Coretan anti Islam di Masjid di Kota Cabezo de Torres Murcia Spanyol
Coretan anti Islam di Masjid di Kota Cabezo de Torres Murcia Spanyol

Setelah Prancis dan Belanda, Giliran Masjid di Spanyol Jadi Sasaran Islamofobia dan Ditaruh Kepala Babi

Murcia – Hampir setiap hari terjadi aksi Islamofobia di Benua Eropa. Setelah masjid di Prancis diserang Islamofobia berupa vandalisme yang menjelekkan Islam, kemudian di Amsterdam, Belanda, masjid dilempar dengan botol bir, kini ulah serupa juga terjadi di Spanyol.

Masjid di Kota Cabezo de Torres, Murcia, Spanyol, dicorat-coret orang tidak dikenal dengan tulisan-tulisan yang anti-Islam “Tidak untuk Islam”, “Hentikan Invasi”, dan “Kedaulatan Spanyol tidak bisa Dinegosiasikan”. Tidak hanya itu, pelaku juga meletakkan kepala babi dengan ditancap pisau di halaman masjid, Rabu (7/7/2021) malam. Aksi tidak terpuji ini berselang satu bulan setelah pembunuhan seorang pria Muslim asal Maroko.

Dikutip dari laman republika.co.id, Murcia, merupakan wilayah dengan populasi imigran terpadat di Spanyol. Baru-baru ini, Murcia dikejutkan dengan pembunuhan seorang pria asal Maroko, Younes Bilal, pada 13 Juni. Seorang saksi mata mengatakan, pelaku adalah seorang veteran. Pelaku menembak Bilal sembari mengucap perkataan rasis.

Masih di bulan Juni, Momoun Koutaibi, seorang mekanik di perusahaan Primafrio, diduga menjadi korban serangan rekan kerjanya. Media lokal melaporkan, rekan kerjanya itu dipecat lantaran dinilai buruk oleh bosnya. Sang Bos lantas membandingkannya dengan pekerja Muslim.

“Orang Moor (Muslim) ini adalah pekerja yang lebih baik daripada Anda,” kata sang bos.

Usai dipecat, rekan kerja Koutaibi lantas terpancing emosinya. Ia memukul Koutaibi dengan besi hingga terluka parah. Koutaibi pun dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Keluarga Koutaibi berkeras peristiwa itu adalah serangan rasis.

Pada 18 Juni, seorang perempuan asal Ekuador ditikam saat mengantre di bank makanan. Pelaku, seorang wanita Spanyol, diduga menghinanya dengan cercaan rasial. Wanita spanyol menuduhnya pencuri pekerjaan dan makanan.

Baca Juga:  Komisi Dakwah MUI: Lupakan Eks WNI Anggota ISIS Karena Telah Khianati NKRI & Pancasila

Awal tahun ini, masjid lain juga dirusak di kota San Javier, wilayah Murcia. Sejauh ini, pemerintah pusat Spanyol sebagian besar tetap diam tentang gelombang serangan di Murcia.

Murcia adalah benteng bagi partai sayap kanan Spanyol Vox. Dalam pemilihan umum 2019, itu adalah satu-satunya wilayah di mana Vox adalah partai yang paling banyak dipilih.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Gus Muwafiq bermain gitar dan musik

Gus Muwafiq: Musik Akan Jadi Alat Setan Bila Dipegang Orang-orang Yang Lalai

Jakarta – Pernyataan Uki Eks Noah bahwa musik itu haram berbuntut kontroversi. Raja Dangdut H. …

Khotbah Jumat

Wacana Khotbah 15 Menit, Muhammadiyah: Singkat Bukan Untuk Cegah Ngantuk, Tapi Sunah Nabi

Jakarta – Wadah Silaturrahmi Khatib Indonesia (Wasathi) mewacanakan usulan khotbah di masjid-masjid di seluruh Indonesia …