Jakarta – Muktamar Sufi Internasional berlangsung di Pekalongan pada 29-31 Agustus 2023 dengan menghasilkan beberapa rekomendasi yang intinya akan mengembangkan pelajaran tasawuf.
“Hasilnya akan mengembangkan bagaimana pelajaran tasawuf, pendidikan yang akan mewarnai dalam hati itu sendiri, cahaya hati, cahaya pola pikir, itulah tasawuf yang sebenarnya,” ujar Ketua Forum Sufi Dunia, Habib Luthfi bin Yahya usai acara peresmian Yayasan Syekh Usamah Al Azhari di Hotel Pullman Jakarta, Sabtu (2/9/2023), dikutip dari laman Republika.co.id.
Habib Luthfi mengungkapkan bahwa , tasawuf akan melahirkan para intelektual, ilmuwan, dan lain sebagainya. Pengembangkan ajaran tasawuf ini juga akan meningkatkan pastisipasi umat Islam dalam berbagai bidang.
“Ini pentingnya, sehingga meningkatkan bagaimana partisipasi untuk umat ini, terutama bidang ekonomi, pendidikan, pertanian. Sehingga, kesejahteraan-kesejahteraan untuk bisa mendukung para pelajar kita hingga seterusnya hidup tanpa ketergantungan tapi adalah kemandirian, karena mmapu dalam bidang ekonomi dan pertanian,” jelas dia.
Habib Luthfi menjelaskan, sebetulnya dari dulu sudah banyak yang orang tasawuf bekerja di berbagai bidang, tidak hanya sibuk dalam dunia spiritual. Keberhasilan dakwah zaman dulu juga karena banyaknya orang-orang tasawuf.
“Sebagian besar yang bekerja berhasil dakwah itu banyaknya orang-orang tasawuf. Karena apa? Beliau membawa rahmatan lil alamin dan hikmah-hikmah apa yang ada dalam hukum. Makanya lebih tepat, mengena,” kata Rais Aam Idaroh Aliyah Jamiyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (JATMAN) ini.
Seperti diketahui, Konferensi Sufi Internasional ke-4 itu menghadirkan lebih dari 70 tokoh dari berbagai belahan dunia ini. Muktamar ini menghasilkan 9 rekomendasi penting mulai dari bidang tasawuf sampai bidang pendidikan, ekonomi, dan pembangunan.
Habib Luthfi berharap, para sufi dari berbagai belahan dunia kedepannya terus menjalin komunikasi untuk mengembangkan dunia tasawuf.
“Harapan kita setiap tahun atau setiap lima tahun sekali kita tetap sinambung, bersambung bagiamana semakin banyak insyaallah yang diawali dari Indonesia atau Al Azhar akan semakin berkembang, itu harapan kita,” jelas Habib Luthfi.
Islam Kaffah Media Pembelajaran Islam Secara Kaffah