densus 88 geledah kontrakan terduga teroris di tangerang 169

Tim Densus 88 Intensifkan Pengamanan, Geledah Kontrakan Penjual Kopi Keliling di Pasar Kemis

Jakarta – Tim Densus 88 Antiteror Polri mengintensifkan pengamanan menjelang tahun baru, pergerakan kelompok teroris terus dimonitor hingga dalam sepekan beberapa terduga teroris berhasil diamankan, terbaru seorang terduga teroris diamankan di wilayah hukum Tangerang, Banten pada Sabtu, (16/12).

Dilansir dari laman cnnindonesia.com Tim Densus 88 Antiteror Polri menggeledah kontrakan seorang penjual kopi keliling terduga teroris berinisial S, di Kampung Gelam Barat, RT/RW 01/01, Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten pada Sabtu (16/17) lalu.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sigit Dany Setiyono mengonfirmasi penggeledahan yang dilakukan oleh tim Densus 88 Polri tersebut.

Namun Sigit tidak menjelaskan secara detail perihal kronologi atas penggeledahan kontrakan yang dihuni penjual kopi keliling tersebut.

“Benar kami membantu Densus 88 dalam mengamankan lokasi rumah terduga teroris,” ujar Sigit di Tangerang, Senin (18/12).

Menurut keterangan warga setempat yang enggan disebutkan namanya, Densus 88 melakukan penggeledahan sekitar pukul 09.00 WIB.

Anggota dari kepolisian setempat juga melakukan penjagaan ketat saat proses penggeledahan di kontrakan S.

Kemudian, polisi selama kurang lebih satu jam mengamankan sejumlah barang dari ruangan kontrakan S dan hingga akhirnya meninggalkan lokasi.

“Ada banyak petugas yang jaga pas penggeledahan itu. Mereka bawa laptop, komputer dari kontrakan, kalau berapanya saya kurang pasti,” ujarnya.

Menurutnya, S sudah menempati kontrakan sekitar satu setengah tahun dengan profesi sehari-harinya sebagai penjual kopi keliling.

“Yang saya tahu sih dia jualan kopi keliling, kadang mangkal di RS yang ada di wilayah Pasar Kemis,” katanya lagi.

Ia mengaku tidak tahu pasti berapa penghuni di dalam kontrakan itu. Akan tetapi, S dikenal sebagai orang yang berkepribadian cukup baik dengan warga.

“Dia baik, malahan sering kasih sumbangan kalau ada kegiatan warga itu. Interaksi sama warga juga normal saja, enggak ada yang dicurigai,” ujarnya pula.

Penggerebekan oleh Densus 88 itu cukup membuat kaget warga sekitar. Pasalnya, warga tak menyangka jika terduga telah terafiliasi dengan jaringan terorisme.

“Kaget saja, karena kita enggak nyangka kalau di lingkungan kita ada hal itu,” kata dia.

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

malam nisfu sya'ban

Sya’ban: Bulan yang Dilupakan, Padahal Penentu Kualitas Ramadan

anpa banyak disadari, kita kembali berjumpa dengan bulan Sya’ban—bulan kedelapan dalam kalender Hijriah—yang menandai bahwa …

alissa wahid 1768960248350

Alissa Wahid : Petugas Haji Indonesia Salah Satu yang Terbaik

Jakarta – Direktur Jaringan Gusdurian Indonesia, Alissa Wahid menilai petugas haji Indonesia selama ini dikenal …