Sheikh Ekrima Sabri
Sheikh Ekrima Sabri

Israel Perpanjang Larangan Mufti Besar Yerusalem Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 4 Bulan

Yerusalem – Kebiadaban Israel terhadap ulama Palestina masih terus terjadi. Mufti besar Yerusalem yang juga Imam Besar Masjid Al-Aqsa Sheikh Ekrima Sabri masih tetap dilarang masjid Aqsa. Bahkan larangan itu diperpanjang menjadi empat bulan.

“Polisi Israel menggerebek rumah saya pada Kamis dan memberikan surat perintah yang melarang saya memasuki Masjid Al-Aqsa selama empat bulan,” kata Sheikh Ekrima Sabri kepada Anadolu Agency, Jumat (5/6/2020), dikutip via laman Republika.co.id.

“Ini adalah sifat negara penjajah [Israel]. Mereka ingin membungkam suara-suara yang melawan pendudukan,” ujar Sheikh Ekrima.

Menurutnya langkah Israel ini sebagai upaya target mereka untuk menguasai masjid Al-Aqsa.

“Gaya mereka ini bertentangan dengan kebebasan beribadah, wacana negara demokratis dan hukum internasional,” tutur dia.

“Tapi kita akan tetap bersama Al-Aqsa, dan kita akan membela Al-Aqsa,” ujar dia.

Otoritas Israel menuduh Sheikh Sabri memprovokasi rakyat melawan Israel karena dia berusaha melestarikan “identitas Islam Masjid Al-Aqsa.”

Pada Januari ini otoritas Israel juga mengeluarkan surat yang menskors Sheikh Sabri dari Masjid al-Aqsa selama 4 bulan.

Israel menduduki Yerusalem Timur, wilayah di mana masjid suci bagi Umat Islam berada, selama perang Timur Tengah pada 1967.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Akun Belum Terblokir, Pendeta Saifuddin Ibrahim Kembali Hina dan Fitnah Rasulullah

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

PMII

ACT Terindikasi Pendanaan Terorisme, PMII Sarankan Kader Lebih Selektif Memilih Lembaga Filantropi

Jakarta —  Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan transaksi yang diduga berkaitan dengan …

menko pmk muhadjir effendy

Resmi Cabut Izin PUB ACT, Pemerintah Sisir Izin Lembaga Pengumpul Donasi Lain

Jakarta – Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) sedang dalam sorotan karena terindikasi menyelewengkan dana umat, …