police line  140319082556 929
police line 140319082556 929

Afganistan Kembali Bergolak, Ditengah Perundingan Damai

KANDAHAR – Penembakan dan pemboman menjadi pemandangan hampir setiap hari di Afganistan, banyak korban telah berjatuhan mulai dari masyarakat sipil hingga pejabat negara. Konflik berkepanjangan yang entah kapan akan berakhir menjadi harapan semua masyarakat Afganistan.

Beberapa hari yang lalu, bom mobil yang menargetkan Polisi kembali meledak, menewaskan komandan dan sedikitnya empat orang pasukan keamanan. Jumlah tersebut belum yang terluka, sebanyak 7 anggota keamanan dan tiga orang warga sipil, dalam ledakan di provinsi Nangarhar timur dan selatan.

Menurut seorang juru bicara polisi di provinsi Kandahar selatan, ledakan yang terjadi Sabtu ini disebabkan oleh sebuah Humvee yang berisi bahan peledak dan menargetkan pos polisi.  Namun demikian, tidak ada kelompok bersenjata yang mengklaim atau bertanggung jawab atas serangan itu.

Sejauh ini, serangkaian pengeboman di pinggir jalan memang kerap terjadi setiap hari dalam beberapa pekan terakhir. Serangkaian insiden itu, menewaskan pejabat pemerintah, hakim, jurnalis dan aktivis.

Mengutip Aljazirah dan republika. Sabtu (13/2), pertumpahan darah dalam bentrokan itu kembali terjadi ketika pembicaraan damai yang ditengahi Amerika Serikat di Qatar, antara Taliban dan perwakilan pemerintah Afghanistan mulai terhuyung dalam beberapa waktu terakhir.

Hingga kini, tim dari utusan Presiden AS Joe Biden sedang meninjau kesepakatan pembangunan perdamaian yang disegel oleh pemerintah pendahulunya, Donald Trump, dengan Taliban pada Februari 2020. Pakta tersebut, mengharuskan semua pasukan AS dan sekutu untuk meninggalkan negara itu sebelum 1 Mei.

Lebih jauh, AS memang telah mengurangi jumlah personel pasukan di Afghanistan menjadi 2.500 dari 12 ribu orang ketika perjanjian di sana ditandatangani. Tetapi, angka kekerasan yang tetap tinggi, membuat pemerintah AS dan Afghanistan sebagian besar kembali menyalahkan Taliban.

Sementara itu, Kementerian pertahanan Afghanistan mengatakan dalam operasi Jumat malam di Kandahar, distrik Arghandab, pihaknya juga telah membuat 18 milisi Taliban tewas dan 9 lainnya luka-luka.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

sekjen mui anwar abbas  200108191407 353

MUI: Hiburan Biduan Usai Isra Mi’raj di Banyuwangi Tak Hormati Nilai-Nilai Keagamaan

Jakarta — Aksi hiburan biduan yang digelar di panggung peringatan Isra Mi’raj di Banyuwangi, Jawa …

keutamaan bulan sya'ban

Bulan Sya’ban Segera Tiba: Bulan yang Sering Dilupakan, Tapi Dicintai Rasulullah

Tanpa terasa, umat Islam akan segera memasuki bulan Sya’ban pada 20 Januari 2026. Bulan ini …