulturasi Islam dan Budaya Jawa

shalawat ngelik

Mlangi adalah sebuah dusun di D.I Yogyakarta. Secara administratif, Mlangi masuk menjadi bagian dari Desa Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. Keberadaan Mlangi sebagai sebuah wilayah, hampir sama tuanya dengan Kasultanan Yogyakarta. Mlangi meng-ada sekira tahun 1757. Hanya berjarak dua tahun dari berdirinya Kasultanan Yogyakarta pasca Perjanjian Giyanti tahun 1755. Pada era Kasultanan Yogyakarta, Mlangi menjadi wilayah Pathok Negoro atau tapal …

Read More »

Fikih Nusantara (20): Kitab Al Fawaid al Janiyyah Karya Syaikh Muhammad Yasin bin Isa al Fadani

fawaidul janiyyah

Karya monumental ini ditulis oleh Syaikh ‘Alam al Din Abu Faidh Muhammad Yasin bin Muhammad Isa bin Udik al Fadani. Seorang ulama asal Padang yang menjadi guru kebanyakan ulama Nusantara. Di antara murid beliau adalah Kiai Sahal Mahfudz (Pati, Jawa Tengah), Kiai Maimun Zubair (Rembang), Kiai Ahmad Damhuri (Banten), Kiai Abdu Hamid (Jakarta), dan masih banyak lagi ulama Nusantara yang …

Read More »

Tradisi Nyekar Kuburan, Adakah Jejak Sunnahnya?

nyekar kuburan

Satu persatu orang orang shalih dipanggil oleh Allah. Kabar terakhir dan sekaligus berita duka bagi umat Islam, adalah wafatnya KH. Nawawi Abdul Jalil, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri. Seorang Kiai kharismatik yang memiliki pertalian nasab kepada Syaikh Muhammad Syatha al-Dimyathi al-Bikri, Penulis KitabI’anath al-Thalibin (salah satu kitab legendaris di kalangan dunia Pesantren). ‘Nyekar’ dalam budaya Nusantara adalah kegiatan wajib keluarga (family …

Read More »

Masyarakat Melayu dan Akar Tradisi Tahlilan di Nusantara

tahlilan dan selamatan

Sejarah tradisi Tahlilan pada masyarakat Melayu ternyata telah mengakar sejak lama. Ulama-ulama Jawi, penyebutan untuk Nusantara, keturunan Melayu telah mengenalkan dzikir yang pahalanya dihadiahkan untuk leluhur yang telah meninggal dunia ini sejak berabad-abad yang lampau. Salah satunya adalah ulama berdarah Melayu, Syaikh Ismail Minangkabau dalam kitabnya Kifayatu al Ghulam fi Bayani Arkan al Islam wa Syuruthihi. Meskipun tidak menyebut secara …

Read More »

Fikih Nusantara (19): Kitab Munyatu al Mushalli Karya Syeikh Daud bin Abdullah al Husaini al Fathani

kitab munyatul mushalli

Semakin banyak membaca karya-karya pustaka ulama Nusantara yang disebut kitab kuning, baik yang ditulis berbahasa Arab maupun menggunakan aksara Arab Pegon berbahasa daerah, semakin kita memahami ketersambungan sanad mereka dengan ulama-ulama salaf dan khalaf. Kitab-kitab klasik khazanah Islam Jazirah Arab dibawa dan dikenalkan oleh ulama-ulama Nusantara yang melakukan rihlah ilmiah ke tanah haram, yakni Makkah dan Madinah. Proses ini dimulai …

Read More »

Fikih Nusantara (17): Kitab Tuhfatu al Raghibin Karya Syeikh Husein bin Sulaiman al Jawi al Funtiani

tuhfat ar raghibin

Satu lagi warisan intelektual ulama Nusantara asal Pontianak Kalimantan Barat. Kitab fikih aliran madzhab Syafi’i yang ditulis dengan aksara Arab Jawi atau Arab Pegon berbahasa Melayu, namun disisipkan pula bahasa Arab pada bagian-bagian tertentu. Hanya pada halaman pengantar seluruhnya ditulis dengan bahasa Arab. Gaya penulisan yang sama dengan kitab Risalah Bab al Jum’ah yang telah diulas sebelumnya. Judul lengkapnya Tuhfatu …

Read More »

Berdzikir dengan Tasbih bukanlah Bid’ah, Malah Sunnah

tasbih

Kerapkali kita mendapatkan tudingan miring soal tasbih. Utamanya, dari mereka yang mengklaim ahlus sunnah, Wahabi-Salafi dan pengikutnya. Menurutnya, berdzikir dengan buliran tasbih tak pernah dipraktekkan Rasulullah, apalagi Sahabat. ‘Tasbih’ atau yang dalam bahasa Arab disebut dengan nama ‘Subhah’ adalah bola-bola kecil yang dirangkai dalam sebuah buliran untuk menghitung jumlah banyaknya dzikir yang diucapkan oleh seseorang dengan lidah atau dengan hati. …

Read More »

Fikih Nusantara (16): Kitab Risalah Bab Al Jum’at Karya Syeikh Husein bin Sulaiman al Jawi al Funtiani

Kitab Fikih

Konten kitab ini seluruhnya membahas shalat Jum’at menurut pandangan madzhab Syafi’i. Ditulis oleh Syaikh Husein bin Sulaiman al Jawi al Funtiani. Salah seorang ulama Nusantara. Al Jawi berarti Nusantara. Sementara al Funtiani adalah nisbat untuk nama ibu kota Kalimantan Barat, Pontianak. Dengan demikian Syaikh Husein bin Sulaiman berasal dari Pontianak. Biografi singkat beliau bisa dibaca dalam kitab Raja’u al Mustarhim …

Read More »

Islam Mempercantik Budaya, Bukan Merusak Budaya

tari saman

Islam merupakan agama yang universal yang mampu merasuk dalam aspek sosial bagi kehidupan bermasyarakat. Bukan hanya mengajarkan masalah aqidah dan hukum, namun Islam juga memberikan pedoman dan nilai etis dalam berbagai aspek kehidupan seperti ekonomi, politik, bahkan seni dan budaya. Islam sejak awal tidak anti kesenian dan budaya. Islam adalah agama indah  penuh rahmat yang mencintai keindahan. Karena itulah, penyebaran …

Read More »

Fikih Nusantara (15) : Kitab Sullam al Mubtadi Karya Syaikh Daud bin Abdullah al Fathani

sullam al mubtadi

Kitab ini ditulis oleh Syaikh Daud bin Abdullah al Fathani, ulama termasyhur yang menjadi salah satu ikon masyarakat Melayu pada abad 19 M. Salah satu ulama yang paling produktif menulis. Banyak kitab hasil buah penanya. Berupa kitab fikih, tasawuf, thariqat dan aqidah. Dalam bidang fikih karyanya antara lain Hidayatu al Muta’allim, Al Jawahir al Saniyyah, Fathu al Mannan dan Sullam …

Read More »

Fikih Nusantara (14) : Kitab Shirath al Mustaqim Syeikh Nuruddin al-Raniri

siratal mustaqim

Kitab ini disebut-sebut sebagai kitab terbesar dan terlengkap dalam bab ibadah di antara jejeran kitab fikih Nusantara yang pernah ada dan juga kitab pertama yang ditulis dengan bahasa Melayu beraksara Arab Pegon. Ditulis oleh Nuruddin al Raniri dari Aceh. Karena background penulis yang kental dengan dialek Melayu Aceh kitab inipun memakai bahasa Melayu dialek Aceh. Nama lengkapnya, seperti tertulis dalam …

Read More »

Fikih Nusantara (13) : Kitab Tarjuman Karya Kiai Hamid Pamekasan

kitab tarjuman

Penulisnya Kiai Hamid bin Itsbat Bin Ishaq. Dirunut dari nasabnya beliau masih keturunan Sunan Ampel dan Sunan Giri. Kitab ini awalnya adalah manuskrip, catatan-catatan tangan Kiai Hamid untuk disampaikan pada jama’ah pengajian. Pengasuh Pondok Pesantren Banyuanyar Pamekasan ini memang dikenal rajin menulis materi yang akan disampaikan setiap kali beliau akan mengisisi pengajian. Manuskrip-manuskrip itu kemudian dikumpulkan dan diberi judul Tarjuman. …

Read More »

Ini Penjelasan Kebiasaan Santri Menata Sandal Kiainya

menata sandal kiayi

Berkah, secara sederhana artinya bertambahnya kebaikan. Tak dapat dipungkiri bahwa sesungguhnya yang memberikan keberkahan itu adalah Allah. Namun kadangkala, Allah tidak memberikan secara langsung kepada hambaNya, melainkan lewat perantara. Nah, perantara dalam hal ini adalah segala apa yang dikehendaki Allah. Beberapa yang dikehendaki Allah untuk dititipi keberkahan adalah para nabi dan rasul, wali, ulama ataupun kiai. Oleh karenanya, mereka seringkali …

Read More »

Fikih Nusantara (9): Kitab Sabil al Muhtadin Karya Syaikh Arsyad al-Banjari

kitab sabilul muhtadin

Ditulis oleh ulama asal Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan. Lahir di Lok Gambang 15 Shafar tahun 1122 H dan wafat tahun 1227 H. Produktif menulis kitab. Diantara karyanya, Tuhfatu al Raghibin, al Qaulu al Mukhtashar, Hasyiah Fathu al Jawwad, Kanzu al Ma’rifat dan lain-lain. Sabil al Muhtadin merupakan karya beliau yang paling monumental. Kitab ini pada abad ke 20 dan awal …

Read More »

Fikih Nusantara (8): Kitab Fashalatan Karya Kiai Abdul Hamid Kendal

kitab fashalatan

Sebutan Masyhur penulis kitab ini adalah Syaikh Abdul Hamid bin Ahmad al Qandaly. Tipikal ulama yang produktif menulis. Lahir tahun 1915 M. Dikemudian hari beliau nyantri kepada KH. Hasyim Asy’ari pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Dan bersahabat akrab dengan KH. Abdul Wahid Hasyim, putra KH. Hasyim Asy’ari. Kebanyakan karya beliau ditulis dengan aksara Arab Pegon. Di antaranya, ‘Aqidatu Ahlissunnah wal Jama’ah, …

Read More »

Fikih Nusantara (1) : Kitab Nihayatuz Zain Karya Imam Nawawi Al Bantani

kitab nihatuz zain

Tanpa banyak umat muslim Indonesia ketahui sejatinya ulama nusantara pada masa lalu sangat produktif dalam menulis karya-karya otentik khas nusantara. Keilmuan Islam nusantara sudah lama dibangun dengan dialektika ulama nusantara dengan Timur Tengah yang menghasilkan peradaban keilmuan Islam khas nusantara. Khazanah keilmuan keislaman di nusantara memang bukan suatu hal baru. Karya-karya itu patut dikenali kembali sebagai bagian dari kekayaan ijtihad …

Read More »

Makna Tradisi Ziarah Kubur di Bulan Suci

ziarah kubur

Ziarah kubur merupakan ibadah yang biasa dilakukan umat Islam di Indonesia dan di berbagai negara muslim lainnya sebagai bagian dari mendoakan yang sudah meninggal. Ziarah kubur adalah bagian dari sunnah Nabi yang pernah menziarahi makam ibundanya dan makam para syuhada. Berbagai literatur menyebutkan ziarah kubur hukumnya sunah. Rasulullah Muhammad SAW dan para sahabatnya juga menjelankan ziarah kubur. Jadi tidak ada …

Read More »

Semarak Ramadan : Memilah Tradisi dan Ajaran Syar’i

tradisi sahur

Bulan ramadhan terdapat banyak sekali tradisi yang tengah berkembang di tengah masyarakat Indonesia. Praktek kebiasaan itu telah tertanam lama hingga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari peringatan Ramadan. Maka terkadang orang susah membedakan ini adalah bagian dari ajaran yang berlandasakan syariat atau hanya sekedar tradisi. Salah satu contoh yang menarik misalnya tentang kebiasaan makan sahur. Jelas bahwa sahur adalah ibadah …

Read More »

Budaya Tadarus Ramadan : Ekspresi Islam Nusantara yang Penuh Berkah

tadarus

Bulan suci Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah. Seluruh umat muslim di berbagai penjuru dunia berlomba-lomba mengumpulkan pahala, dengan berbuat kebaikan terhadap sesama dan memperbanyak amal ibadah. Ramadan juga disebut dengan bulan al-Quran. Wahyu pertama yang diterima oleh Nabi adalah pada malam 17 Ramadan yang kemudian dikenal dengan nuzulul qur’an. Tidak mengherankan jika aktifitas membaca dan mempelajari al-Quran menjadi semarak …

Read More »

Pendekatan Dakwah dan Kesenian Rodat

tari rodat

Perkembangan dakwah Islam sejak beberapa tahun terakhir menunjukkan geliat yang sangat menarik untuk diperhatikan lebih lanjut. Kemunculan teknologi informasi dan komunikasi memberikan saluran baru bagi pendakwah untuk menyampaikan dakwah Islam melalui berbagai lini. Salah satunya lewat media sosial, seperti Instagram, YouTube, Facebook, dan lainnya. Adanya media tersebut memunculkan para pendakwah baru yang lantas menjadi viral di kalangan penggemarnya. Ironisnya, pada …

Read More »

Kenangan Kampung, Ibu dan Sedekah Malam Jumat

anak mengaji

Hari itu menjelang malam, ketika shalawat di masjid mulai menggema menjemput waktu maghrib. Aktifitas bermain anak-anak serentak berhenti menuju kamar mandi untuk bersesuci. Dengan sedikit rasa malas dan berat hati, sarung diangkat, peci dipakai dan bersiaplah mengaji. Di kampung aktifitas pendidikan keagamaan memang selalu tersaji setiap waktu. Tidak hanya siang hari menimba pendidikan di madrasah diniyah, sore hingga malam pun …

Read More »

Wayang Kulit dan Islam : Refleksi Dakwah Inovatif dalam Kebudayaan

Wayang Kulit

Kesenian wayang kulit adalah kebudayan nasional bangsa. Tidak sekedar menjadi kebanggaan, kesenian wayang kulit juga memiliki peran penting dalam perkembangan agama Islam di Indonesia. Kesenian ini menjadi salah satu instrument penting dalam penyebaran Islam di tanah Jawa. Dahulu, Islam datang ke nusantara di tengah peradaban masyarakat yang sudah berbudaya. Adat dan kebudayaan yang sudah mendarah daging karena merupakan warisan para …

Read More »

Membaca Kembali Ritual Sesajen sebagai Doa dan Sedekah

Sesajen

Keberhasilan dakwah dalam suatu daerah bukan hanya tergantung dari kuantitas jamaah yang mengikuti, tetapi kualitas ajaran yang mampu dipahami oleh masyarakat setempat. Aspek kualitas pemahaman ini sangat tergantung pada bagaimana seseorang pendakwah menyampaikan ajaran Islam sesuai dengan bahasa masyakat lokal yang mudah dipahami.Indonesia merupakan negara yang banyak memiliki tradisi beranekaragam yang sangat luar biasa. Banyak tradisi dan adat istiadat kebiasaan …

Read More »

Masjid Saksi Sejarah Perpindahan Kiblat Umat Islam

Masjid Qiblatain

Masjid Qiblatain merupakan masjid bersejarah yang menjadi saksi berpindahnya kiblat umat Islam dari Masjidil Aqsa ke Masjidil Haram. Sesuai namanya, masjid ini disebut masjid Qiblatain yang berarti memiliki dua kiblat. Dahulu masjid ini berdiri di atas tanah Bani Salamah, dan dikenal sebagai masjid Bani Salamah. Pada bulan Rajab tahun ke dua Hijriyah, Nabi Muhammad mendapat wahyu untuk memindahkan kiblat dari …

Read More »

Makna Tradisi Berdiri (Qiyam/Marhabanan) Saat Perayaan Maulid

Tradisi Marhabanan

Sebagian golongan menganggap perayaan memperingati kelahiran Nabi Agung Muhammad Saw sebagai perbuatan yang mengada-ada dalam agama. Salah satu yang menjadi fokus perhatian mereka antara lain tradisi berdiri (qiyam) dalam acara perayaan tersebut, yang dikenal dengan istilah marhabanan. Mereka menduga bahwa kaum muslimin yang berdiri saat acara perayaan meyakini bahwa jasad Rasulullah hadir di tengah-tengah mereka. Dugaan semacam ini jika memang …

Read More »