b ce adf ae
b ce adf ae

Komisi VIII DPR: Dukung Tindakan Tegas Aparat Terhadap Khilafatul Muslimin Karena Sebarkan Khilafah

Jakarta – Wakil Ketua Komisi VIII, Ace Hasan Syadzily mendukung langkah tegas yang dilakukan oleh pihak Kepolisian dengan menangkap pimpinan tertinggi Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Hasan Baraja. Langkah tersebut dinilai tepat karena Hasan Baraja dan kelompok yang dipimpinnya ingin merongrong kedaulatan negara serta mengkampanyekan ajaran yang bertentangan dengan ideologi negara.

“Tentu saya mendukung langkah penegak hukum untuk menelusuri dan menindak tegas pihak-pihak yang menyebarkan ajaran yang bertentangan dengan ideologi negara,” kata Ace kepada wartawan, seperti dilansir dari laman detik.com Selasa (7/6/2022).

Ace menyebut langkah penegakan hukum terhadap kelompok Khilafatul Muslimin sudah dalam jalur yang benar. Sebab, kata dia, kelompok tersebut telah terang-terangan menyebarkan ajaran yang bertentangan dengan ideologi negara.

“Mereka jelas-jelas melakukan propaganda dengan melakukan kampanye menyebarkan ajaran khilafah,” ucapnya.

Pimpinan Khilafatul Muslimin Tersangka-Ditahan
Pemimpin tertinggi ormas Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Baraja, telah ditetapkan tersangka terkait kasus penyebaran berita bohong dan melanggar UU Ormas. Abdul Qadir kini langsung ditahan.

“Iya, langsung ditahan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (7/6).

Abdul Qadir Baraja ditangkap di Lampung pagi tadi pukul 06.30 WIB. Dia bakal ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.

Abdul Qadir Baraja dijerat dengan Pasal 59 ayat 4 juncto Pasal 82 ayat 2 UU RI Nomor 16 Tahun 2017 tentang Ormas dan Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan/atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Khilafatul Muslimin Ingin Ganti Pancasila Jadi Khilafah
Zulpan mengatakan penangkapan Abdul Qadir Baraja tidak hanya terkait konvoi anggota Khilafatul Muslimin di Cawang, Jakarta Timur, pada Minggu (29/5). Zulpan menyebut ormas itu ingin mengganti Pancasila dengan sistem khilafah.

“Kelompok ini tawarkan khilafah sebagai pengganti Pancasila. Hal ini bertentangan dengan UU Dasar 1945,” kata Zulpan.

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

TGB Zainul Majdi

Agama Paling Sering Didzalimi Jelang Kontestasi Politik

Surabaya – Mahasiswa dan generasi muda diminta untuk menjaga toleransi dan tidak termakan isu agama …

KH Abun Bunyamin

Gagasan Sesat Fikir, Khilafah Hanya Cara Adu Domba Untuk Tujuan Politik

Purwakarta – Kelompok pengusung ideologi khilafah selalu memanfaatkan momentum untuk dan melancarkan propagandanya. Bahkan, kondisi …