Jakarta Kementerian Agama Republik Indonesia RI membantah kabar bahwa Arab Saudi telah menolak permintaan Indonesia untuk menambah kuota haji Yang benar Kemenag RI tidak akan meminta tambahan kuota haji sebelum usulan perbaikan fasilitas tenda dan toilet di Mina direalisasikan pemerintah Arab Saudi Tidak benar bila dikatakan Arab Saudi tak meloloskan permintaan Indonesia terkait penambahan kuota haji Kemenag tidak akan mengajukan permintaan itu sebelum jumlah tenda dan toilet di Mina ditambah Sebab tenda dan toilet yang ada saat ini tidak mencukupi untuk jumlah kuota haji kita sekarang terang Menag Lukman Hakim Syaifuddin di Jakarta Rabu 12 12 2018 Selama kapasitas tenda dan jumlah toilet di Mina masih amat terbatas lanjut Menag menambah kuota haji justru akan timbulkan tragedi kemanusiaan bagi jemaah haji Menag Lukman Hakim Saifuddin hari ini baru tiba di Tanah Air usai melakukan kunjungan kerja di Arab Saudi Menag telah menandatangani MoU Penyelenggaraan Ibadah Haji 1440H 2019M di Makkah bersama Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi Muhammad Salih bin Taher Benten Baca juga Bertolak ke Arab Saudi Menag Aka Tandatangani Ta limatul HajjIndonesia menjadi negara pengirim jemaah haji di kawasan Asia yang pertama diundang Kerajaan Saudi Arabia untuk menandatangani MoU ini Dalam MoU tersebut disepakati bahwa kuota jemaah haji Indonesia 1440H 2019M sebanyak 221 000 atau sama dengan 2018 dan 2017 Karena proses renovasi Masjidil Haram kuota haji Indonesia pernah dipotong 20 sehingga hanya 168 800 sejak tahun 2013 2016 Kami usulkan kebijakan fast track jalur cepat yang tahun 2018 telah diterapkan sebagai ujicoba pada 70 000 jemaah yang berangkat melalui Bandara Soekarno Hatta Jakarta pada musim haji 1440H 2019M juga bisa diterapkan di seluruh 13 embarkasi Indonesia jelas Menag dikutip dari situs resmi Kemenag RI Menurut Lukman akan memudahkan jemaah haji karena mereka tidak perlu mengantri lama untuk proses imigrasi di bandara Jeddah maupun Madinah sebab seluruh proses imigrasi itu sudah dilakukan di asrama haji di Tanah Air jelang keberangkatan Inovasi lain yang didiskusikan terkait penerbitan visa haji dan umrah yang dikaitkan dengan perekaman biometrik sebagai syarat penerbitan visa Agar tidak membebani calon jemaah haji Indonesia meminta agar Pemerintah Arab Saudi tidak menerapkan kebijakan tersebut

Tinggalkan Balasan