taliban
taliban

Taliban dan Isu Al Mahdi dalam Perspektif Islam

Kemenangan Taliban atas Pemerintah Afghanistan sepekan lalu menjadi sorotan utama publik. Beramai-ramai media informatika dunia spontan menyoroti informasi kemenangan ini. Tak ayal lagi, komentar dari berbagai macam komentar para pengamat memenuhi setiap beranda media sosial, mulai dari aspek politik, sejarah hingga agama.

Satu persatu menilai gerakan tersebut dalam sudut pandang berbeda sesuai spesifikasi bidang keilmuannya. Menariknya, viral belakangan ini menilai Taliban adalah imam Mahdi yang dijanjikan oleh Allah swt untuk melawan angkara murka akhir zaman.

Pertanyaannya,benarkah taliban sebagai juru keadilan yang dijanjikan Allah swt ?

Rasulullah saw pernah bersabda tentang salah satu fitnah akhir zaman yaitu:

لَا تَقُوْمُ السَّاعَةُ حَتَّى تَمْتَلِيءُ الْأَرْضُ ظُلْمًا وَعُدْوَانًا، ثُمَّ يَخْرُجُ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ بَيْتِيْ فَيُمْلِؤُهَا قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ ظُلْمًا وَعُدْوَانًا

Artinya: “Hari kiamat tidak akan terjadi hingga bumi dipenuhi dengan kedzoliman dan permusuhan, kemudian datang seorang laki-laki dari keluargaku, lalu ia memenuhi bumi dengan keadilan, sebagaimana sebelumnya, bumi dipenuhi kedzoliman dan permusuhan” (HR. Ibn Hibban)

Laki-laki juru keadilan yang dimaksud dalam hadits tersebut dialah al Mahdi. Umat Islam sepakat bahwa kelak di akhir zaman akan ada seseorang sebagai penyelamat umat Islam yang dikenal dengan al Mahdi al Muntadzor.

Adapun ciri-cirinya yaitu sebagai berikut:

1. Datang sebelum Nabi Isa as diturunkan dari langit. Dalam hadits disebutkan:

وَلاَ تَقُومُ السَّاعَةُ إِلاَّ عَلَى شِرَارِ النَّاسِ ، وَلاَ الْمَهْدِيُّ إِلاَّ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ.

Artinya “Tidak akan terjadi hari kiamat kecuali pada seburuk-buruk manusia dan tidaklah muncul Al Mahdi kecuali muncul ‘Isa bin Maryam”  (HR. Ibn Majah)

2. Namanya sama dengan nama Rasulullah saw

لَا تَقُوْمُ السَّاعَةُ حَتَّى يَلِيَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ بَيْتِيْ يُوَاطِئُ اِسْمُهُ اِسْمِيْ

Baca Juga:  Membelot dan Jadi Pelatih Militer Taliban, Tentara AS Ini Akhirnya Mualaf

Artinya: “Tidak akan terjadi hari kiamat hingga datang seorang laki-laki dari keluargaku yang namanya sama dengan namaku” (HR. At Tirmidzi)

Dalam riwayat Abu Dawud, ada tambahan nama ayahnya sama dengan nama ayah Rasulullah saw.

3. Keturunan Rasulullah saw dari jalur Sayyidah Fatimah ra

الْمَهْدِىُّ مِنْ عِتْرَتِى مِنْ وَلَدِ فَاطِمَةَ

Artinya: “Al Mahdi dari keturunanku dari anak-anak Fatimah ra” (HR. Abu Dawud)

4. Memiliki dahi lebar dan hidung mancung

الْمَهْدِىُّ مِنِّى أَجْلَى الْجَبْهَةِ أَقْنَى الأَنْفِ يَمْلأُ الأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا يَمْلِكُ سَبْعَ سِنِينَ

Artinya: “Al Mahdi itu dari keturunanku, dahinya lebar dan hidungnya mancung, ia akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana bumi pernah dipenuhi dengan kejahatan dan kezhaliman. Ia akan berkuasa selama tujuh tahun” (HR. Abu Dawud)

5. Berkuasa selama tujuh tahun, ada juga yang mengatakan sembilan tahun. Di dalam hadits disebutkan:

يَخْرُجُ رَجُلٌ مِنْ عِتْرَتِيْ يَمْلِكُ سَبْعًا أَوْ تِسْعًا

Artinya: “Akan muncul seorang lelaki dari keturunanku sebagai penguasa selama tujuh atau sembilan tahun” (HR. Ahmad bin Hanbal)

Dari ciri-ciri di atas, tidak semua orang yang merasa dirinya membela agama Islam dengan mudah diklaim sebagai al Mahdi. Lebih-lebih al Mahdi yang digambarkan dalam hadits adalah sosok yang mampu memberikan ketentraman dan kenyamanan terhadap seluruh jiwa-jiwa umat Islam. Hal ini dapat terwujud jika sosok tersebut bisa berlaku adil (al adalah), seimbang (attawazun), dan toleransi (attasamuh). Dan yang paling terpenting, sosok al Mahdi tersebut tidak akan mengedepankan ego ijtihadnya sendiri, tetapi mengayomi ijtihad-ijtihad yang ada.

Siapapun boleh mengaku dirinya sebagai imam Mahdi, termasuk Taliban, tetapi apakah dia sudah memenuhi sifat-sifat di atas ? Apakah umat Islam di dunia sudah merasa tenang dan tentram dengan menangnya Taliban ? Atau justru sebaliknya ?. Mungkin ini rumusan yang bisa menjawab persoalan di atas.

Bagikan Artikel ini:

About Ernita Witaloka

Mahasantri Ma’had Aly Nurul Qarnain Sukowono Jember Takhassus Fiqh Siyasah

Check Also

melagukan adzan

Hukum Melagukan Adzan

Sudah tabiat manusia ingin selalu terlihat lebih indah, baik dalam berpakaian, bertingkah, begitu juga dalam …

hukum penista agama

Hukuman bagi Penista Agama dalam Perspektif Fikih

Hukuman apa yang tepat menurut Fiqh bagi penista agama ? Ini pertanyaan yang seringkali menggelinding …