perobekan alquran oleh siswa di ontario 230311163631 327

Alquran Kembali Diinjak dan Dirobek Aktivis Sayap Kanan di Belanda

DEN HAAG — Al-Quran kembali disobek dan dirusak di Eropa, kali ini bukan di Denmark atau Swedia melainkan di Belanda, seorang aktivis sayap kanan Belanda yang membenci Islam menginjak-injak kemudian merobek Al-Quran di luar kedutaan Turki di Den Haag pada Juma (18/8/23). Aksi penghinaan dan lecehan terhadap Islam membuat marah puluhan pengujuk rasa kontra.

Pemerintah Belanda mengutuk penyelenggaraan demonstrasi menjelang acara tersebut, tetapi mengatakan tidak memiliki kekuatan hukum untuk mencegahnya.

Dilansir dari New Arab dan republika.co.id pada Ahad (20/8/2023), Edwin Wagensveld, yang memimpin cabang Belanda dari kelompok sayap kanan Pegida, merusak salinan Alquran, kata saksi koresponden AFP  yang ditemani oleh dua orang lainnya.

Polisi telah menutup akses ke jalan di mana Kedutaan Besar Turki berada dan ada sekitar 50 pengunjuk rasa kontra juga hadir. Beberapa dari mereka mulai melempar batu ke Wagensveld ketika dia merobek halaman-halaman dari Alquran, kitab suci umat Islam.

Sekitar 20 polisi dilengkapi dengan perisai dan pentungan turun tangan ketika beberapa kerumunan mencoba mengejarnya saat dia pergi.

Pada Jumat pagi Dilan Yesilgoz, menteri kehakiman kelahiran Turki Belanda, menggambarkan rencana untuk menghancurkan kitab suci sebagai cukup primitif dan menyedihkan. Tetapi undang-undang negara mengizinkan demonstrasi semacam itu, tambahnya.

Namun Wagensveld menghadapi persidangan atas komentar yang dia buat selama demonstrasi serupa pada bulan Januari, ketika dia merobek salinan Alquran di luar parlemen sambil menyamakan buku itu dengan “Mein Kampf” karya Adolf Hitler.

Kaus yang dia kenakan pada demonstrasi hari Jumat membuat klaim serupa.

Pemimpin partai sayap kanan, Geert Wilders, mengunggah pesan yang mendukung demonstrasi hari Jumat oleh Pegida. Serangan serupa terhadap Alquran telah terjadi di negara-negara Eropa lainnya baru-baru ini.

Pada akhir Juli, dua pria membakar salinan Alquran di depan parlemen Swedia, dan insiden serupa telah terjadi di Denmark tahun ini. Demonstrasi semacam itu telah memicu kemarahan dan terkadang kerusuhan di beberapa negara Muslim.

Pada Kamis, badan intelijen Swedia meningkatkan tingkat peringatan terornya menjadi empat dari skala lima, sebagai tanggapan atas reaksi marah di dunia Muslim terhadap pembakaran Alquran.

 

 

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

malam nisfu sya'ban

Sya’ban: Bulan yang Dilupakan, Padahal Penentu Kualitas Ramadan

anpa banyak disadari, kita kembali berjumpa dengan bulan Sya’ban—bulan kedelapan dalam kalender Hijriah—yang menandai bahwa …

alissa wahid 1768960248350

Alissa Wahid : Petugas Haji Indonesia Salah Satu yang Terbaik

Jakarta – Direktur Jaringan Gusdurian Indonesia, Alissa Wahid menilai petugas haji Indonesia selama ini dikenal …