pangeran sultan bin salman
pangeran sultan bin salman

Ini Curhatan Astronot Pangeran Arab Saudi Berpuasa Di Luar Angkasa

Florida – Pangeran Sultan Bin Salman adalah astronot pertama Arab Saudi yang mengikuti misi ke luar angkasa. Ironisnya, saat menjalani misi itu, Pangeran Sultan Bin Salman, yang juga putra Raja Salman, bertepatan dengan bulan Ramadhan. Alhasil, ia harus menjalani puasa dan melaksanakan ibadah dengan menyesuaikan kondisi di luar angkasa.

Pengalaman berpuasa di luar angkasa itu dicurahkan Pangeran Sultan dalam sebuah buku berjudul “Seven Days in Space”. Buku yang menceritakan pengalaman para astronot yang menghabiskan waktu mereka dalam ekspedisi ke angkasa luar tahun 1985 dan pengalaman dia angkasa luar yang bertepatan dengan Ramadhan.

Ia membeberkan bahwa pengalaman tersebut membuatnya merasa lebih dekat kepada Tuhan, seperti yang dikutip dari Saudi Gazette, Selasa (12/5/2020).

Keberangkatan Pangeran Sultan Bin Salman dan beberapa astronot lainnya dikirim ke angkasa luar mencetak sejarah sebagai astronot Arab dan Muslim yang pertama. Selain itu mereka juga melakukan puasa dan membaca Alquran.

Dalam bukunya itu, mantan anggota NASA pada 36 tahun lalu itu turut menceritakan pengalaman selama di angkasa luar. Pangeran Sultan menuliskan bahwa dirinya melakukan bersyukur bisa merasakan Ramadhan pertama di angkasa luar yang bertepatan dengan Ramadhan hari ke-29.

Sebelum menjalankan tugasnya, pangeran sejatinya telah diberi masukan oleh Imam Besar dari Arab Saudi, Sheikh Abdulaziz Bin Baz untuk tak berpuasa, dan dapat menggantinya selepas misi. Namun sang pangeran memutuskan untuk berpuasa selama menjalankan tugas sebagai astronot dan tetap menjaga komitmen untuk berpuasa seperti masa latihan dan persiapan untuk pergi ke angkasa luar di NASA Johnson Space Center, Houston.

Para pekerja NASA saat itu telah memberitahu Pangeran Sultan bahwa selama masa latihan, mereka akan memperhatikan kesehatannya bersama astronot Abdul Monsen Al Bassam selama minggu awal Ramadhan.

NASA telah mengatakan kepada mereka untuk tidak melanjutkan puasa jika ada gangguan kesehatan selama latihan. Namun, masa latihan tersebut selesai tanpa ada gangguan kesehatan dan Pangeran Sultan mendapat izin untuk melanjutkan puasanya selama tugas.

Pangeran Sultan mengatakan bahwa dirinya terkagum oleh Allah yang memberinya berkat dan kekuatan, agar dirinya berpuasa selama satu bulan tanpa keluhan kesehatan.  Ia mengingat bahwa ada beberapa hari di mana berpuasa tanpa sahur, meski begitu dirinya tidak melupakan ibadah lainnya seperti membaca Alquran yang dilakukannya tiap hari.

Di pertamanya dalam misi “Discovery”, Pangeran Sultan juga berbagi pengalaman bahwa dirinya sempat kehabisan tenaga akibat kurang tidur. Tak hanya itu perbedaan grafitasi dan perubahan cairan dalam tubuh juga mempengaruhi kesehatan manusia. Meski begitu, dirinya tidak pernah menyerah.

“Saya berpuasa dengan jam waktu Florida, tempat di mana kita diluncurkan ke angkasa luar. Hal terakhir yang saya lakukan sebelum menjalankan misi adalah berdoa saat subuh seraya memohon kepada Allah untuk memberkati orang-orang terkasih, dan seluruh saudara Muslim yang menjalankan tugas,” ujarnya dikutip dari laman Liputan6.com.

“Saya memohon kepada Allah untuk memberikan kesuksesan bagi kita yang menjalankan misi, supaya kita mendapatkan kepercayaan dari orang-orang yang telah mempercayai kami. Doa subuh membuat saya lebih tenang dan optimis.”

Selama di di angkasa luar, sang pangeran berdoa di dalam pesawat antariksa.

“Anda cuma punya ruang 6 kaki (1.83 meter)  dan kaki Anda membutuhkan alat pengikat yang khusus karena gravitasinya 0,” ujarnya.

“Namun untuk melakukan sujud, itu tidaklah mungkin. Karena pada posisi sujud dalam kondisi seperti itu dapat membuat Anda pusing,” tambahnya.

Untuk me membaca Alquran, Pangeran Sultan mengatakan bahwa dirinya membawa Alquran kecil dalam kantongnya yang dapat dibaca setiap hari selama misi.

“Allah memberikan berkat kepada saya untuk bisa membaca seluruh isi kitab Alquran dalam lima hari. Setelah melakukan kegiatan saya, termasuk uji coba scientific, fotografi dan peluncuran Arabsat, Saya memberikan waktu luang saya untuk membaca kitab,” ujarnya.

Sang pangeran mengingat bahwa dirinya menjadi sedikit emosional bahkan menangis ketika dirinya membuat panggilan kepada sang ayah, Raja Salman, dari angkasa luar. Dirinya menceritakan bahwa dirinya berhasil membaca seluruh kitab Alquran.

Pangeran Sultan juga memiliki bacaan surat Alquran dalam bentuk rekaman yang didengarnya sebelum tidur. Membaca Alquran membuat sang pangeran untuk merenung tentang kehebatan Sang Pencipta dan misteri dari ciptaannya. Ia bersyukur bisa khatam Alquran dalam misinya di angkasa luar.

“Dari waktu ke waktu, saya melihat dari jendela untuk menyaksikan kehebatan Allah atas ciptaannya,”  pungkasnya.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

sekjen mui anwar abbas  200108191407 353

MUI: Hiburan Biduan Usai Isra Mi’raj di Banyuwangi Tak Hormati Nilai-Nilai Keagamaan

Jakarta — Aksi hiburan biduan yang digelar di panggung peringatan Isra Mi’raj di Banyuwangi, Jawa …

keutamaan bulan sya'ban

Bulan Sya’ban Segera Tiba: Bulan yang Sering Dilupakan, Tapi Dicintai Rasulullah

Tanpa terasa, umat Islam akan segera memasuki bulan Sya’ban pada 20 Januari 2026. Bulan ini …