habib rizieq tangkapan layar 1756569846838 169

Sikapi Kondisi Nasional, Habib Riziq Shihab: Dengar Ulama Jaga Jakarta dan Indonesia

Jakarta – Situasi nasional saat ini masih belum stabil, bahkan dibeberapa daerah massa demontrasi masih terus bergerak menyampaikan aspirasi terhadap pemerintah. Menyikapi kondisi tersebut Habib Riziq Shihab meminta masyarakat untuk mendengarkan arahan dari ulama.

Dilansir dari laman detik.com Hal itu disampaikan Habib Rizieq dalam acara peringatan maulid Nabi Muhammad dan haul ke-15 Alhabib Syech bin Ali bin Sholeh Aljufri di gedung SMP Al-Khairaat, Jalan Masjid Condet, Batu Ampar, Jakarta Timur, Sabtu (30/8/2025).

“Jangan bergerak melakukan apa pun sebelum ada komando dari ulama. Tapi, kalau komando dari ulama sudah datang, keadaan sudah betul-betul darurat, negara ini sudah tidak bisa diatasi lagi oleh siapa pun kecuali oleh umat, maka itu saya mau tanya, kalau dikomandokan oleh ulama siap turun?” tanya Habib Rizieq
“Siap,” jawab jemaah.

“Siap bela agama?” tanya Habib Rizieq dengan suara lantang.

“Siap,” kata jemaah kompak.

“Siap jaga Jakarta?” ujar Habib Rizieq

“Siap,” jawab jemaah.

“Siap jaga Indonesia?” tanya Habib Rizieq

“Siap,” kata jemaah.

Habib Rizieq kemudian bertanya kesiapan umat turun ke jalan. “Siap turun ke jalan?” tanya Habib Rizieq tiga kali.

“Siap,” kompak jemaah menjawab.

Habib Rizieq Bicara soal Pajak
Habib Rizieq juga mengutarakan pandangannya soal pajak. Menurutnya, pajak ‘mencekik’ rakyat Indonesia.

Ia juga menyorot pernyataan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani yang menyamakan kewajiban membayar pajak dengan menunaikan zakat.

“Seenaknya menteri mengatakan pajak sama kayak zakat. Enak betul Saudara (berbicara),” imbuh Habib Rizieq.

“Dalam Islam, zakat dikenakan kepada orang kaya, orang miskin nggak zakat. (Kalau) pajak, (baik) miskin atau kaya dicekik semua, bahkan yang miskin lebih dicekik,” lanjutnya.

Lalu Habib Rizieq menyinggung anggota Dewan tak bayar karena pajaknya dijamin oleh negara. Sementara itu, orang miskin harus membayar pajak.

“Rakyat yang kecil-kecil sampai tukang ojek bayar (biaya) aplikator itu sudah besar. Ini mesti diatur pajak itu,” lanjutnya.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

sekjen mui anwar abbas  200108191407 353

MUI: Hiburan Biduan Usai Isra Mi’raj di Banyuwangi Tak Hormati Nilai-Nilai Keagamaan

Jakarta — Aksi hiburan biduan yang digelar di panggung peringatan Isra Mi’raj di Banyuwangi, Jawa …

keutamaan bulan sya'ban

Bulan Sya’ban Segera Tiba: Bulan yang Sering Dilupakan, Tapi Dicintai Rasulullah

Tanpa terasa, umat Islam akan segera memasuki bulan Sya’ban pada 20 Januari 2026. Bulan ini …