kampanye politik di masjid
masjid

Tuntunan Rasulullah, Jika Ada yang Kampanye di Masjid Doakanlah Tidak Terpilih

Baru-baru ini viral dan menjadi misteri penyebaran tabloid politik di salah satu masjid di Malang. Kembali dan seakan tidak ada hentinya masjid dijadikan tempat untuk ajang kampanye. Seolah masjid dan jamaah menjadi lahan empuk bagi raihan simpati politik.

Terkait dengan aktvitas politik di masjid ini apakah dilarang? Dalam hadist Nabi memang melarang menggunakan masjid untuk jual beli atau transaksi. Dalam hadist dari Abu Hurairah Nabi bersabda :

“Bila engkau mendapatkan orang yang menjual atau membeli di dalam masjid, maka katakanlah kepadanya, ‘Semoga Allah tidak memberikan keuntungan pada perniagaanmu.’ Dan bila engkau menyaksikan orang yang mengumumkan kehilangan barang di dalam masjid, maka katakanlah kepadanya, ‘Semoga Allah tidak mengembalikan barangmu yang hilang.” (HR Tirmidzi).

Rasulullah melarang bahkan menyuruh umatnya jika melihat masjid digunakan untuk berdagang atau kepentingan lain seperti mengumumkan barang yang hilang di masjid agar didoakan agar tidak sesuai dengan espektasinya. Artinya, memang masjid bukan untuk kepentingan ekonomi personal.

Bagaimana dengan kampanye di masjid? Bagaimana memasang iklan dan promosi dan menyebarkan bulletin propaganda politik di masjid. Sesungguhnya hukum itu bisa dipadankan dengan larangan jual beli dan kepentingan personal lainnya. Jika jual beli saja di larang apalagi untuk kepentingan politik yang rawan memecah belah Jemaah.

Karena itulah, jika ada orang atau kelompok yang menyebarkan agitasi politik di masjid, sesuai tuntunan hadist di atas kita patut mendoakan agar orang itu tidak terpilih. Berdoa seperti itu justru dianjurkan.

Masjid sabda Rasulullah dibangun dengan tujuan “Sesungguhnya masjid-masjid dibangun hanya untuk dzikir kepada Allah ‘Azza wa Jalla, untuk shalat, dan membaca Al Qur’an” (HR. Muslim, no. 285). Masjid untuk memuja Allah, bukan memuja tokoh politik.

Baca Juga:  Ade Armando Babak Belur Saat Demo, Bagaimana seharusnya Menyampaikan Aspirasi dalam Islam

Karena itulah, jika masih ada yang memaksakan tim sukses tokoh tertentu memasuki ruang masjid dan menyalahgunakan masjid sebagai ajang kampanye dan cari suara untuk kepentingan politik, maka doakanlah agar dia tidak terpilih.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Standarisasi Dai MUI ke

Dai Harus Siap Hadapi Fenomena Dakwah

Jakarta – Para dai harus siap menghadapi fenomena dalam berdakwah. Salah satu fenomena dalam berdakwah …

Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf

R20 Rekonsiliasikan Hindu-Islam di India

Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menggelar Religion 20 (R20) di Bali, 2-3 …