under armour hijab
under armour hijab

Atlet Muslim Menjamur, Perusahaan Pakaian Olahraga Amerika Ini Luncurkan Hijab Atlet

New York – Keberadaan atlet-atlet beragama islam yang semakin banyak di arena olahraga membuat sebuah perusahaan pakaian olahraga ternama asal Amerika meluncurkan hijab pertamanya yang ditujukan untuk para atlet wanita Muslim belum lama ini. Adalah Under Armour Inc. perusahaan perlengkapan olahraga terkenal yang merilis ide cemerlang ini.

Disampaikan langsung bahwa langkah ini datang sebagai bagian dari branding itu sendiri yang menyatakan dukungannya terhadap keadilan sosial.

Pernyataan dukungan Under Armour Inc. kepada seluruh atlet, termasuk para atlet Muslim yang mengenakan hijab, disampaikan langsung oleh bos perusahaan tersebut, Patrik Frisk, melalui akun Twitternya.

“Setiap atlet harus memiliki perlengkapan yang dia butuhkan untuk menjadi yang terbaik,” cuit Frisk.

Hijab dari Under Armour Inc. ini memanglah bukan kali pertama dari brand olahraga ternama yang meluncurkan hijab untuk para atlet muslim. Di bulan Desember 2017 silam, Nike meluncurkan Nike Pro Hijab yang telah memberikan representasi yang baik kepada atlet Muslim dalam pakaian olahraga atletik global.

“Kami menghabiskan beberapa tahun mengembangkan Under Armour Sports Hijab, karena kami ingin memastikan bahwa produk yang diluncurkan adalah yang terbaik,” kata Jennifer Smith, desainer senior aksesoris wanita dan anak perempuan di Under Armour dikutip dari laman aboutislam.net.

“Tim kami bekerja semaksimal mungkin untuk meluncurkan hijab olahraga berkualitas yang akan memenuhi kebutuhan performa penggunanya dan memastikan semua atlet wanita tertutup dari ujung kepala hingga ujung kaki terlepas dari ukuran, tingkat performa, atau agama mereka,” imbuhnya.

Islam melihat jilbab sebagai kode wajib berpakaian, bukan simbol agama yang menunjukkan afiliasi seseorang. Di seluruh dunia, wanita muslim menentang stereotip yang melarang untuk bersaing dan unggul di level olahraga tertinggi. Ini termasuk sepak bola, anggar, angkat besi, bola basket, hoki es, dan banyak lagi.

Nyatanya, pada tahun 2016, 14 wanita muslim meraih medali di Olimpiade Rio. Ini termasuk pemain anggar Amerika Ibtihaj Muhammad, wanita muslim pertama yang mewakili Amerika Serikat di podium.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

malam nisfu sya'ban

Sya’ban: Bulan yang Dilupakan, Padahal Penentu Kualitas Ramadan

anpa banyak disadari, kita kembali berjumpa dengan bulan Sya’ban—bulan kedelapan dalam kalender Hijriah—yang menandai bahwa …

alissa wahid 1768960248350

Alissa Wahid : Petugas Haji Indonesia Salah Satu yang Terbaik

Jakarta – Direktur Jaringan Gusdurian Indonesia, Alissa Wahid menilai petugas haji Indonesia selama ini dikenal …